
Mobil yang dikendarai Shaka perlahan mulai meninggalkan pelantaran parkir rumahsakit Kasih Ibu, Hatinya kini tampak diliputi penuh kebahagiaan senyumnya terus mengembang semakin menambah kadar ketampanan nya selama sebelum menikah dengan Syaqina tampak tertutup dengan aura ketus dan datarnya. Namun wajah kaku yang susah untuk tersenyum itu kini seakan luntur begitu saja berganti dengan wajah Ramah dan mudah tersenyum setelah mengenal sosok Syaqina perempuan dari orang biasa namun kini telah menyingkir balikkan hidupnya meski menjadi lebih baik.
Kebahagian itu semakin bertambah semenjak Syaqina melahirkan putri cantik baby Queen dan kini baru berusia satu setengah tahun namun kebahagiaan itu bertambah lagi dengan Syaqina yang kini kembali mengandung anak kedua Mereka.
" Sayang... makasih ya kamu udah mau mengandung calon anakku lagi "
" hufff... sebenernya kalau boleh jujur ini tuh seperti sebuah kebetulan mengingat selama ini aku minum pil penunda kehamilan By "
" berarti ini tuh seperti sebuah accident donk ?"
"aku juga nggak tahu By... mungkin aku pernah beberapa kali lupa dan telat meminumnya, awalnya aku sih tidak terlalu menyadari tapi ketika sudah telah satu minggu dari periodeku iseng aku tes dan ternyata hasilnya positif "
" ini tuh yang namanya rejeki sayang kita nggak pernah menduganya, sama seperti saat kamu mengandung si Sulung kan kita nggak pernah menduganya bahkan kita cuma beberapa kali melakukan prosesnya seingat ku nggak lebih dari 3 kali "
Mereka terus berbincang sambil terus melajukan kendaraan dengan kecepatan sedang
"Sayang... berarti membuktikan Benih kecambahku bener - benar unggul kalau Mama bilang kwalitas premium terbukti beberapa kali menyemai langsung tumbuh deh si kecambah "
" ishhh...bangga , sombong nih "
" iya dhonk harus ... terbukti umurku belum genap 25 tahun udah jadi Hot Daddy dua anak pula , apa nggak bangga "
" hehee.. iya ya By.. aku juga baru 23 tahun tapi udah mau jadi ibu dua orang anak, nggak nyangka banget "
"Bersyukurnya aku sayang,. memiliki istri secantik dan sebaik kamu, sholehah nggak neko - neko pokoknya pokoknya paket komplit"
" kamu tuh By... emangnya aku ini menu di Restaurant cepat saji ternama itu paket komplit "
ucap Syaqina sambil mengerucutkan bibir merah chery itu yang semakin membuat Shaka gemes
" Sayang... Please deh Jangan tunjuk in ekspresi kamu yang seperti itu disembarang tempat , karena aku paling nggak bisa tahan liatnya "
Shaka tiba - tiba meminggirkan mobilnya dan berhenti sesaat wajahnya sudah condong tepat dihadapan muka istrinya
" apa - apaan sih By jangan aneh - aneh deh, inget umur udah jadi bapak - bapak juga "
" ha..haa.. kamu tuh anak udah mau dua tapi kalu urusan kayak gini masih suka malu "
" habisnya kamu tuh kelewat agresif By padahal ini mah di jalan "
" iya Deh,.. nggak asalkan kamu bisa jaga itu bibir jangan di monyong - monyongin "
" iya, ya udah ayok jalan lagi kasian Queen kita udah tinggalin lama gini "
" oh iya lupa , tadi Kak Esha telphon aku kalau hari ini mereka bawa Queen jalan sama mereka "
" loh.. Kok nggak izin aku By "
" tadi mereka telphon pas kita lagi antri vitamin , lagian nggak apa - apa juga mereka juga pasti sudah sangat menginginkan momongan, jadi kita kasih mereka waktu buat bisa rasakan gimana rasanya membawa anak buat jalan - jalan pasti mereka bahagia "
" iya By.. kamu bener Tiara dan kak Mahes pasti seneng banget bawa jalan Queen kadang aku juga mikirin mereka ini udah hampir 2 tahun mereka menikah tapi belum juga di beri kepercayaan "
" Ya... Mau gimana lagi Sayang anak itu kan Rejeki dari Allah kalau Allah belum menghendaki meskipun mereka sudah merasa siap ya tetap saja belum dikasih "
__ADS_1
" iya By.. karena itu kita harus banyak bersyukur karena udah dipermudah untuk memiliki keturunan "
" tentu Sayang, makanya aku sangat bersyukur sekarang di rahim kamu udah tumbuh lagi kecambah yang akan semakin melengkapi kebahagiaan kita lagi "
" ihhh.. masak kecambah sih By sebutnya, ini loh anak kamu bukan anak kedelai "
" hehe... he..he aku hanya bercanda sayang "
" calon Baby boy Daddy maaf ya Daddy panggil kamu kecambah, karena Daddy sangat bahagia karena kehadiranmu di rahim Bunda nak "
ucapnya sambil mengelus perut Syaqina yang terbungkus gamis warna mint , hingga tanpa sadar lampu yang tadinya merah kini berubah hijau
" By... udah hijau tuh, kita udah di klaksoni sama yang di belakang "
" akh.. iya jadi kebawa suasana Sayang "
" ya udah fokus lagi nyetirnya , ntar dilanjut dirumah ngajakin dedeknya"
Shaka pun menurut dan saat sampai di kompleks menuju tempat tinggalnya mereka melewati tanah kosong yang terdapat dua pokok rambutan yang sedang berbuah lebat dan sudah tampak memerah, sebenarnya saat melintas tempat tersebut tadi sewaktu mereka berangkat Syaqina sudah tergoda dengan buah berbulu yang berwarna merah kekuningan itu, namun iya berusaha menahan hasratnya hingga saat melintas kembali Rasa pinginnya sulit untuk di tahan
" By... stop ! berhenti "
pekiknya dengan suara yang lumayan kencang dan mendadak hingga Shaka pun mengerem dengan dadakan beruntung tidak ada kendaraan di sekitar mereka karena ini jalan komplek perumahan.
" Sayang.. kamu kenapa ?"
tanyanya Saat Shaka telah berhasil menguasai kekagetanya
" itu... itu.. "
ucapnya sambil menunjuk dua pohon rambutan yang hampir terlewatkan
" itu ada pohon rambutan "
Shaka mengernyitkan dahinya mencoba merespon ucapan istrinya secepat mungkin
" kenapa memangnya dengan pohon rambutnya ?"
" By... itu , aku... "
" jangan bilang kamu menginginkan buah itu ?"
tanyanya dengan was was
" i...iya By aku pingin sekali makan buah rambutan itu "
ucap Syaqina dengan berhati - hati karena ia tahu jika tak mudah untuk mendapatkannya meskipun buahnya sangat lebat mengingat itu adalah tanah kosong yang tidak mereka ketahui pemiliknya, belum lagi pohon itu cukup tinggi dan besar akan sangat susah untuk bisa memetiknya
" kamu bercanda kan Sayang.. kamu nggak mungkin kan inginkan buah rambutan yang disana itu ?"
" hiks.. hiksss.. "
Bukanya menjawab justru Syaqina menangis sesenggukan, dan itu membuat Shaka kelabakan harus berbuat apa
__ADS_1
" Sayang kok kamu malah nangis sih Yang.. "
" By... kecambah kamu ini dari tadi kita berangkat sudah sangat menginginkan buah rambutan itu tapi kamu malah tidak mau mengambil kan nya "
" astaga.. Sayang kamu tahu kan itu pohon rambutan di tanah kosong dan kita sama sekali nggak tahu siapa pemiliknya, dan juga itu pohon tinggi dan besar banget pasti susah buat metiknya"
"terserah kalau kamu mau anak kamu nanti ileran"
jawabnya dengan mode marah
" ya aku nggak mau lah Sayang"
" ya kalau tidak mau cepetan ambilin sana "
" tapi gimana caranya sayang ?"
" ya itu urusan kamu mau pakai cara apa , aku nggak mau tahu "
lanjutnya lagi ketus
" masak iya sih Yang aku harus nyolong itu buah, gimana kalau ada yang lihat masak seorang Shaka Ibrani Darmawan Mahantara mencuri buah rambutan untuk istrinya yang lagi ngidam sih , kan nggak lucu bisa - bisa hancur reputasiku sebagai CEO di kerajaan bisnis keluarga Darmawan Mahantara "
" bilang saja kalau kamu nggak berniat menuruti permintaan kecambah mu ini "
" Sayang... tolong mengertilah "
" ya Sudah kita pulang ini permintaan kecambah kamu yang kedua dan kamu juga tak bisa mengabulkan, apa bedanya hamil yang pertama dengan sekarang sama - sama nggak di perdulikan"
Shaka pun mengacak dan menjambak rambutnya sendiri ternyata seperti ini menghadapi bumil muda rasa bersalahnya pun kembali muncul ketika dulu ia tak bisa menemani Syaqina saat awal mengandung putri pertama mereka. Tak ingin membuat kecewa istrinya kesekian kalinya Shaka pun segera turun dari dalam mobil dan berjalan menyeberangi parit kecil menuju pohon tersebut sambil celingukan kesana kemari berharap bisa bertemu seseorang yang bisa dimintai izin untuk meminta buah tersebut. sambil terus mencari cara untuk bisa mendapatkan buah tersebut karena jika harus memanjatnya itu sangat tidak mungkin karena Shaka sama sekali tak bisa memanjat pohon.
Hingga matanya melihat sebuah galah yang tergeletak tak berapa jauh dari pohon itu, dengan binar kebahagiaan iya pun segera mendekati bambu panjang itu.
" ah... kamu memang selalu beruntung Shaka tak bisa manjat Galah pun jadi solusi , maaf Pak Bu siapapun pemilik pohon rambutan ini saya bukan berniat mencuri tapi sekarang istri saya sedang mengidam buah rambutan ini jadi saya mohon izin untuk memetiknya beberap buah saja , tolong iklaskan ya "
Shaka pun terpaksa berbicara sendiri dan tak mau membuang waktu iya pun segera melancarkan aksinya dengan mengarahkan galah pada ranting buah dan dengan sekali petik iya sudah mendapatkan lumayan banyak, Shaka pun memungut buah yang telah iya petik dan menentengnya dan berniat segera pergi dari sana namun baru beberapa langkah tiba - tiba terdengar suara anjing menggonggong dan berlari kearahnya
Gugg
gugg
gugg
Anjing itu ternyata dipeliharaan untuk menjaga kebon tersebut dengan ditempatkan di sebuah gubuk kecil
" hah.. an.. anj**g itu mengejarku "
Shaka pun berlari dengan langkah seribu menuju mobilnya hingga kocar kacir dan segera masuk ke dalam mobil dengan nafas satu satu
" Astaqfillulah, By... jadi anjing itu mengejar kamu ?"
" hah.. hah... untung saja aku pernah menjadi juara lari saat SMP kalau tidak bisa habis aku di cabik cabik olehnya "
" hemmm... hebat banget sih kamu By.. sampai segitunya mewujudkan ngidamnya istri kamu "
__ADS_1
Syaqina merentangkan kedua tanganya dan segera memeluk suaminya yang kini terduduk dengan nafas ngos ngosan.