Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
107. Perasaan yang Beda


__ADS_3

" Syaqina.. boleh ibu meminta nomer hand phone nya?"


" oh,.. boleh kok Bu "


" terimakasih ya kamu mau memanggilku dengan panggilan Ibu, dan kamu juga mengizinkan putri kamu yang cantik ini untuk saya gendong "


" iya Bu, saya juga terimakasih untuk perhatiannya entah kenapa setiap kali bertemu dengan anda hati saya merasa senang kerinduan akan sosok seorang ibu bisa terobati Bu, maaf jika saya mungkin berlebihan tapi saya hanya berusaha jujur dengan perasaan saya "


" boleh ibu memelukmu nak ?"


tanpa menjawab Syaqina langsung masuk dalam pelukan ibu tersebut mereka.berdua berpelukan cukup lama saling menyalurkan perasaan satu sama lain hingga akhirnya Mama Vina mengurai pelukan kedua wanita beda usia itu.


" Maaf jeng , apa Anda baik - baik saja ?"


" i.. iya maaf ya Jeng Vina saya jadi terlalu terbawa suasana dengan menantu dan juga cucu Jeng, maaf sekali kalau saya sudah bertindak tidak wajar tapi saya benar - benar tulus tidak ada maksud lain Jeng entah kenapa saya begitu menyayangi menantu Jeng Vina ini "


" tidak apa Jeng, saya berusaha maklum karena saya tahu menantu saya ini memang sangat baik sehingga kehadirannya mampu memberikan energi yang positiv untuk orang - orang di sekelilingnya "


" terimakasih Jeng sudah memahami saya, sekali lagi saya minta maaf untuk tindakan dan sikap saya ini "


" tenang saja Jeng, saya justru senang jika ada banyak orang yang menyayangi menantu saya dengan tulus apalagi sosok ibu seperti anda misalnya karena anak menantu saya ini sudah Yatim piatu dan sebatang kara Jeng "


sesaat dada Bu Susan terasa sesak darahnya seakan berhenti mengalirendengar pernyataan Mama Vina baru saja

__ADS_1


" yatim piatu ?! "


tanyanya tak yakin dan terasa gugup


" iya Bu , Ayah saya sudah meninggal satu tahun yang lalu dan ibu saya entah dimana saya tidak tahu keberadaannya "


Deg


" Jadi Damiri sudah meninggal ?, maafkan saya Mas karena sudah meninggalkanmu karena aku ingin mengejar kebahagiaan dan juga aku ingin hidup dengan lelaki yang akau cintai "


" Jeng.. Kenapa kok malah melamun jeng Susan !"


" i..iya.. maaf jeng saya tiba - tiba baru ingat kalau saya tadi punya janji dengan suami saya untuk menemuinya di kantor, Maaf ya Jeng Vina saya harus pergi dulu "


" oh.. iya silahkan , tapi jeng tidak menunggu Jeng Ratih dan Jeng Mery sekalian ?"


Bu Susan pun langsung pergi meninggalkan Butik tanpa berpamitan dengan kedua gank sosialitanya yang tengah berada di kamar Pas untuk mencoba beberapa pakaian dari butik ini.


" Ma, kok bu Susan jadi mendadak aneh gitu ya, ?"


" mama merasa ada hal yang beliau sembunyikan, soalnya Mama juga melihat gelagat aneh darinya saat berinteraksi denganmu sayang "


" jujur Syaqina juga merasakan hal yang tak biasanya pada Bu Susan Mah, apa mungkin ini ada hubungannya dengan cerita beliau yang terpisah dengan anak pertamanya sejak 18ntahun lalu ya Ma, makanya beliau jadi seperti punya perasaan jika Syaqina mungkin mengingatkan pada anaknya "

__ADS_1


" memangnya Jeng Susan punya anak lain selain Chamila ? kok Mama baru tahu "


" iya Ma waktu itu beliau pernah cerita seperti itu "


" hemm.. bisa jadi sih Sayang "


" oh , iya Ma kami pamit sekarang ya, soalnya Mas Shaka udah nanyain terus katanya mau pulang cepet hari ini "


" kok tumben pulang cepet ada apa ?"


" saya juga nggak tahu Ma "


" ya sudah kalian pulang, kalau tidak ada acara nanti kalian semua pulang kerumah utama ya, Mama rindu dengan kalian semua dirumah sepi cuma sama Papa , Tiara nanti kamu pulang kerumah utama kan ?"


" Maaf Ma sepertinya hari ini Tiara dan kak Mahes masih.harus menginap di rumah Bunda soalanya kondisi bunda masih belum pulih akibat penyakit Jantungnya yang kemaren kambuh karena terlalu capek "


" ya Sudah kalau.begitu, yang penting Bunda kamu cepat sehat ya , maaf Mama belum sempat jenguk lagi ya sayang"


" tidak apa kok Ma, Mama cuma tinggal pemulihan saja kok "


" Ya sudah kami pamit ya Ma, makasih udah jagain Queen dan juga makan siangnya "


" iya Sayang sama - sama , ya udah kalian pulang kasian nanti suami kalian udah pada kangen tuh "

__ADS_1


merekapun saling bersalaman dan cipika cipiki tak lupa Mama Vina pun menghujani pipi gaul cucu tercintanya dengan ciuman hangat.


Mreka pun kembali kerumah Syaqina sebelum akhirnya Tiara melajukan mobilnya untuk pulang kerumah Bunda Mayang.


__ADS_2