Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 125 : Panggilan bertarung


__ADS_3

Leng Zi Padahal dari tadi sudah masuk ke dalam tetapi dia baru menyadari kalau di ruangan kalau beladiri terdapat kedatangan Azka.


"What? Kenapa bocah ingusan seperti dia bisa masuk ke dalam sini siapa yang mengizinkannya? " Seketika Leng Zi menghentikan hati hanya kemudian melihat ke arah Azka.


"Ohh..... pria seperti dia maka akan mudah masuk, apalagi dia dibantu oleh Victoria dia menggunakan ketampanannya untuk memanfaatkan situasi, " Feng langsung menjawab.


"Hah? Percuma saja kalian melatih dia tidak akan pernah bisa melakukan bela diri, tetapi baguslah kalau dia ke sini aku bisa menghajarnya setiap hari, " kata Leng Zi yang sudah memiliki rencana buruk di pikirannya.


"Zi, dari tadi aku melihat adikmu didekati oleh dia Apakah kamu akan diam saja setahu aku dia itu mendekati banyak wanita, " Feng yang masih berdiam juga mulai mengompori telinga Yeng Zi.


Tapi Yeng Zi sudah tau, makanya ketika dia tahu kalau Azka mengikuti klubnya rencana balas dendamnya akan sangat mudah.


Prok... prokk.... prokk.....


Feng langsung mana Bu kedua tangannya dan meminta semua orang berkumpul memelingkar, dan hari ini adalah pertarungan uji coba antara mahasiswa 1 dengan mahasiswa yang lainnya.

__ADS_1


Mereka dengan sangat patuh mulai melingkar dan tersedia sebuah ruangan yang cukup lebar di tengah-tengah untuk mereka bertarung satu sama lain.


Azka juga mengikutinya, dia berada di ruangan ini sangat bosan sekali tetapi dia sangat menarik karena melihat Yeng Zi ada di sini.


Di tengah-tengah lingkaran tersebut Sang Pemimpin memerintahkan satu orang dan satu orang alias dua orang maju ke depan kemudian mereka akan bertarung menunjukkan kekuatan mereka masing-masing dan mencatat siapa yang kalah dan siapa yang menang.


Mereka melakukan hal seperti ini juga untuk melatih kekuatan mereka sampai mana, dan juga siapa saja yang terus memenangkan pertarungan dalam latihan maka mereka akan mendapatkan hadiah khusus yang diberikan oleh organisasi pemimpin.


"Chenta dan Reyyna, kalian berdua silakan maju ke depan, " pinta Feng.


Beberapa menit di mulai, pertarungan itu masih berlanjut sehingga ketika di dalam pertarungan dimulai satu orang yang kalah dan permainan berhenti dan dimenangkan oleh Reynna.


"Oke, sekarang dilanjutkan oleh Gung Yen, dan Shao " Maka mereka berdua juga berdiri secara hormat kemudian pertarungan dimulai mereka berkelahi seperti biasa yang diajarkan.


Shao anak buah Yeng Zi, tidak menyangka dia terlalu bersemangat dalam berkelahi sehingga dalam pertarungan ini dia memakan waktu yang sedikit sehingga musuhnya langsung terjatuh.

__ADS_1


"Baik! babak kedua dimenangkan oleh Shao, " teriak Feng.


Shao pun senang, dia dengan bangga tersenyum lebar dan memamerkan pada Dao yang duduk di sebelah nya.


Victoria juga ikut duduk melingkar dia hanya tersenyum melihati ke arah Azka. Lalu Feng yang tau Victoria terus memperhatikan nya, feng tidak segan memanggil nama Azka, feng ingin mempermalukan Azka di depan semua orang dan juga Victoria.


"Oke, kalau itu maunya,ketampannya akan kalah dengan bela diri, percuma tampan jika lemah" Ujar Feng gumam pada diri Sendiri.


Lalu Feng memiliki niat buruk, karena Leng Zi sudah memberikan kode padanya.


"Oke, babak ke tiga! Leng Zi! dan Azka! harap maju" kata Feng.


Azka saja kaget, tapi bukan dia saja, mahasiswa lainnya juga kaget karena Azka anak baru. Tetapi pada awal permainan sudah di panggil oleh Feng untuk bertarung.


Seperti biasa Victoria ingin menghalanginya, karena Azka baru, tapi Feng tetap kekeh mengatakan ini demi kebaikannya juga agar Azka bisa berlatih dengan sangat baik.

__ADS_1


Maka dia hanya bisa menerimanya, dan Azka juga langsung berdiri.


__ADS_2