Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 137 : Kehilangan


__ADS_3

Azka baru saja ingin bertemu dengan ibunya Laila untuk meminta arah menuju ke toilet tetapi yang dia tidak sangka adalah dia mendengar sesuatu yang membuat dirinya sangat ketakutan.


Setelah mendengar kata-kata tersebut dia tidak langsung membongkarnya melainkan balik lagi ke ruang tamu bertemu dengan Laila.


"Udah? " tanya laila.


"Belum".


Azka yang masih panik tidak tahu harus berbuat apa karena di saat seperti ini,Azka tidak bisa langsung mengungkapkan apa yang dia dengar hanya berpura-pura tidak tahu saja.


Di saat itu, Ibu Laila datang dan dia membawa sebuah es krim yang di mana es krim tersebut baru saja diambil di dalam kulkas.


Azka hanya bisa tersenyum lebar di depannya dan berterima kasih.

__ADS_1


Tetapi, Azka merasa curiga sekali dengan es krim yang baru saja didapatkannya karena es krim tersebut sudah dibuka tutupnya oleh ibu Laila.


"Bu, saya kebelet pengen ke toilet Kalau boleh tahu toilet di sebelah mana ya? "tanya Azka yang memegang perutnya seolah-olah dia mulai mules.


" Ouh, kalau kamu mau ke toilet lurus aja nanti ada pintu warna putih kamu masuk itu toiletnya, "ucap sang ibu.


Azka kemudian pergi ke toilet dia menenangkan dirinya dan ingin membuat rencana agar bisa pergi dari tempat ini membawa Laila,karena Jika dia mengajak Laila sekarang untuk pergi dari rumah ini tentu saja Laila tidak akan percaya apa yang dia dengar malah membuat keributan saja.


Azka setelah menenangkan pikirannya dia mulai memikirkan beberapa ide yang harus dilakukan.


She Fung Yen sudah kembali dari toko dan membawa 3 kotak makanan yang sangat utuh, dia dengan semangat ingin memberikan makanan itu kepada Laila dan juga Azka.


Tapi setelah sampai di tempat peristirahatan dia sangat terkejut tidak melihat keberadaan mereka berdua hanya barang dan longsokan-longsokan mereka saja yang Tertinggal.

__ADS_1


She Fung Yen berpikir mungkin mereka berdua sedang pergi ke suatu tempat dan dia hanya perlu menunggunya saja, karena jika mereka berdua pergi untuk mengambil rongsokan tidak mungkin karena barang-barang dan juga tempatnya ada di tempat peristirahatan.


Hingga She Fung Yen yang menunggu di tempat itu sudah melewati beberapa jam yang membuat dia sangat panik dan khawatir, dia mulai pergi ke tempat lain untuk bertemu dengan Zhao,jing ming dan Lau Wong.


"Zhaoo.... zhaoo.....!! " She Fung yen walau masih berada di kejauhan berteriak memanggil namanya.


Mereka bertiga yang sedang berkemas-kemas melihat ke arahnya dan bertanya apa yang telah terjadi kepada dirinya.


She Fung Yen dengan cepat langsung menjelaskan kronologi dan juga kejadian yang menimpa dirinya dan dia belum menemukan keberadaan Azka dan Laila.


Mereka berempat ingin segera mencari keberadaan mereka berdua tetapi suasana sudah sore dan hampir malam dan mereka tidak bisa mencari di saat keadaan gelap tanpa memberitahu kakak pertama.


"Oke, sekarang kita pulang dulu dan kita harus bilang kepada kak wichen, dan juga kita tidak boleh melakukan tindakan tanpa seizinnya, " ucap Zhao.

__ADS_1


Akhirnya karena tidak ada pilihan lain mereka semua hanya kembali ke rumah rongsokan itu dan mereka juga menceritakan kepada kakak terbesar.


Kak Wichen tentu saja dia ikut tanya Karena Azka adalah orang yang telah menyelamatkan hidupnya dan juga Laila adalah gadis yang terkecil.


__ADS_2