
BRUAKKK.....
Dao yang terjatuh membuat makanannya juga menjadi berantakan dan semua orang yang ada di kantin tersebut menuju ke arahnya untuk melihat.
Dao langsung berdiri untuk merapikan dirinya kemudian dia dengan cepat menyalahkan kepada Azka.
"Heh! Kamu sengaja ya membuat saya jatuhkan apakah kamu malah menghalangiku? " Dao langsung menuduhnya kepada Azka.
Victoria yang melihat masalah akan dimulai dia mencoba untuk melalaikannya dan meminta kepada Dao untuk tidak memulai masalah.
"Daoo... dao.... sudahlah mungkin dia tidak sengaja, " kata Victoria yang tidak ingin terjadi kesalahpahaman.
Azka dengan santainya langsung menjawab kalau dia tidak melakukan apapun bahkan kakinya saja tidak sampai ke jarak dia berdiri.
Azka langsung mempraktekkannya dan menjulurkan kakinya ke arah Dao.
"Lihat? sudah jelas kamu jatuh sendiri kenapa menyalahkanku? " kata Azka yang tidak ingin membuat masalah kemudian melanjutkan makannya lagi.
__ADS_1
Para wanita juga yang ada di kantin itu langsung menyorakinya.
"Huu.... hu....!!! Cieee.... maluuu!!! huuuu!!! " wanita-wanita terus langsung mengejeknya.
Yeng Zi yang melihat anak buah atau temannya itu dihina dan dipermalukan maka dia juga tidak bisa tinggal diam.
Yeng Zi dengan cepat berdiri dari tempat duduknya dan meminta semua orang untuk diam, atas perintah dirinya semua orang juga diam karena takut dan tidak ada yang bisa melawannya.
"Ouh..... jangan mentang-mentang kamu tampan dan disukai banyak wanita kamu jangan seenaknya ada di sini karena kamu tidak tahu siapa yang berkuasa di tempat ini!! " kata Yeng Zi menunjuk ke arah Azka.
"What? Baguslah kalau aku sangat tampan dan aku sangat beruntung menjadi diriku sendiri dan disukai banyak wanita. Padahal aku sendiri tidak tahu kalau aku ini adalah pria yang sangat tampan, " balas Azka membuat Yang Zi semakin kesal.
Victoria yang ada di depannya juga mulai tergila-gila karena baru pertama kali dia menemukan seorang pria tetapi dia tidak sombong dan tidak memamerkan ketampanannya.
"Azka..... kamu adalah junior terhebatku aku sangat menyukaimu dari pandangan pertama," puji Victoria di dalam hatinya yang menggebu-gebu.
Yeng Zi pun emosi hendak mengambil kerah bajunya Azka, tapi kebetulan di saat itu kekasihnya datang.
__ADS_1
Maka Yeng Zi dengan cepat langsung ntar diam dia seperti seorang pria yang lemah lembut menyapa kekasihnya.
Dan semua orang sudah tahu sikap Yeng Zi, hanya Xin saja yang tidak tahu sikap aslinya dan semua orang juga tidak boleh memberitahu sikap sesungguhnya kepada Xin.
"Sayang..... kamu ngapain di sana kamu sudah makan siang apa belum? "tanya Xin dengan bawaan beberapa buku yang dia pegang.
" Oh... sudah ko, dia anak baru yang tadi masuk kelas kita juga makanya aku menyapanya, "kata Yeng Zi gugup.
Azka sudah tidak heran lagi melihat pria yang seperti itu karena di dunia yang dia alami tidak ada benar-benar pria yang baik.
Yeng Zi langsung membawa kekasihnya ke mejanya dan memesan beberapa makanan untuk mereka makan, dan Yeng Zi masih memantau Azka dengan tetapan yang begitu kejam sekali.
Azka sama sekali tidak peduli dengan masalah barusan karena dia tahu hal seperti itu tidak menyakitkan bagi dirinya.
__ADS_1
Kini Azka sudah selesai makan maka seniornya yang bernama Victoria itu langsung berpamitan karena dia sedang mengikuti kelas fisika.