Azka Pembunuh Bayaran

Azka Pembunuh Bayaran
Bab 57 : Pergi


__ADS_3

Bibi sarah dengan ibu Xifeng mulai berantem di kantor kepala sekolah dan hampir membuat keributan.


"Ibu.... sudahlah hentikan ibu, ngapain ibu malah merah buatin uang yang gak ada gunanya bagi kita uang kita itu banyak ibu, sudahlah Ibu biarin aja lagian aku sudah tidak kenapa-napa, "Xifeng menarik lapangan ibunya untuk segera melerai perkelahian tersebut dan tidak terlalu membahas uang ganti rugi yang sangat kecil bagi mereka.


Mereka hampir saja berjampak-jambakan di depan kepala sekolah di saat itu juga.


" Oke, kalau begitu saya tidak menginginkan uang darimu tetapi saya ingin kamu minta maaf sekarang juga kepada saya atas perilaku keponakan dirimu yang tidak tahu malu itu! "Ibu xifeng walau sudah membiarkannya untuk tidak minta ganti rugi tetapi dia malah meminta untuk ibu Sarah meminta maaf sekarang juga.


Kini perkelahian mereka bukannya berhenti malah semakin lanjut.


" Cepet! kamu minta maaf sekarang juga sama anak saya setelah itu saya akan membiarkan kamu untuk pulang, " dengan wajah yang sangat seenaknya sekali sebagai orang kaya raya.

__ADS_1


Tapi, bibi sarah dengan pendiriannya tidak ingin kalah juga dengan wanita kaya raya itu dan dia tidak akan meminta maaf.


"Gak! aku sama sekali tidak akan meminta maaf kepada dia atau saya menyuruh kepada ke saya untuk meminta maaf kepada anakmu! sampai kapanpun juga aku tidak akan pernah! " balas Bibi sarah.


Azka sebagai seorang anak kecil hanya menundukkan Kepala dia tidak tahu harus berbuat apa ketika mereka berkelahi.


Kini ibu Xifeng menggunakan jurusan terakhirnya dia langsung mengajak kepala sekolah meminta bibi Sarah untuk meminta maaf kepadanya segera, jika tidak maka informasi ini akan tersebar luas dan juga dia tidak akan pernah memberikan uang sumbangan yang besar kepada sekolah ini.


Bibi sarah merasa heran dengan sekolah, bukannya membela kebenaran dari semuanya dia malah justru memilih orang yang lebih kaya dan membelanya.


"Cuih..... daripada saya harus meminta maaf kepada dia!!! mendingan saya meminta keponakan saya untuk tidak sekolah di sini lagi ! Ayo pergi!" Bibi sarah yang sangat kesal mengajak Azka di saat itu juga pergi meninggalkan ruangan kantor kepala sekolah.

__ADS_1


Dan Azka tidak tahu kalau hari ini adalah hari terakhir dia berada di sekolah karena kejadian tersebut.


"Hey!!! hey! kalau sampai aku melihat Anakku masih ada di sekolah ini maka aku akan mengajarmu habis-habisan! " teriak ibunya Xifeng.


Bibi sarah tidak peduli dengan tarikan tersebut justru dia langsung pergi menggunakan mobilnya meninggalkan sekolah tersebut bahkan buku dan tas sekolahnya Azka ketinggalan di sana.


"Bi..... buku sama tas sekolah Azka ada di dalam kelas .Bolehkah Azka mengambilnya dulu? "Azka mempelajarikan diri berkata seperti itu karena dia melakukannya demi buku-buku yang penuh materi itu.


Tentu saja jawabannya sudah diketahui Bibi Sarah tidak ingin Azka memasuki sekolah tersebut.Dan tidak banyak bicara mau belajar sambil langsung maju dengan begitu cepat meninggalkan sekolah.


Xiao yang ada di dalam kelas melihat melewati jendela kaca kepergian dari Azka yang di mana kepergian kali ini tidak akan pernah kembali lagi ke sekolah.

__ADS_1


__ADS_2