
"Ketua! ada seseorang yang berani menghina nama geng kita dan juga dia telah menghajar kita semua sampai seperti ini bahkan menyuruh kita untuk membayar makanan karena kita makan gratis di tempat orang lain, " seorang pria dengan wajah yang sangat bonyok menjelaskan kepada sang ketua.
Ziren yang mendengar perkataan dari anak buahnya terkejut karena dia takut ada maaf ya lain yang mencoba untuk menghancurkannya dan mencoba untuk menyentuhnya, karena jika ada salah satu yang menyentuhnya maka dia akan membalasnya dengan beberapa anggota yang lain.
"Lalu? Apakah kamu mengetahui dirinya dan kamu mengetahui simbol apa yang mereka gunakan atau kamu tahu dia anggota mafia yang mana? " tanya Ziren.
"Emmm... ".
" Ehhh".
Mereka berobat yang sudah menghadap kepada kedua saling memandang satu sama lain karena mereka juga tidak mengetahui simbol bahkan tidak mengetahui mukanya.
"Tapi..... tapi..... kami semua tidak mengetahuinya karena dia menggunakan jaket bahkan menggunakan masker sehingga kami tidak mengetahui wajahnya, " jelas seorang anak buah lagi.
"Hah? jangan bilang kalian diajar oleh satu orang? " Tebak Ziren yang tidak mengharapkannya.
__ADS_1
"Ii... iya.... Kami berempat dihajar oleh dia, kami kira dia sangat lama sekali tetapi kami tidak menyangka kami akan kalah dalam waktu yang sangat singkat".
" Sial! kalian ini memang tidak ada gunanya, masa cuma lawan satu orang saja bisa kalah padahal kalian Itu berempat loh"Kesal Ziren.
Ziren akhirnya ingin menenangkan dirinya Karena kebodohan dan kelemahan anak buahnya yang tidak bisa melawan satu orang saja, dia mulai duduk dan menghirup rokok yang sudah disediakan oleh anak buah yang selalu menemaninya.
"Whushhhh.... "
"Whushhhh... "
"Ketua, kalau mereka tidak menemukan simbol kepada pria tersebut bisa jadi pria tersebut adalah orang yang mengancam ketua? "kata anak buah yang dipercayainya.
Ziren seketika menghentikan minumannya dan mencoba untuk memasuki beberapa cerita-cerita dan semuanya sangat masuk akal.
" Mungkin, tapi.....aku ingin bertanya kepada kalian, pria tadi menurut kalian masih muda atau sudah tua dan kalau kalian tebak berapa umurnya? "Tany ziren lagi.
__ADS_1
" Emmh..... dari matanya dan juga tubuhnya setahu aku dia masih muda, tetapi kalau soal umur aku tidak mengetahuinya mungkin dia sekitar umur 19 tahun sampai 23 tahunan, " jelas dari anak buahnya.
Ziren langsung menggelengkan kepalanya membantah tidak mungkin kalau orang yang mengancam dirinya adalah anak kecil.
Tapi, karena menggunakan masker bisa jadi itu adalah anak kecil atau orang dewasa.
Dan mereka juga belum mengetahui siapa sebenarnya orang yang mengancam Ziren.
"Okeh..... kalian semua oergilah dan obati luka kalian, aku akan membuat beberapa rencana selanjutnya, " Ziren setelah mengatakan itu langsung berpamitan kepada anak buahnya yang menunggunya dan berjaga-jaga di sana.
Di sisi lain, Azka yang sudah mendapatkan sewa atau kontrakan kini dirinya bisa tenang apalagi sudah mendapatkan uang melalui sewa pembunuhan.
Azka yang baru saja pulang makan akhirnya merebahkan dirinya untuk beristirahat tetapi Kini dia mendapatkan sebuah notif atau pesanan.
"Behh..... ternyata sangat hebat juga, aku heran kenapa dia mau membunuhnya, dan aku heran kenapa banyak sekali orang yang sangat membenci manusia, " Azka yang melihat handphonenya sudah mendapatkan beberapa pesanan lagi tetapi dia melemparkan HP di sampingnya dan merupakan diri hanya menikmati uang dari hasil kerjaannya dan tidak memikirkan apapun.
__ADS_1
Tapi, walaupun dia sudah menjadi sangat kuat dia masih mengingat bayangan-bayangan seseorang yang telah membunuh kedua orang tuanya.