Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 53 : Mabuk


__ADS_3

Paman Azka yang sudah mendapatkan uang 10 juta Rupiah yang di mana uang tersebut seharusnya dipergunakan untuk berobat Azka ke rumah sakit, tetapi dia malah menggunakannya untuk bersenang-senang dan bermain judi bersama teman-temannya.


Kini uang tersebut dibawa semuanya ke tempat perjudian kemudian dia tidak lupa memamerkannya kepada teman-temannya, setelah itu teman-temannya tentu saja mengerumuninya.


Sebagian ada yang meminta sebagian juga ada yang minta ditraktir bahkan sebagian memintanya untuk bermain judi bersama-sama.


Ya, kalian sudah pasti bisa menebaknya jika uang sebanyak itu dibawa ke tempat yang seperti itu tentu saja bukan menambah melainkan dia akan menghabiskannya secepat mungkin.


"Ayoo...... kita bersenang-senang, " teriak sang Paman mengajak teman-temannya.


Lalu teman-temannya mulai membisiki sang Paman untuk menyewa seorang wanita untuk bermain-main.

__ADS_1


Awalnya dia tidak setuju karena dia masih setia dengan istrinya tetapi karena dia merasa bosan dengan istrinya yang tiap hari marah-marah terus akhirnya dia mengikuti perkataan teman-temannya dan menyewa satu seorang wanita untuk dia mainkan.


"Oke lah".


Di sisi lain, di toko pakaian milik Bibi Sarah dia kedatangan seorang pria yang di mana pria tersebut adalah selingkuhannya dan dia berpura-pura membeli beberapa pakaian, namun setelah beberapa orang yang membelinya tapi akhirnya mereka berdua malah bermesra-mesraan di tempat tersebut tanpa ada yang mengetahuinya.


Sungguh, keluarga yang dulunya harmonis dan saling bekerja sama mendukung satu sama lain kini malah saling menghancurkan, saling menghianati satu sama lain di belakang.


Azka di rumahnya seperti biasa tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain membereskan rumahnya, bisa itu dia tidak sengaja melihat seekor kucing yang kelaparan di luar dan di mana kucing tersebut masih terlihat sangat kecil.


Kini Azka sudah mengadopsi kucing tersebut dan dia menyimpannya di bawah kolong kamar agar tidak diketahui oleh paman dan bibinya.

__ADS_1


Meong.... meongg.... meongg....


Anak kucing yang baru saja dia temukan terus saja mengeong dan ternyata kucing tersebut merasa kelaparan, bukan kucing saja ternyata Azka juga memang kelaparan dari tadi. Azka hanya mendapatkan jatah makan satu piring satu hari dan makanan tersebut harus dibagi-bagi.


Azka merasa bingung di sisi lain dia tidak punya makanan untuk kucingnya dan di sisi lain dia menginginkan untuk mengadopsi kucing.


Jadi akhirnya dia mulai bertekad untuk meminta sebuah susu bubuk yang dimiliki oleh Bibi Sarah, dia sama sekali apa kegunaan dari susu bubuk tersebut tetapi dia memintanya sedikit untuk diberi kepada kucing.


Bahkan demi kucing Azka rela melakukan mencuri susu bubuk Bibi Sarah, bahkan dulu dia adalah anak menurut dan pernah aku tetapi demi kucingnya dia rela melakukannya.


Baik, kini kembali lagi ke tempat perjudian yang di mana sang Paman mulai bersenang-senang dan ditemani seorang wanita yang sangat cantik sekali.

__ADS_1


Wanita tersebut juga tidak lupa meminta imbalan kepada sang paman, sang paman Sudah lama tidak merasakan nikmatnya seorang wanita akhirnya dia merasa sangat tenang lagi.


"Ayoooo.... di goy*nggg..... " ucap sama paman yang masih dalam keadaan mabuk.


__ADS_2