Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 33 : Drama Aneh


__ADS_3

Azka yang masih bersama Bang Tito bertanya kenapa bukan dirinya yang masuk ke area bengkel tersebut dan yang masuk ke ventilasi itu.


Bang Tito segera menjelaskan kalau dirinya tidak ingin Azka terluka karena kakinya masih terbalut dengan kain putih, jadi jika Azka terluka maka kemungkinan kecepatan dalam melakukan tindakannya akan terlambat.


Azka akhirnya paham dan menggangguk.


Dan Tito, dia bergegas mengejar keberadaan dari bos pemilik bengkel itu karena keberadanha sudah di ketahui,diam-diam Dino menembak sebuah peluru yang dimana peluru itu terdapat sebuah pelacakan jadi mereka bisa mengetahuinya.


Dino ternyata memiliki kepintaran juga dia tahu kalau dia tidak bisa membunuh bos itu maka dia langsung menembak sebuah pelacakan.


Hingga Rehan dan Dino, dia bertugas membuat kekacauan di depan bengkel itu.


"Gimana? siap? " tanya Rehan yang sudah siap-siap di dalam mobil bersama Dino.


"Belum bos, " balas Jak.


Jak kemudian berangkat dia juga tidak lupa membawa sebuah dinamit atau bom, kemudian dia tidak lupa menempel kan dia di atas ventilasi dari beberapa jalan kemudian yang harus dia lakukan adalah menyimpan dimamit itu di area tengah-tengah.

__ADS_1


Jak susah payah melakukan perjalanan di ventilasi, tempat tersebut bukan enak karena memiliki ruangan yang sempit dan juga cukup panas.Namun dia tetap berjuang dan menyimpan dinamit tersebut di beberapa bagian.


Kini Jak sudah berlakukan perjalanan selama 1 jam lebih karena dia juga melalui ruangan yang cukup besar.


"Hoammm...... " Rehan langsung menguap.


"Heh, kamu tidak boleh seperti itu dia sudah bersusah payah tahu masuk ke dalam sana,karena kalau dia ketahuan bisa saja dia adalah bahaya, "kata Dino pada rehan.


" Apa sih, orang nguap aja kok, "kata Rehan ngeles.


" Yeyy..... gue kira apa, "kata Dino.


" Oke gas! ".


Mereka berdua di dalam mobil akhirnya langsung meluncur untuk melakukan rencananya dan mereka semua langsung menuju ke depan bengkel kemudian mobil tersebut tiba-tiba berhenti.


GDUBRAKKK!

__ADS_1


Rehan di depan bengkel itu langsung keluar dari mobil dan menutup pintu mobil dengan sangat kencang sehingga membuat bunyi yang begitu keras.


"Kau! cepat kau keluar kalau tidak aku akan membunuhmu sekarang juga! " Rehan langsung berputar menuju ke arah Dino Dan dia membuka pintu mobil Dino kemudian tidak lupa menyeretnya.


"Re... rehan, tolong kamu dengarkan penjelasan aku dulu kamu itu salah paham sama aku," kata Dino mulai mengekspresikan dirinya seolah-olah dia ketakutan.


"Cepat keluar!" Rehan kemudian langsung menerima keluar dan menendangnya hingga terjatuh.


Rehan langsung berbicara dengan sangat keras dan bertanya kenapa di malah selingkuh dengan kekasihnya dan malah melakukan tidur malam seharian di rumah kekasihnya.


"Tidak! kamu itu salah paham kepadaku tolong dengarkan penjelasan aku dulu! "kata Dino yang terus meminta maaf dan mencoba untuk menjelaskan walau dalam hatinya dia sangat malu sekali dengan drama seperti ini karena dilihat oleh banyak orang.


Rehan tidak banyak pikir panjang akhirnya dia mengeluarkan sebuah pistol dan menembaknya di depan dengan dua kali.


DOR!!! DORR!!!


Namun, tembakan tersebut sama sekali tidak mengenai Dino itu hanya ancaman saja bagi Dino karena telah selingkuh dengan kekasihnya.

__ADS_1


Dan karena suara tembakan tersebut tentu saja para pengawasannya mulai keluar untuk melihat apa yang terjadi dan mereka menganggap kalau di luar terjadi kekacauan.


__ADS_2