Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
77. Di taman komplek


__ADS_3

Suara Adzan subuh yang berkumandang dari masjid komplek perumahan itu mengusik Shaka yang tengah terbuai mimpi indahnya, matanya mengerjap kemudian setelah pandangannya kembali normal ia pun melirik pada istrinya yang masih meringkuk dalam pelukannya Shaka tersenyum tipis mengingat kejadian semalam, kemudian dipeluknya tubuh wanita yang sedang hamil besar itu di kecupnya kening datarnya dengan perlahan hingga Syaqina pun terusik dari tidurnya.


" emmmhh... Mas udah subuh ya ?"


" iya sayang, mau sholat berjamaah ?"


" tentulah kan kamu tuh imamku "


mendengar jawaban itu Shaka jadi tersenyum penuh arti


" bangun yuk mandi terus sholat "


Syaqina sudah mulai bangun dari tempat tidurnya meski dengan susah payah


" tunggu biar aku bantu "


seru Shaka sambil membantu istrinya bangkit dari tempat tidurnya dan merekapun duduk di tepi ranjang dengan kaki menjuntai ke bawah, namun sepertinya mereka melupakan sesuatu keduanya dalam keadaan tak beres, berhubung semalam mereka melancarkan aksi iyaa iyaa nya hingga mereka melupakan pakaian mereka, Shaka hanya memakai dalaman sementara Syaqina hanya dililit selimut


" hah... baju ku mana Mas ?"


tanya Syaqina setelah menyadari keadaan dirinya


" uppss maaf sayang "


Shaka pun memunguti baju mereka tanpa malunya meski hanya memakai dalaman dan itu membuat Syaqina merasa malu dengan tingkah konyol suaminya


Shaka pun membuka lemari dan mengambilkan handuk untuk istri tercintanya


" mandi yuk sayang, keburu subuhnya habis nanti "


" Ya udah aku duluan Ya:


" kok duluan?"


" ya iyalah masak mau barengan yang ada nanti bukannya kita mandi malah..."


" nggak janji deh nggak macam - macam "


" janji ya ?, kalau sampai macam - macam ntar malam nggak ada jatah lagi "


" asyik berarti tiap malam ada jatah dhonk sayang ?"


" hilihh giliran denger itu langsung saja semangat "


" iya udah buruan kita mandi terus sholat "

__ADS_1


Merekapun akhirnya mandi bersama dan Shaka menepati janjinya kalau mereka hanya mandi bersama Setelah selesai merekapun melaksanakan kewajiban subuhnya berjamaah.


" sayang.. kita jalan pagi yuk sekitaran kompleks "


" heee.. emang kamu mau nemenin?"


" ya maulah kan aku udah bilang mau menjadi suami siaga , jadi sekarang setiap pagi aku usahakan buat temen kamu jalan pagi, kan kamu harus perbanyak jalan kaki dan olah raga ringan kata dokter Clara kemaren "


" kalau itu sih, kemaren - kemaren di Kosan juga tiap pagi jalan pagi terus "


" ya udah kita siap - siap , tak jauh dari sini ada taman kok nanti kita bisa sekalian beli sarapan pagi disana banyak yang jual makanan "


" baiklah kalau gitu Syaqina ambil jilbab dulu ya "


Mereka pun mulai berjalan menyusuri jalanan komplek yang juga ada beberapa orang sedang melakukan jalan pagi


Shaka terus saja berjalan sambil mengandeng tangan sangat istri hingga membuat Syaqina protes


" Mas.. kalau gan dengan terus kayak mau nyebrang gini kapan olah raganya, kan aku juga butuh peregangan toh tanganya"


" heee...Hehee iya yach kamu bener maaf... habisnya Mas takut kamu kabur lagi "


"mulai deh ... emang mau kabur kemana lagi sih Mas perut udah segede ini, ntar kalau tiba-tiba lahiran siapa yang mau ngurusin "


" kali aja masih ada niat,.. kamu kan gini - gini banyak yang naksir, buktinya Mahesa dan Riyan saja naksir berat sama kamu, nggak Mahesa nggak Riyan semua sudah move on dari kamu , bahkan Mahesa dua rela nggak pernah pacaran sampai berumur 25 tahun karena masih menyukai dan mengharapkan kamu , Riyan juga dari SMA sampai sekarang nggak berani deket dan kenal wanita karena nggak bisa move on dari cinta pertamanya , jadi bisa di pastikan di luaran sana banyak orang yang mengharapkan bisa memilikimu "


" iya deh, lagian nggak ada yang bisa dan boleh miliki kamu, selain Aku Shaka Ibrani Darmawan Mahantara kamu itu cuma milik aku "


" isshh lebay .. dasar Papa papa BUCIN "


" kan bucinya sama istri sendiri sah sah saja kan "


" iya deh asal kamu happy saja "


tanpa terasa merekapun sudah berjalan cukup jauh dan kini sudah berada di taman komplek yang lumayan ramai meski hari ini hari senin mengingat masih sangat pagi jadi banyak dari mereka menyempatkan berolahraga terlebih dulu sebelum menjalankan rutinitasnya.


" sayang .. duduk sana yuk, sekalian kamu pingin makan apa ? pasti kamu udah lapar kan ? kesayangan Daddy pasti udah lapar banget "


ucap Shaka sambil mengelus perut itu dengan penuh kasih sayang hingga membuat yang di dalam terusik dan menendang perut Mommy nya.


" auuhhh.. kok kamu malah nendang Mommy sih sayang ? apa kamu beneran lapar ?"


" sayang kamu nggak apa kan kamu ok kan ?"


" iya aku ok kok sepertinya si baby udah hafal dengan tangan dan suara Daddy nya setiap diajak ngobrol langsung memberikan respon "

__ADS_1


" alhamdulillah,.. aku janji kalau aku akan mengganti setiap airmata kesedihan kamu kemaren dengan kebahagiaan "


" akhh... so sweet banget sih sekarang Daddy kamu udah makin pinter godain Mommy kamu sayang "


"sayang... makasih ya "


" iya sama - sama "


Shaka pun beranjak dari duduknya dan berniat mencarikan air minum dan makanan untuk Syaqina , lelaki gagah rupawan itu pun mendekati sebuah gerobak penjual makanan dan membeli 2 botol air mineral dan tak lupa memesan 2 bungkus Nasi uduk "


Sementara Syaqina terlihat sangat menikmati udara segar taman ini karena disini dibuat taman hijau yang di gunakan sebagai paru - paru kompleks selain itu di taman ini juga di bangun berbagai fasilitas umum seperti sarana olahraga, area bermain anak dan juga ada mushola kecil disana. bahkan di sekitaran kompleks juga tersedia sebuah supermarket yang cukup lengkap menjual segala kebutuhan rumahtangga. Shaka memang termasuk suami yang cukup perhatian ia berusaha memberikan segala yang terbaik untuk keluarga kecilnya nanti.


Tak berapa lama Shaka datang membawa tentengan kantong plastik berisi air mineral dan juga nasi uduk.


" maaf ya lama , nih minum dulu "


" nggak kok Mas, makasih ya "


ucap Syaqina sambil meraih botol air mineral yang sudah dibuka kan oleh suaminya, kemudian dengan perlahan ia ya meminumnya hingga tinggal setengah


" haus buk ?"


goda Shaka sontak membuat Syaqina tersenyum manis menampakkan lesung pipinya yang semakin menambah manis dengan pipi yang terlihat lebih chubby mengikuti berat badanya yang juga ikut bertambah hampir 8 kg


Shaka pun terus memandangi wajah dan senyuman istrinya yang sangat manis itu,


" udah jangan lama - lama lihatnya ntar makin BUCIN susah ngobatinya "


" habisnya kamu manis sih sayang... "


" apa lagi kalau manis ntar bisa diabetes "


" nggak apa deh, rela kok kena diabetes cintanya kamu "


" isshh makin Gaje deh kamu "


Shaka pun terkekeh puas mengoda istrinya dari tadi


" tuh nasi uduknya mau dimakan disini atau dirumah ?"


" dirumah aja yuk kita pulang udah jam 06.30 nanti kamu telat lagi kerjanya "


" ya udah kita pulang kalau begitu, nanti setelah meeting Mas jemput kamu kita belanja keperluan Baby untuk dekorasi kamar dia ya "


" iya deh,.. terserah kamu saja Mas "

__ADS_1


Merekapun kembali berjalan untuk kembali ke rumah mereka yang berjarak sekitar 300 meter dari taman kompleks


Selamat pagi every badeh.... salam sehat selalu ya,.. terimakasih untuk yang setia menunggu up ku jangan lupa dukung terus ya, like❀, komentar, jadikan favorit dan jangan lupa vote nya.πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


__ADS_2