Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 133 : Ibu Laila


__ADS_3

Azka yang sudah berada di tempat itu kini sudah melewati satu bulan lebihnya dan dia sudah nyaman melakukan aktivitas seperti biasa.


Wichen juga sangat beruntung sekali karena tentang kematian pria yang dia bunuh kemarin sama sekali tidak ada yang mengetahuinya justru kematian tersebut mengatakan kalau ada begal atau pembunuhan lainnya yang melakukannya, jadi dia sudah merasa tenang dan tidak perlu memikirkan hal itu.


Mereka dalam satu bulan ini seperti biasa sudah bahagia satu sama lain tetapi kebahagiaan itu seperti biasa tidak akan pernah berlangsung lama.


Ketika mereka semua melakukan kegiatannya masing-masing yang dilakukan seperti biasa, Laila yang masih kecil tersebut sedang berjalan di pinggir jalan untuk mengambil beberapa rongsokan, tetapi dia tiba-tiba merasa tidak asing kepada seorang wanita yang tengah duduk di dalam mobil menunggu lampu merah menjadi hijau.


Banyak sekali kendaraan-kendaraan lain juga yang sedang menunggu untuk tidak menerobos.


"Mama? " laila seketika langsung mengenalinya ternyata wanita itu adalah ibunya sendiri.


Azka yang sedang beristirahat melihat gadis kecil kesayangannya itu langsung masuk ke tengah jalan.

__ADS_1


Azka melihat ke lampu merah yang di mana lampu tersebut akan menyala ke warna hijau yang menandakan mereka semua akan berjalan, dan hal seperti itu sama sekali tidak bagus takutnya Laila kecelakaan.


Dengan begitu Azka langsung berlari menuju ke arah Laula untuk menghentikannya, dan benar saja di saat itu lampu merah langsung berganti semua orang yang menunggunya langsung pergi dan beberapa orang yang ada di belakang karena terhalang oleh Laila langsung menekan sebuah klakson.


Untung saja Azka dengan sangat cepat bisa meraih tubuh Laila yang kecil itu dan membawa ke pinggir jalan, di saat itu juga ada seorang pria yang menaiki sepeda motor memarahinya untuk tidak berada di tengah jalan ketika lampu hijau akan datang.


"Laila, Kenapa kamu gegabah sekali? Kenapa kamu pergi ke tengah jalan? "Azka memeluknya dengan erat dan bertanya-tanya.


Laila terus saja memanggil Ibunya dan Azka sadar mungkin Laila melihat sosok Ibunya dan ingin mengejarnya tetapi tidak bisa.


Maka dengan begitu She Fung Yen yang beristirahat juga sangat panik akan kejadian hal tersebut.


Laila langsung dibawa ke tempat peristirahatan dan diintrograsi oleh she Fung yeng untuk tidak melakukan tindakan seperti yang tadi.

__ADS_1


"Kak, tadi Laila tidak sengaja melihat ibu, " Laila berkata seperti itu dengan nada yang sangat sedih sekali dan mereka semua tidak tahu apa yang pernah dialami oleh Laila.


Laila menangis berada dipelukan kakak perempuan kedua, dia menjelaskan kepadanya kalau dia telah berpisah bersama ibunya di saat itu, dan mereka berpisah di tempat konser, dan tidak sengaja ketemu dengan Kak Wichen yang menolongnya.


She Fung Yen bertanya lagi apakah dia tidak salah lihat? . Laila dengan kepercayaannya dia mengatakan dia tidak salah lihat dan mobilnya juga sama persis yang dimiliki oleh ibunya.


She Fung yen dan Azka karena mendengar kata-kata dari dirinya maka mereka berinisiatif untuk berada di tempat itu lagi, kemungkinan besar mereka akan lewat di tempat ini.


"Tapi Yen, sangat mustahil kalau setiap hari mereka lewat sini, " balas Azka.


"Ya mau bagaimana lagi aku tidak ingin melihat dia sedih seperti ini"ucapnya.


Maka dengan begitu mereka beristirahat akan duduk di sini dan menunggu mobil yang dimaksud oleh Laila.

__ADS_1


__ADS_2