Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
35. Sakit


__ADS_3

Jam mata kuliah ke dua sudah berakhir Syaqina yang dari tadi sudah merasakan badannya kurang fit kini bertambah semakin menjadi bahkan dia merasa badanya menggigil, kepalanya pun terasa pusing.


kenapa ya kok kepalaku pusing gini, mana dingin banget rasanya nih badan


batinnya lirih sambil memesan teh manis hangat di kantin, sementara Tiara teman sekaligus sahabatnya satu kelas tampak clingak clingak mencari keberadaan dirinya yang tiba - tiba nyelonong ke kantin begitu saja tanpa pamit setelah pergantian mata kuliah


"woey... main kabur saja kenapa sih ?"


"sorry Ra tadi gue buru -buru aku lagi nggak enak badan nih kepala aku pusing banget nih, ini juga dingin banget rasanya badanku, makannya aku langsung ke kantin pesan teh manis hangat"


"loh.. kamu beneran sakit lo ini badan kamu panas nih "


Tiara meletakkan punggung tangannya di kening dan pipi Syaqina yang terasa lebih panas.


" ini wajah kamu juga pucat gitu, udah yuk.. aku antar pulang ?"


"tapi.. ntar repotin kamu ?"


" udah nggak usah ngebantah kali ini ayokò buruan aku antar, kamu tunggu di parkiran aku ambil tas kita sekalian minta izin sama anak -anak buat disini ke Dosen nanti "


Syaqina pun hanya bisa pasrah dan menurut kali ini, karena memang badan ya benar - benar sangat lemah saat ini. Tak berapa lama Tiara datang membawa tas Syaqina dan juga jaket miliknya


" nih pakai dulu jaketmu, ada helm cadangan kan di dalam jok ?"


"iya ada, tapi kamu aja deh Ra yang pakai jacket kan kamu yang di depan ntar kamu kedinginan "


"please deh,.. sya kamu tuh lagi sakit masih juga mikirin aku yang sehat wal afiat gini, udah buruan nanti kamu tambah sakit lagi , atau kamu mau kita mampir ke dokter dulu "


"apaan sih kamu Ra lebay banget, aku tuh kayaknya cuma masuk angin atau demam aja ntar minum sirup herbal orang pintar juga langsung sembuh, kita langsung pulang saja "


"ya.. ok deh siap boss "


Tiara pun melajukan motor matic kesayangan Syaqina menuju perumahan Elite Mirabella Paradise komplek elite para kolomerat, Tiara tak begitu heran karena Syaqina sudah menceritakan tentangnya yang dinikahi anak kolomerat terkenal di negara ini. sekitar 25 menit mereka pun telah sampai di pagar rumah tiga lantai bergaya arsitektur modern dengan cat putih berpadu silver Tiara pun mengikuti arahan Syaqina untuk memarkir ditempat biasanya, dimana berjejer mobil -mobil mewah dan juga beberapa mobil sport keluaran terbaru.


" busyet dah Sya.. emang ya kalau Sultan mobil berjejer udah kayak di showroom saja, aku heran sama kamu kenapa juga kamu mau - maunya ke Campus naik motor matic kayak gitu kenapa nggak minta salah satu dari mobil yang berjajar itu "


" itu kan yang punya mertuaku Ra mobil lakiku ada dua sih tapi aku kan nggak pandai bawanya, sebenarnya udah berkali -kali sih ditawari pakai supir tapi aku lebih nyaman dengan motor itu, lagian itu motor penuh menahan Ra "


" iya.. deh suka - suka kamu lah yang penting kamu happy "


"udah yuk masuk badanku udah nggak karuan nih rasanya "


Syaqina pun mengajak Tiara untuk segera masuk ke dalam Rumah. meskipun cukup tercengang dan terheran -heran setelah masuk kedalam rumah dengan perabotan dan dekorasi yang serba mewah , namun Tiara tidak mau terlihat norak dan udik sehingga dia bersikap biasa saja cukup di garasi tadi tercengangnya.


"silahkan duduk Ra... "


Syaqina merebahkan dirinya di sofa ruang tamu, tak lama bik Minah dengan tergopoh menghampiri Nyonya mudanya diruang tamu

__ADS_1


"loh.. kok tumben non Syaqina sudah pulang to ?"


tanyanya setelah mendekat


" iya bik lagi kurang enak badan makanya ini diantar temen saya , kenalin bik temen Syaqina namanya Tiara "


" halo.. bik saya Tiara "


"bik Minah non.. waah cantik sekali ya non Tiara , kalau den Mahesa dirumah pasti bakal kesengsem nih "


" bibik bisa aja "


jawabnya Tiara sambil tersenyum


" hushh.. bibik nih ada- ada saja "


" kan biar Den Mahes tidak jadi Jones kayak yang nyonya bilang tadi pagi Non "


" bukan Jones bik tapi Joppy alias jomblo happy "


"ini kalian lagi bahas apaan sih kok sampai cekikikan gitu ?"


Tiara merasa tidak paham dengan pembahasan Syaqina dengan bibik Minah


"itu tadi kami lagi ngomongin Kakak iparku, orangnya ganteng banget lo Ra masih Jomblo lagi "


" ya mana tahu cocok ya Bik..?"


" hemmm... kayaknya cuma kamu deh yang bakal seberuntung kayak di cerita Cinderella, orang biasa di peristri Pangeran "


" kamu apaan sih Ra , yang namanya Jodoh, Rejeki, Maut sudah diatur sama yang di atas "


" ya deh... aminkan saja ?"


" oh iya, Bik.. tolong bikinin minuman Tiara dan Sekalian buatin minuman wedang jahe pakai madu ya mbok sama di kasih sedikit Lemon yang hangat "


" ok.. siap non, kalau gitu bibik ke dapur dulu "


" Sya.. beneran nih kamu nggak apa - apa ? tapi muka kamu pucat banget loh "


" iya gak aku baik - baik saja paling cuma kecapekan saja ntar dipakai istirahat juga sembuh "


Terdengar suara mobil memasuki area parkiran dan tak lama kemudian terdengar suara langkah memasuki rumah


" lho... Syaqina kok tumben sudah pulang jam segini ? terus kenapa kamu lemes dan pucat gitu kamu sakit ?"


" iya kak ini sedikit pusing sama demam, makanya pulang diantar temenku , kenalkan kak ini temen Syaqina namanya Tiara , Tiara ini kakak ipar kak Mahesa "

__ADS_1


" emhh.. Tiara kak ?"


" Mahesa "


keduanya pun bersalaman meskipun Tiara tampak grogi dan malu -malu akhirnya mereka pun berkenalan juga akhirnya


" kamu udah kasih tahu Shaka kalau kamu sakit ?"


" nggak.. perlulah kak orang cuma sakit biasa dhoank kok, ntar malah ganggu dia lagi, Syaqina sudah terbiasa seperti ini kak dipakai istirahat nanti juga hilang "


" ya.. terserah kamu sajalah "


Mahesa pun melirik ke arah Tiara yang terlihat ngedumel sendiri sambil memainkan handphonenya


" aduh... pakai acara lowbat lagi "


ucapnya lirih namun terdengar oleh Syaqina dan Mahesa


" kenapa Ra ?"


"aduh Hand phone ku lowbat nih Sya bunda pasti khawatir banget nih, bisa minta tolong order in ojek on line buatku sya "


pintanya dengan wajah puppy eyes nya, membuat siapa saja yang melihat bakal gemes dan iba. baru Syaqina mau mengeluarkan hand phone dari dalam tas Mahesa sudah lebih dulu mencegahnya


" nggak perlu order in Ojol biar aku antar saja, kamu kan tadi udah anterin adek iparku, nanti sekalian saya jelaskan dengan Bunda kamu"


" beneran kakak mau tolong in antar Tiara pulang ? makasih banget ya kak Syaqina tak enak hati dengan bunda nya Tiara pasti udah khawatir banget jam segini belum pulang mana HP nya tidak aktif lagi. "


" iya kakak tahu harus bagaimana mengatasinya "


" ta..tapi nanti ngerepotin biar saya naik Ojol saja ga apa - apa kok , bunda pasti ngerti lah kalu di jelasin "


" santai saja.. udah yuk nanti keburu sore "


Mahesa pun meletakkan jas nya di sofa dan menyisakan kemejanya serta dasy nya.


" iya udah buruan pulang tuh, tenang nggak usah takut gitu kak Mahes tuh nggak gigit "


" duluan ya Sya, kamu istirahat biar cepet sembuh dan pulih "


" iya tenang saja aku baik - baik saja kok"


Tiara pun berpamitan dan berakhir dengan saling memeluk dan cipika cipiki, Syaqina segera beranjak ke kamarnya untuk beristirahat.


* bersambung ....


Terimakasih yang sudah membaca cerita ku semoga suka dengan ceritanya🤲 mohon maaf jika banyak Typo atau pun alur cerita yang tidak sesuai. AUTHOR mohon dukungannya untuk like dan comentnya🙏🏻🙏🏻😍

__ADS_1


__ADS_2