
Azka sudah meminta Laila untuk segera pergi dari tempat ini, Azka sudah menghidupkan sebuah api kecil di dalam dan juga dia menutup ruangan itu dengan rapat setelah itu dia juga tidak lupa menghidupkan sebuah gas.
Yaps, Azka langsung pergi dari tempat itu dan menjauh meninggalkan rumah. Mereka langsung pergi tidak melewati jalan raya tetapi mereka melewati selasar selasar atau gang yang kecil agar tidak terlalu mencolok pada malam hari oleh orang lain.
Dan setelah melangkahkan kakinya hingga beberapa jauh akhirnya terdengar ledakan yang begitu besar yang membuat orang-orang yang sedang tertidur langsung terbangun dan orang-orang yang ada di sebelah juga hampir terkena percikan api.
"Sudah laila, kamu tidak perlu melihat ke belakang karena yang penting adalah kamu selamat hari ini"kata Azka.
Mereka langsung keluar dan rumah itu langsung terbakar dengan api yang begitu besar membuat mereka susah mematikannya, dengan begitu juga maka kematian dari pria tersebut tidak akan diketahui karena tubuhnya sudah terbakar hingga menjadi abu.
Azka walaupun masih kecil tetapi pemikirannya sudah belajar dewasa dengan keadaan-keadaan yang selalu memaksanya.
Di sisi lain...
__ADS_1
Ibu laila yang sudah mendapatkan transferan uang yang cukup banyak akan bersenang-senang dengan suami barunya, mereka di dalam mobil langsung berbicara mengenai barang-barang yang akan mereka beli bahkan mereka juga ingin liburan di suatu tempat.
Tapi, yang tidak mereka ketahui adalah ternyata mobil tersebut sudah diacak-acak atau sudah dirusak oleh Azka.
Kabel-kabel yang ada di dalam mobil itu sebagian sudah diputuskan oleh Azka. Dan mereka yang akan bersenang-senang sudah hampir mendekati ajal mereka, mereka juga terus terang tertawa bahagia dan hingga tertawa terbahak-bahak di dalam mobilnya.
Dan inilah balasannya yang di mana mereka mendapatkan karma secara langsung setelah melakukan perbuatan jahat, ketika melewati turunan Jalan Raya tiba-tiba mereka tidak bisa mengirimnya alias remnya jebol.
"Aahh.... Kenapa dengan mobilku?Kenapa dia tidak bisa mengerem? Bukannya tadi bisa dan normal-normal saja? " si ayah tiri tersebut langsung panik dan mengubah ekspresinya yang bahagia menjadi tidak karuan seperti itu.
Hingga terjadilah sebuah kecelakaan yang di mana mobil yang mereka kendarai sudah menabrak sebuah tiang dan membuat mobil itu hancur hingga dirinya juga terluka parah.
SIATTT....
__ADS_1
GDOBRAKKK!!!!!!
Mobil langsung hancur dan mereka berdua tidak ada yang selamat hingga tersisa uang mereka yang ada di rekening.
Atas kecelakaan tersebut tentu saja para warga langsung membantunya hingga menelpon polisi untuk menangani kasus itu.
Di sisi cerita, kak wichen dan juga anak-anak yang lainnya sudah pasrah mencarinya karena sudah terlalu malam hingga jam 12.00 mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi harus kembali ke tempat rongsokan mereka.
Sudah jelas, dalam satu hari mereka kehilangan dua orang dan membuat mereka tidak bisa tertidur dengan pulas.
Laila pada saat itu juga merasa lelah dirinya ingin segera sampai ke rumah, tetapi jaraknya sangat jauh sekali dan sangat mustahil bisa sampai tepat waktu.
Kemudian Azka yang lelah itu tidak sengaja malah sebuah sepeda yang ada di depan rumah seseorang, kemudian dia memiliki niat jahat untuk mengambil sepeda itu karena dia sangat membutuhkannya.
__ADS_1
Tapi Azka tidak ingin berbuat jahat di masa itu dan dia hanya bisa menuliskan melewati sebuah dinding yang dituliskan minta tolong, Azka setelah menuliskan kata-kata itu langsung pergi dan mengambil sepeda itu yang di mana ada dua tempat duduk yang bisa membawa laila.