Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 22 : Gagal Lagi


__ADS_3

Kini di sebuah toilet pria di area bengkel dan toilet itu sangat bersih karena setiap hari ada orang yang membersihkannya.


Lalu pria yang baru saja datang akhirnya langsung pergi dari toilet setelah itu Azka kembali melakukan aksinya dan membuka baut-baut yang lainnya Setelah itu dia melepasnya dengan perlahan dan dengan kedua tangannya dia langsung naik ke atas.


Azka tidak lupa menutupnya kembali dengan perlahan agar tidak ada yang curiga, dia menggunakan tubuh kecilnya merangkak di atas ventilasi dan dia langsung merangkak dengan cepat untuk melihat ruangan-ruangan yang lainnya.


Di bawah ventilasi Azka kini sudah menemui ruangan pertama yang di mana ruangan ini ternyata ada beberapa orang yang membawa senjata dan tempat ini dipenuhi dengan barang-barang yang dibungkus kardus hingga barang-barang yang dibungkus dengan kayu.


Azka tidak lupa menggunakan ponselnya untuk membuat keadaan di dalam ruangan itu, sudah jelas ruangan ini adalah ruangan penyimpanan barang-barang yang dimaksud oleh ketua.


Tidak berlama-lama akhirnya dia melanjutkannya lagi dan memasuki ventilasi-ventilasi yang lainnya, di saat itu dia melihat sebuah ruangan khusus yang di mana ruangan ini malah dijaga kata sekali oleh penjaga-penjaga yang memiliki wajah ditutupi dengan sebuah kain hitam.


"Wahh..... aku rasa ini adalah tempat yang sangat penting, dilihat dari penjaga dan juga senjata dari penjaga ini yang begitu mematikan Kurasa ini adalah tempat yang dimaksud oleh ketua, " ucap Azka dalam hatinya.


Maksudnya adalah tempat yang dimaksud ketua tempat pembuatan uang palsu yang dibuat oleh pemilih dari bengkel ini dan tempat ini sama sekali tidak diketahui oleh siapapun termasuk polisi dan para pemerintah, karena mereka semua mengiranya ini adalah tempat bengkel yang luas dan juga tempat penjualan mobil lainnya.


"Oke sip, " Azka merasa puas sekali mendapatkan info yang begitu bagus.


Kini Azka mulai menggunakan sebuah alat untuk foto dari ruangan tersebut seperti tentakel sinyal, alat ini sangat kecil tetapi dia bisa bergabung dan terhubung dengan sebuah handphone bisa memfoto tempat-tempat yang lainnya.


Setelah itu azka mendapatkan apa yang dia inginkan, karena dia terlalu senang handphone yang dia punya tiba-tiba terjatuh dari sakunya ke bawah.


Blup....


Handphone itu jatuh dari sakunya dan membuat bunyi, lalu penjaga-penjaga yang lainnya juga langsung bereaksi dan mencari sumber suara tersebut.

__ADS_1


Azka kini merasa ketakutan sekali karena dia sama sekali tidak membawa senjata dia hanya pergi untuk mencari informasi saja jika dia ketahuan maka bisa saja dia akan dihabisi oleh penjaga-penjaga ini.


Untung saja di saat itu ada seseorang yang datang dan membawa barang jadi mereka berpikir sumber suara itu dari orang tersebut.


Azka langsung menghilang nafas dengan lagi ah dia berpikir dirinya akan diketahui oleh orang lain, kemudian tidak lama-lama akhirnya dia berbalik ke tempat yang awal dan menuju ke toilet lagi.


Sesampainya di toilet, dia langsung turun seperti biasa dan menutup ventilasi yang dia buka, baru saja ingin menutupnya terdengar langkah kaki yang ingin mendekati toilet.


Jika Azka masih berdiri dan memperbaiki tutup ventilasi itu,maka bisa saja dia diketahui oleh orang lain, tapi jika dia tidak melanjutkannya atau tutup ventilasi ini terbuka maka orang lain juga akan mengetahui hal itu.


Serba salah, akhirnya ketika detik-detik terakhir ada baut yang keempat yang harus dia putar lagi dan dia tidak memutarnya dengan kencang alhasil bau tersebut tidak sampai akhir dia pasang.


Azka langsung mengeluarkan ekskresi seolah-olah dia habis buang air besar dan kemudian meninggalkan toilet tersebut dan dia tidak dicurigai oleh orang lain.


Rehan sebenarnya sudah sangat panik sekali menunggu di luar di sebuah tempat penungguan, sambil mengaduk-aduk kopi dia juga masih belum bisa memberikan informasi kepada Tito.


Azka langsung duduk dan mengambil sebuah minuman dia langsung memberikan isyarat kalau dia telah berhasil mencari informasi.


"Sip, anak pintar, " puji Rehan.


Lalu rehan langsung memberikan informasi tersebut kepada Tito, dan dia juga kini sudah mengetahui lokasi di mana tempat-tempat yang sangat penting seperti tempat pembuatan uang tersebut,dan juga di mana tempat-tempat yang dilengkapi oleh penjaga penjaga yang sangat ketat dan kuat.


"Oke, misi pertama aman kita tinggal menunggu misi dari Dino," ucap Tito.


Dan ketika Azka berbincang-bincang dengan Rehan, tiba-tiba ternyata bos dari pemilik bengkel ini datang dengan pengawal-pengawal yang lainnya,tetapi pengawal-pengawal lainnya menggunakan pakaian biasa seolah dirinya bukan seorang pengawal.

__ADS_1


Hal ini dilakukan oleh para pengawal agar tidak dicurigai oleh orang lain kalau pemilik bengkel ini tidak terlalu penting.


Tito yang mengetahui hal itu langsung memberitahu kepada Dino Dan juga Jak, kemudian mereka berdua setelah mendengar informasi itu langsung kembali dan menuju ke arah Tito berada.


Azka dan rehan sudah menunggu selama 3 jam lebih di tempat tersebut dan akhirnya mobil yang dia perbaiki sudah selesai.


"Baik bos, Terima kasih banyak, " ucapkan itu setelah menerima mobil yang sudah diperbaiki dan membayar ke kasir yang sudah tersedia.


Azka dan rehan kini kembali ke markas mereka dan mereka akan melakukan rencana lagi.


"Eh, aku rasa gara-gara rencana kita gagal tadi maka pengawasan Bos mereka pasti akan sangat cepat sekali, " kata Dino.


"Ya, menurutku juga begitu mereka akan melakukan pengawasan yang ketat bahkan bos juga tidak akan keluar kemana-mana itu kemungkinan akan terjadi karena mereka tidak ingin bosnya terluka, " kata Azka membalas.


"Lalu bagaimana yang harus kita lakukan supaya dia bisa keluar? "tany tito.


" Hemmmmm...... aku rasa walaupun kita malam-malam mengendap-ngendap ke sana kita akan kewalahan karena pengawal di sana sangat banyak sekali melebihi dari kita yang hanya 5 orang saja, "Rehan mulai memikirkan rencana yang matang untuk tidak melakukan hal yang gegabah.


Kini mereka beriman mulai mengeluarkan pendapat dan juga saran untuk melakukan aksi selanjutnya.


" Bagaimana kalau kita membunuh mereka di malam hari ketika mereka sedang tertidur lelap? "usul jak.


" Gak, aku rasa itu tidak akan mungkin terjadi karena itu adalah organisasi yang kuat maka aku yakin pengawal mereka akan diganti setiap malam, "Balas Azka.


" Hadehhh..... ya sudah kita bom saja mereka-merekam setelah itu selesai, "kata Rehan.

__ADS_1


" Hahahahha..... kamu kira ngebomnya sangat mudah itu adalah tempat yang luas, bom kita kecil yang kita miliki belum kita bisa melakukannya, "kata Tito tertawa.


__ADS_2