Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
S2 Bab 165 : Bayar Mahal


__ADS_3

Azka setelah melihat kepergian mereka dia hanya meregangkan tubuhnya kemudian kembali menaiki sepeda motornya untuk pergi meninggalkan tempat tersebut.


"Hahh..... Kenapa orang-orang sangat bodoh sekali bahkan melakukan hal-hal yang membuang-buang waktu saja, " ucap Azka yang terlihat dewasa sekali padahal umurnya masih terlihat sangat muda.


Azka pun pergi....


Pagi hari...


Victoria yang berada di tempat kampus itu masih menunggu kedatangan Azka, dia juga sangat khawatir sekali tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Karena dia melakukan hal ini setelah dirinya ditolak oleh Azka.


Tapi Azka yang sudah mendapatkan bukti tidak langsung membongkar dan memberitahu kepada semua orang Tetapi dia hanya bolos di kampus dan tidak muncul dalam waktu beberapa hari hanya untuk menyelesaikan misi dan tugasnya.


Di jalan raya....

__ADS_1


"Hah? Sejak kapan tempat parkiran ini menjadi sangat mahal sekali dua kali lipat dari sebelumnya? " ucap seorang pria yang sangat terkait mendengar tagihan dari parkirannya karena dirinya memarkirkan motornya hanya karena membeli beberapa makanan yang ada di jalan.


"Ya!ketua Ziren! biola yang telah membuat peraturan seperti ini dan siapapun yang membantunya maka dia akan mendapatkan hukuman! " ucap seorang pria dengan sangat tegas dan menakutkan sekali.


Azka kebetulan di saat itu sedang berada di jalan dan tidak sengaja mendengar percakapan tersebut.


Karena dirinya mendapatkan ancaman maka pria yang memarkirkan motornya tersebut hanya bisa membayarnya dengan terpaksa.


Azka yang kebetulan melihat kejadian tersebut dia juga mulai berpura-pura ingin membeli sesuatu di pinggir jalan kemudian memarkirkan motornya di bawah pepohonan.


Lalu seorang pria yang tadi langsung mendatanginya kemudian dia meminta uang parkir motor.


"Sini bayar, " pria tersebut langsung menadahkan tangannya dan meminta uang dengan jumlah yang cukup banyak seperti pria tadi.

__ADS_1


"Busett..... banyak banget bayar parkirnya Kenapa harus seperti itu? "tanya Azka.


"Heh, Kalau mau parkir murah jangan di sini ini adalah kekuasaan Geng Zizulla, Jika kamu ingin memarkirkan yang lebih murah maka silakan pergi di ujung kota ini, " pria tersebut menjawabnya dengan nada yang sangat tinggi seolah-olah dirinya adalah orang yang ganas.


"Lahh.... lagian kan parkir itu murah dan juga aku cuman sebentar toh nggak lama-lama, lagi pun tidak ada yang menjaga motorku dan aku sendiri yang memarkirkannya dengan rapi, " kata Akza.


"Wahhh.... dasar anak muda banyak ngomong sekali cepat bayar kalau tidak kamu akan tahu akibatnya, " pria tersebut langsung mengekspresikan wajahnya dan melototkan kedua bola matanya.


Azka tidak ingin mencari masalah di siang bolong seperti ini kemudian dia hanya bisa memberikan uang yang diinginkan oleh pria tersebut.


Azka pun pergi, setelah itu pria yang mendapatkan uang itu tersenyum dan tertawa puas tidak lupa mendapat pujian dari teman-temannya.


Azka Tentu saja tidak akan tinggal diam karena hal seperti ini hanya akan membuat onar para warga saja dan membuat kesusahan.

__ADS_1


Sebenernya Azka ingin mengadukan hal ini kepada polisi agar ditindaklanjuti tetapi Percuma saja polisi saja kadang bergabung dengannya bahkan ada yang tidak peduli.


__ADS_2