Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
106. Bertemu trio Sosialitah


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusan di Kampus dengan menghadap KAPRODI dan jika Dekan fakultasnya serta menyelesaikan administrasi maka Syaqina sudah bisa aktiv kembali mengikuti perkuliahan mulai senin depan, Rasti pun bisa mengikuti WISUDA bersamaan dengan Tiara tetapi ia harus menyelesaikan sisa SKS semester lalu selama ia mengambil cuti kuliah. Dan itu artinya ia harus berusaha ekstra untuk mengejar ketertinggalannya sehingga ia harus kuliah full selama 6 hari dan hanya libur di hari minggu saja.


" syukurlah Tiara akhirnya aku masih bisa mengejar ketertinggalanku meskipun aku harus menempuhnya dengan usaha ekstra "


" iya aku juga seneng kalau nantinya kita masih bisa lulus dan Wisuda barengan, secara kita kemaren kan masuknya barengan juga "


" Semoga saja Allah memberi kelancaran dan baby Queen bisa diajak kompromi agar aku bisa menyelesaikan studyku , karena aku harus wujudkan mimpi Ayah yaitu aku lulus sebagai sarjana "


" semangat ya adik ipar kamu pasti bisa "


" thanks ya kakak ipar "


jawab Syaqina membalas panggilan candaan mereka dan merekapun terkekeh bersama karena masih suka nggak percaya bahwa kedua sahabat itu akhirnya menjadi periparan.


" Sya kita langsung ke Butik buat jemput Queen kan ?"


" iya Tia ini tuh pertama kalinya aku ninggalin dia dan ini selama 3 jam lagi, rasanya sangat rindu "


" hilih... baru juga 3 jam , padahal ntar kalu udah mulai kuliah aktiv bisa seharian loh kamu ninggalin dia , apa kamu udah siap ?"


" ya siap nggak siap harus siap dhonk Tia, sebelum memutuskan melanjutkan kuliah lagi aku udah pikirkan kok konsekwensinya, tapi mumpung Queen masih kecil aku harus selesaikannya sekarang juga"


" iya deh, setuju apa lu kata saja "


Tanpa terasa mobil yang dikendarai Tiara sudah sampai tepat di depan Butik Mama Vina setelah memarkir dengan benar kedua menantu keluarga Darmawan Mahantara itu pun turun dari dalam mobil dan langsung masuk kedalam Butik


" Assalamualaikum,.. Ma "


mereka mengucap salam bersamaan


" waalaikumsalam, loh udah pada pulang gimana urusannya udah kelar ?"


Mama Vina rupanya baru saja beranjak dari dalam kamar pribadi yang berada disamping ruang kerja pribadinya Baby Queen baru saja tertidur setelah selesai makan siang bersama Oma twrsayangnya


" iya Ma, semua udah beres senin depan udah mulai aktiv kuliah, dan Syaqina masih bisa ikut Wisuda asalkan bisa menyelesaikan SKS yang tertunda kemaren, jadi sepertinya nanti bakal lebih sering merepotkan Mama deh "


" ya bagus dong Sayang kamu bisa lulus bersamaan dengan Tiara juga, justru Mama akan senang jika punya banyak waktu untuk bersama cucu cantik Mama , dan juga sekarang waktunya Mama ada yang mau di bicarakan dengan kalian berdua "


" soal apa Ma ?"


tanya Tiara yang penasaran dengan yang dikatakan Mama mertua Mereka


" ini soal Butik Mama ini, dulu Mama pernah bilang sama Syaqina kalau Butik ini nantinya akan mama serahkan pada Menantu mama jadi sekarang Mama udah punya dua menantu maka dari itu Mama ingin kalian berdua bisa mengelolanya bersama - sama terlebih kamu Tiara Mama ingin kamu belajar mengelola Butik ini, kalau untuk Syaqina karena masih harus fokus dengan kelanjutan studinya dan juga mengurus Baby nya"

__ADS_1


"Maaf ya Ma kalau Syaqina mungkin saat ini belum bisa bantu Mama karena Mas Shaka saja sebenernya keberatan dengan keputusan aku lanjutin kuliah lagi, karena takut aku nggak bisa membagi waktu untuk mengurusi mereka Ma "


" iya Mama tahu itu karena itu dulu Mama pernah memintamu untuk melanjutkan bisnis Mama ini, tapi setelah Mama pertimbangkan Tiara lebih tepat yang membantu mengelolanya "


" tapi Ma, apa Tiara bisa kan Tiara belum pernah terjun ke dunia desainer ya walaupun kuliah di jurusan Managemen bisnis tapi itu baru sekedar teori "


" kamu pasti bisa kok , kamu kan pinter dan cekatan pasti nggak susah buat kamu "


Syaqina memberi semangat dan meyakinkan Kakak iparnya yang sejurus dengan pendapat Mama Vina


" kamu tenang Tiara Mama juga udah pernah bicarakan dengan suami kamu, dan Mahesa menyerahkan keputusan ditanganmu selama kamu tidak terbebani "


" kalau begitu nanti Tiara bicarakan dengan Kak Mahesa ya Ma "


" iya Sayang Mama tunggu kabar baiknya ya "


" Oh iya, kalian belum pada makan siang kan ?, tadi Mama udah suruh asisten Mama buat pesen makan siang, kita makan siang bersama dengan anak - anak Butik Mama ya , gimana kalian mau kan? sekalian biar kenal dan akrab dengan karyawan Mama terutama Tiara "


" iya Ma kita mau kok, tapi Syaqina mau lihat Queen dulu ya Ma"


ucap Syaqina seraya meminta izin pada sang mertua untuk masuk ke kamar tidur di ruang kerja Mama Vina, di usapnya pipi gembul mirip seperti bakpow itu kemudian diciumnya dengan lembut, namun baby Queen tetap masih tidur dengan pulasnya. puas melihat sang baby Syaqina pun kembali keluar menemui Mama Vina dan juga Tiara


" oh iya, Makananya udah datang yuk kita makan sama - sama dengan yang lainya"


Mama Vina pun mengajak dua menantunya menuju ruangan yang biasa karyawan butik untuk makan dan istirahat.


Selesai makan siang Syaqina dan Tiara berencana akan segera pulang karena kebetulan Baby Queen juga sudah bangun. Ketika masih bersiap mengemas barang bawaan baby Queen tiba - tiba Butik Mama Vina kedatangan pelanggan setia Mama Vina yaitu 3 orang ibu - ibu kelas sosialita tampak jelas dari penampilan ketiganya yang cetar tubuh mereka tampak melekat beberapa barang dengan brand ternama mulai.dari tas yang mereka kenakan, aksesoris bahkan sepatu yang membungkus kaki indah mereka juga terkesan elegant plus glamour


" selamat siang Jeng Vina , ini kami mau ambil baju pesanan kami tempo hari, maaf kami baru sempat ambil sekarang "


Suara seorang ibu yang tampak jelas dengan dandanan cetar membahana itu


" selamat datang di Butik kami ya jeng, tidak masalah , ayo silahkan mungkin masih mau melihat koleksi kami yang lainnya "


Mama Vina mempersilahkan pelanggannya dengan ramah


" Ma.. kita pulang dulu ya "


Suara Syaqina yang baru keluar dari dalam kamar diruangan kerja Mama mertuanya itu, tanpa menyadari keberadaan ketiga wanita sosialita tadi


" loh,.. jeng ini siapa ?"


tanya salah satu dari mereka bertiga

__ADS_1


" ini menantu saya istrinya si bungsu namanya Syaqina Jeng, dan yang itu menantu anak kedua saya namanya Tiara "


Mama Vina pun memperkenalkan kedua menantunya pada pelanggannya tersebut


" Wah... cantik - cantik ya menantunya Jeng Vina walaupun sepertinya dari kalangan yang maaf ya, dari kalangan sederhana dan biasa tapi wajahnya sangat mendukung untuk menjadi menantu keluarga Darmawan Mahantara "


" Jeng Ratih ini kalau ngomong suka bener maaf ya Jeng Vina "


" tidak apa kok Jeng Mery saya tidak tersinggung, tapi kedua menantu saya ini insyaallah mereka menantu dan istri yang terbaik "


sementara Syaqina dan Tiara hanya saling memandang satu sama lain, hingga pandangan Syaqina tertuju pada sesosok yang sudah iya kenal


" loh.. kok ibu ada disini ? jadi pelanggan butik Mama Vina juga?"


" Oh.. Syaqina?! kamu kok bisa disini ?"


" iya bu saya nitip anak saya sama Mama mertua saya "


" jadi ini putri kamu, cantik sekali nak , boleh ibu mengendongnya ?"


baby Queen pun memberikan respon yang baik pada Bu Susan baby Queen tampak tersenyum dan tertawa ramah, tak seperti biasanya yang akan sulit berinteraksi dengan orang asing


" bo.. boleh kok bu ,silahkan kalau mau gendong "


Baby Queen pun kini berpindah dalam gendongan ibu itu dan tertawa lucu sekali saat di gelitik oleh bu Susan dan juga dicium - cium pipi gembulnya


" eh..eh.. jeng Susan sepertinya sudah sangat ingin menimang cucu ya, oh iya jeng bukankah dulu itu putra Bungsu Jeng Vina sempat berpacaran dengan putri tunggal jeng Susan tapi kok tiba - tiba menikahinya dengan yang ini "


sungguh pedas perkataan emak yang bernama Ratih tersebut bicara tanpa memikirkan perasaan orang yang diajak bicara


" oh iya ya, jeng aduh kok putri jeng Susan ditinggalkan padahal Chamila itu kan model yang lagi naik daun apa nggak rugi tuh ditukar dengan yang biasa - biasa saja seperti ini "


komentar jeng Merry udah kayak bensin saja tinggal kasih api langsung deh terbakar seluruhnya


" Maaf ya Jeng - Jeng semua, untuk masalah Shaka dan putri jeng Susan itu sudah lama berakhir sebelum putra saya menikahi menantu saya, jadi itu semua sudah menjadi masa lalu karena memang mereka tidak berjodoh, saya harap anda semua bisa memahami keadaan ini "


Mama Vina tegas memberikan pembelaan terhadap menantu tercintanya.


" ya Maaf jeng, kita nggak bermaksud membandingkan kok, tapi kok aneh jeng Susan malah terlihat dekat dan akrab dengan menantu dan cucu Jeng Vina "


Bu Ratih pun tampak menyesali ucapannya namun matanya tertuju pada interaksi bu Susan yang tampak asyik menggoda bayi perempuan yang lucu dan menggemaskan tersebut.


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa LIKE ❤, komentar, vote ataupun hadiahnya 🙏🏻🙏🏻


terimakasih untuk dukungan dan kesetiaannya mengikuti cerita ini, semoga kita saling memberianfaat dan menebar kebaikan 🙏🏻🙏🏻


__ADS_2