
Jarum jam masih menunjuk angka 06.30 Syaqina sudah bersiap untuk bekerja, penampilannya hari sangat berbeda iya menggunakan gamis yang formal model dalam tanpa lengan berwarna pach dan outer berbentuk blazer berwarna coklat susu dengan kemudian memadukan dengan jilbab pasmina berwarna senada dengan outernya. kemudian menggunakan sepatu dengan tumit setinggi 5cm, membuat penampilanya terkesan anggun.
setelah dirasa cukup ia pun segera melangkah keluar pintu dan seperti biasa ia selalu mampir terlebih dulu ke Kamar Rissa mengajak Rissa bareng meski hanya sampai parkiran, karena arah dan tempat bekerja mereka yang berbeda.
"Sya, aku duluan Ya, semangat kerja Ya dan hati - hati ya kerjanya ingat, jaga si utun dengan baik, jangan lupa makan ya "
"iya.. bawelku, kamu juga jangan lupa hati - hati dijalan "
merekapun akhirnya berangkat pada tujuan masing - masing
Di Kantor 🍂
"selamat pagi Pak?"
Syaqina sedikit membungkukkan badan ya pada seorang Lelaki yang kira - kira berumur 45 tahunan itu, beliau adalah Pak Rudy kepala bagian Administrasi yang akan menjadi atasan Syaqina nantinya karena Syaqina ditempatkan di bagian administrasi meskipun hanya sebagai staf biasa namun itu sudah lebih dari cukup karena Syaqina melamar menggunakan ijazah SMA karena memang ia masih kuliah dan baru semester V dan sudah seminggu ini ia absen dari kuliah karena peristiwa kaburnya dia dari Kediaman Darmawan Mahantara membuat sulit bergerak dengan bebas karena ia tahu pasti Shaka dan orang - orangnya pasti akan terus mencari keberadaannya.
"selamat pagi, Syaqina selamat bergabung di devisi kami semoga kita bisa menjadi Tim yang solid"
" terimakasih pak saya akan selalu melakukan yang terbaik pak "
"baiklah sekarang silahkan kamu langsung ke meja kerja kamu dan Silvi tolong bantu Syaqina kalau ada yang belum kamu paham tanyakan saja pada Silvi dia senior di devisi kita "
"hay... perkenalkan aku Silvi "
perempuan yang lumayan cantik dengan gigi gingsulnya menambah manis ketika tersenyum dengan ramahnya ia menyodorkan tangannya mengajak bersalaman Syaqina.
" iya mbak perkenalkan juga saya Syaqina "
merekapun saling menautkan tangan dan saling bersalaman, sesaat merek pun mulai berinteraksi membahas mengenai pekerjaan yang akan Syaqina kerjakan dan Silvi pun memberikan arahan dengan sabar karena memang Silvi merupakan pribadi yang sangat baik meski telah bekerja di kantor ini sudah hampir 5 tahun namun ia tak pernah menunjukkan senioritasnya pada karyawan baru, justru ia tampak ramah.
tanpa terasa Syaqina sudah bekerja selama setengah hari dan sejauh ini iya merasa nyaman karena memang di bagian Administrasi ada 5 orang yang semuanya sejauh ini relatif baik meskipun dengan karyawan baru.
"lah... udah waktunya makan siang ayok kita istirahat dulu "
Suara Jody mengingatkan teman - temanya bahwa sudah tiba waktunya makan siang
" iya nih kita istirahat dan makan siang dulu"
sambung perempuan bernama Gita
__ADS_1
" Syaqina.. ayo kita istirahat dan makan siang dulu"
mbak Silvi menghampiri meja kerja Syaqina yang saat itu masih fokus dengan layar komputer nya
"iya mbk"
Syaqina pun segera mematikan komputer nya dan bergerak mengikuti kelima seniornya berjalan menuju kantin. perusahaan ini benar -benar memfasilitasi seluruh karyawannya dengan baik seperti menyediakan makan untuk karyawan di kantin dengan menu yang terbaik dan sesuai dengan standar.
Setelah mereka mengambil makanan sesuai selera mereka, kemudian membawa nampan ke meja yang telah tersedia.
merekapun makan sambil berbincang
"of iya Syaqina kamu tinggal dimana ?"
tanya Mbak Silvi
" di perumahan Rosesella Garden nge kos sih mbak "
" memangnya kamu bukan asli sini ?"
Silvy bertanya
"orangtua saya asli sini kok mbk cuma saya keturunan jawa, tapi mereka sudah tidak ada, saya sebatang kara, dan karena dulu ada sebuah insiden akhirnya rumah kami disita"
Sonya menimpali dan mereka berempat tampak begitu peduli dengan keadaan teman baru mereka yaitu Syaqina. sementara Syaqina hanya tersenyum
" iya Sonya betul tuh disini tuh gajinya lumayan untuk kelas karyawan biasa seperti kita , asalkan kita pandai-pandai mengelola keuangan saja"
Mas Arnes pun ikut menambahkan
" tapi Sya ngomong - ngomong kok saya perhatikan kamu pakai cincin kawin emang kamu udah menikah ?"
pertanyaan Jody membuat Syaqina gelagapan bingung nggak tahu harus menjawab apa
"santai aja lagi Sya.. disini tuh bebas kok walaupun kita udah nikah tapi tetep saja bisa bekerja dan berkarir yang penting status kita nggak menganggu pekerjaan kita"
tak disangka jawaban Gita membuatnya bernafas lega dan ia bisa berterus terang tanpa harus menyembunyikan statusnya yang sudah menikah
"emm.. iya aku memang sudah menikah "
__ADS_1
"Serius lo ??!!"
suara Arnes terdengar syok matanya membulat sempurna bibirnya pun tampak melongo
"yah... apes nih bakalan ngejomblo lagi deh , patah hati gue Gaess...padahal gue tadi seperti baru ngerasain yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama "
Arnes yang memang masih jomblo mengaku jika tadi dia terpesona dengan Syaqina meskipun baru pertama kali melihatnya langsung menjadi bahan bulian teman - temanya yaitu, Jody, Silvi dan juga Sonya
" terus... suami kamu kerja Apaan?"
Sonya sepertinya siap menginterogasi Syaqina selayaknya detektif
"kerja jadi karyawan juga "
jawab Syaqina asal
"dimana ,nama perusahaanya Apa ?"
Sonya kembali mencecar pertanyaan untuk Syaqina
" Di... DM corp "
"wow.. keren dhonk itu kan perusahaan paling bonafid di Negeri ini, dan kalau tak salah perusahaan itu masih satu induk dengan perusahaan tempat kita bekerja ini "
"mungkin saja kan perusahaan ini cuma anak cabang"
Sonya dan Jody saling mendukung argument mereka tentang perusahaan ini, sementara Syaqina hanya terdiam dan berusaha berpikir masa bodoh, selama ia tidak bertemu langsung dengan keluarga Shaka itu pasti aman untuknya, dan tidak mungkin juga ia akan mengundurkan diri mengingat ia baru saja tanda tangan kontrak kerja selama 2 tahun.
Syaqina berusaha menjalani semuanya dengan serilex mungkin ia tak mau terlalu banyak beban pikiran karena sekarang iya sedang mengandung iya tak ingin pikirannya berpengaruh pada janin yang iya kandung saat ini. ia sudah sangat beruntung masih dipertemukan dengan orang - orang baik yang begitu membantu dan memberikan kemudahan, ia mendapatkan pekerjaan dan juga teman - teman yang baik yang mendukungnya meski teman kerjanya tidak mengetahui yang sebenarnya dengan nasib rumahtangga Syaqina saat ini.
Terimakasih untuk yang sudah setia mengikuti cerita ku, terimakasih tak terhingga juga untuk yang sudah mendukung semoga kita bisa saling menebar manfaat dan kebaikan.
jangan lupa
LIKE ❤
komentar
dan Vote nya..🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
mampir juga ke karya temenku ya READERS