Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 75 : Balas Dendam Dino


__ADS_3

Karena Abang Tito sudah meninggal dunia dan dia dibuang ke tempat sampah beserta jasad-jasad yang lainnya tentu saja membuat Azka bersama teman-temannya terlihat sangat marah.


"Ayo Az" rehan kemudian sekuat tenaga langsung mengangkat tubuhnya Bang Tito yang penuh luka tersebut dan dibantu dengan Azka.


Mereka berdua mendapat perintah dari Dino dan segera mungkin memasukkannya ke dalam mobil untuk melakukan pemakaman yang layak.


Di sisi lain....


Dino dia dengan penuh emosi membawa Jak masuk ke kamarnya dengan cepat langsung mengemasi barang-barang, dan dia langsung memilih beberapa senjata untuk melakukan perlawanan.


"Dino...... apa yang akan kamu lakukan? "Jak segera mencoba menghentikan tindakan dari dino karena dia tahu kalau Dino akan melakukan serangan balik.


" Berhenti! kamu jangan halangi aku untuk membalaskan dendam kepada ketua karena aku pikir ketua adalah orang yang baik, tidak aku sangka dia telah membunuh murid kepercayaannya, "ujar Dino kesal.

__ADS_1


" Tapi Dino..... ini bukanlah waktu yang tepat untuk membalaskan dendam, kamu tahu sendiri markas ini sangat ramai sekali dan sangat sulit kamu bisa melawan mereka semua yang ada kamu sendiri dalam bahaya, "Jak menasehatinya untuk berpikir kembali.


Tapi Dino, yang sudah dipenuhi kebencian tidak peduli apa yang dikatakan oleh temannya itu justru dia mengambil beberapa senjata yang diisi oleh.


" Baik, aku tidak peduli kamu akan ikut atau tidak terserah kamu yang jelas aku akan membalaskan danamu sekarang, aku tidak peduli jika aku mati di tempat ini, "Dino setelah mengatakan hal itu langsung menyimpan senjatanya di tubuhnya agar tidak diketahui oleh anak buah yang lainnya.


Jak juga bingung dia tidak bisa melakukan apa-apa lagi hanya bisa mengikuti tindakan Dino.


" Baiklah, kalau aku sakit hati tetapi aku juga tidak akan membiarkan orang yang aku sayang tersakiti, "Jak langsung mengambil senjata dan mengikuti Dino untuk melakukan perlawanan kepada ketua.


Dino. tidak melakukan tindakan yang dapat menceritakan orang lain dan dia berjalan-jalan seperti biasa seolah-olah tidak tahu kematian dari Tito.


Dino bergegas menuju ke ruangan kedua dan dia sama sekali tidak melihat anak buah yang biasa menjaganya di tempat itu.

__ADS_1


Dengan seperti ini dia mengetahui jika tidak ada anak buah yang menjaga tempat itu maka kemungkinan ketua tidak ada di tempat ruangannya.


Jak dan Dino langsung pergi meninggalkan ruangan ketua untuk mencari ke tempat lain, Jak mengatakan tadi ketua keluar bermain dengan klien terbaru dan sekarang entah ke mana.


Dino langsung berpura-pura bertanya kepada anak buah yang lainnya menanyakan keberadaan dari sang ketua.


Dan orang yang baru saja mereka tanya mengetahui keberadaan ketua yang ternyata ketua sedang bersenang-senang di sebuah pemandian.


Jadi ketua sedang mandi di sebuah kolam miliknya dan tidak lupa ditemani oleh gadis-gadis yang sangat cantik.


Dino langsung buru-buru ke tempat pemandian tersebut dan melangkahkan kakinya dengan begitu cepat karena tidak sabar.


Jak masih membuntutinya dari belakang sambil menundukkan kepala untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh Dino.

__ADS_1


Mereka berdua akhirnya sudah sampai di depan pemandian sang ketua dan memang benar ketua dijaga oleh para penjaga lainnya.


Jak sebenarnya takut untuk melakukan hal ini tetapi Dino langsung meminta izin kepada anak buahnya karena dia mendapatkan informasi yang penting.


__ADS_2