Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
66. Anniversary


__ADS_3

" Yan... sebenernya siapa sih pemilik novel yang tertinggal tadi ?, kok aku ngerasa nggak asing sama tuh novel, dan aku sering liatnya tapi dimana ya ?"


" punya istri kamu mungkin"


jawab Riyan singkat sambil mengunyah makanannya


" lagian tuh novel kayak gitu kan banyak yang punya "


" iya sih,.. coba saja tadi kamu nggak pelit pasti nggak penasaran kan dia Yan "


" sorry.. bro bukannya pelit tapi temenku tuh orangnya nggak suka barang pribadinya disentuh.orang sembarangan apa lagi yang nggak dia kenal, aku kan harus menghargai privasi dia Bro"


Drrtttttt


Drtttttttt


Drrrttttt


suara Handphone Riyan berbunyi


"Tuh kan yang diomongin telphon, sebentar ya Bro angkat dulu "


" Assalamualaikum iya Sya.. ada apa?"


" -------"


" iya tenang udah aku simpan kok, tapi di ruang kerjaku"


"-------"


" udah aman kok, Bay the way udah sampai.rumah sakit?"


"--------"


"terus gimana keadaan si baby ?"


"-------'"


"alhamdhulillah, yaudah jagan lupa makan siang, terus istirahat "


"------"


" waalaikumsalam "

__ADS_1


" duhhh... perhatian gitu ya sama bini orang"


ucap Mahesa sambil cengengesan


" jadi makin penasaran sama tuh cewek "


" udah besok aku kenalin sama kalian pas di Anniversary Perusahaan jadi biar kalian nggak mati penasaran "


" awas saja besok nggak di kenalin "


" udah.. tenang "


Merekapun menghabiskan makan siang dengan bicara ngalor ngidul sampai akhirnya mereka menyudahi dan beranjak dari cafe tersebut.


🍁🍁🍁


Pesta Anniversary


Meski dengan berat hati malam Syaqina akhirnya pun menghadiri perayaan Anniversary Perusahaan yang ke 5 tahun, sebenarnya Syaqina sangat malas untuk pergi tapi berkat bujukan dari teman - teman satu devisinya, dan permintaan Riyan yang waktu itu menang pada saat makan Bakso di Bukit Bintang mau tidak mau akhirnya ia pun datang.


Pertimbangan karena dia sedang hamil besar pun itu ditolak mentah - mentah oleh teman - temannya, pasalnya ini adalah perayaan ulang tahun perusahaan yang sekaligus di gabung dengan perayaan perusahaan untuk yaitu DM corporation karena waktunya yang hanya berbeda beberapa hari maka pihak perusahaan akhirnya bersepakat untuk menjadikan satu perasaannya sehingga acara ini benar - benar sangat meriah.


Siangnya diadakan Fammilly gathering yang diadakan di resort keluarga Darmawan Mahantara dan diikuti oleh hampir semua Staff dan karyawan perusahaan namun dengan pertimbangan kondisi fisik Syaqina yang mungkin akan kelelahan maka ia hanya ikut di acara malamnya saja.


Riyan yang saat itu menggunakan kemeja berwarna hitam dengan celana senada dan jas bermotif kotak - kotak kecil berwarna silver membuatnya terlihat sangat tamfan


"Yan....ayok berangkat tadi kata mu kita hampir telat nih"


Riyan masih speecless


" masyaallah cantik sekali kamu Syaqina kalau kayak gini gimana mungkin gue bisa move on.dari lo dan berpaling ke cewek lain "


batinya terus bergejolak tak henti -henti memuji kebesaran Tuhan dengan maha karya terindahnya


"Yan !"


hingga akhirnya sebuah tepukan di bahu Riyan baru memulihkan kesadarannya


" eh... sorry..sorry iya ayo kita berangkat"


dengan cekatan Riyan pun membukakan pintu mobil dan juga membantu memasang safety belt


" nggak usah Yan aku bisa sendiri kok "

__ADS_1


" udah kamu tolong diem ya "


" malam ini kamu tuh layaknya tuan putri jadi semua biar aku yaang melayani, karena kan aku yang ngajakin kamu pergi ke pesta Anniversary ini, so... keselamatan, kenyamanan, dan keamanan kamu malam ini aku yang nanggung "


" ihh... lebay banget sih, aku tuh perempuan kuat bukan perempuan menye-menye jadi kalau cuma pergi ke pesta seperti itu nggak akan ada masalah denganku , bahkan angkat galon air saja aku kuat kok"


setelah memasangkan safety belt Riyan pun berputar menuju pintu kemudi dan segera menjalankan kendaraannya berhubung jaraknya tempat acara dari rumah pusat kota butuh waktu sekitar satu setengah jam dan saat sekarang sudah jam 17.00 dan acara di mulai pukul 19.00


" oh iya tadi kamu bilang kamu bukan perempuan menye-menye dan nggak masalah kalau pergi ke pesta berarti kemaren ogah - ogahan aku ajak pergi itu cuma alasan kamu saja dhonk ?"


Syaqina tampak malu tanpa iya sadari terjebak dengan omongannya sendiri


" hehee... ya nggak juga sih, cuma aku malas saja Yan pergi - pergi ketempat ramai gitu"


" tapi kan cuma sesekali saja Sya "


" iya deh pengecualian malam ini karena yang maksa pak Boss maka sebagai karyawan yang baik saya nurut deh"


" nah.. kalau gitu kan cakep "


keduanya pun akhirnya terkekeh dan perjalanan terasa begitu cepat hingga akhirnya Riyan memarkir mobilnya dengan baik di asean parkir yang telah disediakan.


Pesta malam ini diadakan secara mewah dan meriah di Ballroom Hotel berbintang lima aneka hidangan tersaji dengan mewahnya mulia dari kue-kue yang lezat, minuman, dan juga berbagai dissert semua ada disana


" kamu sudah siap ?"


tanya Riyan pada Syaqina yang masih berada di dalam mobil


"Iya ready kok"


Riyan pun bergegas turun dari balik kemudi dan menutup pintu kemudian bergantian membuka pintu yang di duduki Syaqina


" ok.. silahkan tuan Putri "


ucapnya sambil mengulurkan tanganya untuk dijadikan tumpuan untuk turun dari dalam mobil. Syaqina pun terpaksa menerima ukuran tangan tersebut. dan merekapun perlahan mulai berjalan menuju tempat acara berlangsung.


penampakan Syaqina di malam pesta



penampakan Riyan


__ADS_1


__ADS_2