
Para anak bawahan tersebut sudah bisa dibilang besar tetapi nyali mereka sangat takut ketika berada di luar yang sangat gelap.
Jadi mereka kembali lagi ke gudang lamanya yang mereka tempati.
"Tuan.... maafkan kami tetapi kami tidak bisa menemukan dia dan kami sudah berusaha sebisa mungkin, " kata pria yang memakai pakaian hijau tersebut untuk meminta belas kasihan.
"Haduh..... kalau aku tidak mendapatkan uang tebusan itu maka akan kupastikan kalian juga tidak akan mendapatkan lebihanya juga, "kata paman reiko yang duduk di atas kursi memikirkan rencana untuk besok demi mendapatkan uang tebusan itu.
Mereka bertiga di malam hari dengan rasa kantuk mencoba memikirkan rencana karena besok hari di mana mereka mendapatkan uang yang sangat banyak.
"Heh! kalian semua jangan diam saja ayo cepat pikirkan bagaimana caranya supaya besok pengacara itu akan memberikan uang kepada kita, " tanya paman reiko kepada kedua anak buahnya yang kelelahan.
"Hahhhm.... aku punya saran bagaimana kalau kita tangkap anak lain yang hampir mirip dengan dia kemudian kita beritahu kalau ini adalah Azka, "kata pria botak itu.
" Gak, itu tidak mungkin karena waktu kita sedikit dan kita juga tidak bisa menculik anak kecil di malam hari mereka semua sudah tertidur tahu, "balas pria yang memakai pakaian hijau atau temannya itu.
" Yaudah, kalau Rencanaku itu tidak bisa maka kamu sendiri yang harus memikirkannya aku sangat ngantuk, " pria botak itu merajuk karena saranya tidak diterima.
__ADS_1
"Hemmmm......bagaimana kalau kita ambil saja dulu uangnya lalu bilang kepada pengacara itu setelah uangnya diambil maka anak itu akan kita kembalikan, "kata pria berbaju hijau itu yang tengah merebahkan dirinya di lantai bawah yang di tutupi dengan tikar.
" Baiklah, intinya rencana kita besok harus lancar karena kalian semua lah yang akan mengambil uang itu dan aku akan memberikan instruksi kepada kalian, kalau soal keponakan gue itu biar aku saja yang mengurusnya aku bisa membodohi pengacara tua itu, "ujar paman reiko.
Azka masih berada di atas pohon dia mencoba melihat suasana apakah aman atau tidak, dari pohon yang dia tempati bisa melihat gudang yang sangat besar itu dan di sana dia bisa melihat dengan cukup jelas.
Sretttttt......
__ADS_1
Azka dengan berhak langsung turun dari pohon yang dia naiki setelah itu dengan keadaan yang gelap dia mencoba untuk mencari jalan yang benar.
Dia besok apa yang mencari jalan yang benar sampai beberapa lama hingga waktunya jam 04.00 Kini dia sudah sampai di Sebuah Jalan Raya.
Di sana dia merasa sangat segar sekali akhirnya dia memutuskan untuk mencari arah jalan melewati jalan raya.
Dengan keadaan yang cukup lemas,Azka masih berjuang untuk pergi meninggalkan tempat tersebut, tetapi dia yang kelelahan akhirnya hanya bisa memberikan dirinya di samping jalan dan ditutupi dengan rumputan agar tidak diketahui oleh siapapun.
Azka sangat takut sekali kalau para penculik itu mengetahui keberadaannya jadi dia menyembunyikan dirinya di balik pepohonan dan rerumputan, dia tidak peduli dengan serangga atau tidak peduli dengan makhluk hewan yang lainnya yang penting dia bisa beristirahat dengan tenang malam ini.
__ADS_1