Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
115. Masih Flash Back


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu dengan kondisi keuangan keluarga yang semakin sulit, padahal kebutuhan dan biaya hidup tak mau lagi mengerti hingga pada akhirnya kondisi keuangan pak Damiri berada pada titik kritis sehingga Susan pun mengambil jalan yang salah.


Susan mulai menghubungi kartu nama yang di berikan Prasetyo beberapa bulan yang lalu ia menghubungi mantan kekasihnya itu untuk meminta pekerjaan di kantornya karena saat itu Pras merupakan anak tunggal pemilik perusahaan Prasetyo Company sebuah perusahaan yang bergerak di bidang textile yang saat itu sedang berkembang pesat.


Hingga pada akhirnya Susan pun bekerja sebagai karyawan biasa dalam perusahaan tersebut. Perasaan yang belum sepenuhnya kelar itu akhirnya kembali tumbuh seiring dengan intensitas pertemuan mereka yang cukup sering hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menjalin hubungan kembali dengan menjadi penghianat pada pernikahan dan pasangan mereka masing - masing.


Sampai akhirnya Susan kembali hamil sehingga Pras memutuskan untuk menyuruh Susan berhenti bekerja dengan gantinya ia menanggung biaya dan kebutuhan Susan serta calon bayi yang di kandungnya. karena Pras yang sangat menginginkan hadirnya seorang anak maka ia pun sangat over protective pada calon bayinya.


Hingga pada saat sang bayi berusia satu tahun istri Pras Monica kembali penyakitnya kambuh dan kini sudah menyebar hingga akhirnya Monica meninggal. Dan saat usia putrinya genap dua tahun Prasetyo pun tidak mau lagi berjauhan dari putrinya dan juga wanita yang telah memberinya putri kecil yang sangat cantik. Dan pada akhirnya ia pun memutuskan untuk meninggalkan suami Sahnya beserta putri pertamanya yang belum genap 5 tahun.


Dan akhirnya Prasetyo menikahi Susan setelah istrinya Monica meninggal , kemudian mereka berpindah ke Singapura setelah beberapa tahun mereka baru kembali lagi ke negara dan kota ini.


#flash back off


🍃🍃🍃


Chamila berjalan lesu menyusuri koridor Rumah sakit tempat Papi nya dirawat , wajahnya terlihat muram penampilan jauh dari biasanya yang selalu fress ,fashionable dan tampak glamour dengan barang- barang branded yang menghiasi body aduhainya.

__ADS_1


Make up nya sudah mulai luntur karena hampir seharian ini ia terus menangis menyesali dan merutuki nasibnya, kariernya hancur, perusahaan keluarganya bangkrut, Papi nya jatuh sakit.


" Chamila .. mau kemana kamu ?"


Suara bu Susan yang baru saja kembali dari musholla untuk melaksanakan ibadah sholat Asharnya.


" Mami... Mila mau pulang mau istirahat "


jawabnya dengan gugup


" iya Mi "


" kamu nggak aneh - aneh lagi kan ?, ingat kita sekarang sedang susah jangan lagi buat masalah , pikirkan kondisi kesehatan Papi kamu "


" iya Mi, iya lagi pula siapa sih yang mau aneh - aneh, kenapa sih Mami tuh kesanya membela banget sama perempuan kampungan itu seolah nggak rela banget kalau Mila sampai merebut Shaka dari nya "


" bukan begitu Mil , Mami hanya nggak mau kamu di mendapat masalah, kamu di cap sebagai pelakor. Cukup Mami yang tersiksa dengan image pelakor yang melekat pada diri Mami dan itu menyakitkan Nak, kemanapun Mami melangkah dimanapun Mami berada terutama dikalangan keluarga Papi kamu Mami selalu dicibir selalu di jadikan bahan bulyan "

__ADS_1


Bu Susan kini berkata dengan mata yang berkaca - kaca dan perasaan yang sangat tertekan


" Bahkan semenjak menikahi Mami perusahan Papi kamu juga mengalami penurunan omset karena sebagian besar perusahaan Papimu adalah aset keluarga almarhum istrinya sehingga keluarganya mengambil alih kembali dan hanya menyisakan anak perusahaan yang sampai kini dikelola Papimu sebagai rono gini "


" iya Mi Mila tahu itu "


" Mami harap kamu bener - bener berubah sekarang, nggak ada gunanya kamu mengikuti obsesimu untuk merebut Shaka kembali, sudah cukup mereka menghancurkan kita saat ini jangan kamu buat lebih parah lagi, Mulai sekarang Mami harap kamu bisa menjalankan perusahaan Papi kamu meski sekarang diambang kehancuran. setidaknya akan ada cara untuk menyelamatkanya dengan Saham Papi kamu sebanyak 55 % nya "


" Mila akan mencobanya Mi, sekarang Mila mau pulang istirahat dulu nanti malam balik sini lagi "


" Baiklah, hati - hati dijalan ya Nak "


Gadis berperawakan tinggi semampai itupun melenggang meninggalkan Rumah sakit dan langsung melajukan Mobilnya menuju rumah kediaman orangtuanya. karena semenjak Kariernya hancur Chamila pun keluar dari apartement yang merupakan fasilitas dari Aqency yang mengontraknya secara exlusive dan setelah ia dipecat tentu semua fasilitas itu juga ditarik kembali.


Chamila Jehana Prasetya


__ADS_1


__ADS_2