
Perlahan Shaka sudah mulai tenang dan sudah mulai bisa berpikir dengan jernih, meskipun hatinya masih bergejolak karena menghawatirkan keberadaan anak dan juga istrinya saat ini, Namun ia ingat kembali dengan ancaman dari Papanya jika ia harus membawa Anak dan istrinya kembali jika ingin dimaafkan.
Shaka pun menatap ke arah Rega berharap sahabat dan juga asisten pribadinya itu bisa membantunya dalam pencarian menemukan Syaqina dan bayinya.
" Ga... "
" hemm "
Rega yang saat itu tengah duduk sambil memejamkan matanya di sofa kamar Shaka
" eh.. kok Elo malah enak - enakan tidur sih, nggak liat apa orang lagi puyeng gini "
" terus gue harus ngapain ?? ikut Elo mondar mandir kayak setrikaan aja udah bikin gue makin pusing tahu makanya gue milih merem "
"huh dasar lebay loh,.. bantuin gue cari bini gue dhonk "
" Elo yakin udah kuat, nggak linglung lagi kayak tadi, gue ogah ya kalau sampe elo kayak tadi ntar bisa - bisa elo pingsan di jalan lagi "
" bawel banget itu mulut, denger ya aku tuh udah pulih tadi tu gue syok, gue terlalu takut kehilangan mereka, gue juga merasa bersalah sama Syaqina "
" ok.. kalau emang kamu udah baik - baik saja kita pergi sekarang cari mereka "
Rega pun berdiri dan segera mengajak Shaka untuk pergi mencari keberadaan anak dan istrinya.
" kalian mau kemana ?"
suara Bariton yang sangat familiar di telinga kedua sahabat itu,
__ADS_1
" kita mau mencoba cari Syaqina Bro "
Melihat Mahesa yang datang wajah Shaka langsung berubah gelisah dan seperti ada aura ketakutan, apalagi saat menatap wajah Mahesa yang tampak menyimpan amarah dan kekecewaan pada dirinya membuat nyali Shaka menciut karena dia tahu pasti jika soal Syaqina pasti Mahesa tidak akan main - main karena Syaqina sudah ia anggap seperti adiknya sendiri terlepas dulu adanya sebuah perasaan antara mereka dimasa lalu.
" bisa kamu jelaskan padaku Shaka apa yang sudah kamu lakukan pada istrimu ?"
" Ma.. maaf kak iya aku memang bersalah , aku tak berani jujur sekali lagi aku udah kecewakan dia kak "
Bughh
Bughh
Bughh
" argghh "
" itu yang pantas kamu dapatkan dari seorang kakak yang adiknya udah kamu sakiti terus - terusan "
" Gue memang salah Kak, gue memang pengecut tapi semua itu karena aku tak ingin membuat dia terluka jika tahu hubungan masa laluku "
" lalu kamu memilih dia tahu dengan sendirinya seperti itu, kamu memang suami pengecut Shaka harusnya kamu berpikir kejujuran dalam rumah tangga itu hal paling mutlak , jika saja kamu bisa jujur sejak awal Syaqina pasti juga bisa mengerti dan dia tidak akan merasa di bohongi, kalau sampai terjadi hal buruk pada adik dan keponakanku aku tidak akan pernah mengampunimu "
Mahesa tampak emosi dengan kekesalan yang memuncak menghadapi adiknya yang tak juga menunjukkan sisi dewasanya
" ya udah sekarang akan lebih baik kita mencari Syaqina sebelum malam karena kasian dengan baby Queen jika kita mereka masih di luaran sana "
Rega pun berhasil menenangkan keadaan dan membuat dua saudara kandung itu melunak. Mereka bertiga akhirnya berangkat dengan Rega sebagai supir , Mahesa duduk di bangku tengah sementara Shaka duduk disamping kemudi dengan Rega.
__ADS_1
" kita mulai pencarian dari mana dulu nih ?"
tanya Rega
" kontrakan yang dulu pernah ia tinggali "
suara Mahesa langsung menjawab dan mendominasi proses pencarian
" Ga, gue mau semua proyek dan kerjasama dengan perusahan Prasetyo kamu batalkan, aku akan memberi pelajaran pada perempuan itu, aku juga sudah menyuruh orang ku untuk menghancurkan kariernya, dan aku juga harus membuat perusahaan Ayahnya hancur agar dia tidak main - main lagi denganku "
Suara Shaka kali ini terdengar mengerikan karena ia seperti menahan amarah yang memuncak
" Elo yakin Ka bakal lakuin hal itu ?"
tanya Rega merasa tak yakin dengan keputusan sahabatnya pasalnya ini bukan keputusan main - main kalau hanya menghancurkan karier Chamila sebagai photo model dan bintang iklan masih wajar , namun ini menghancurkan perusahaan Papa Chamila yaitu pak Prasetyo pemilik Pars. company memang tak sulit bagi perusahaan DM corporation melakukan itu karena memang Pars company memang sangat bergantung dengan perusahaan keluarga Darmawan Mahantara hanya dengan membatalkan kerja saham dan menarik saham sebesar 45% dari perusahaan milik keluarga Chamila sudah dipastikan perusahaan itu akan hancur .
" setelah semua ini terjadi kamu baru akan bertindak Shaka , seharusnya kamu jadi laki - laki harus tegas bukankah kamu itu pimpinan perusahaan kamu itu seorang CEO tapi kamu menjadi lemah kalau urusan dengan perempuan "
" aku tahu itu kesalahanku, tapi biarkan aku tunjukkan keseriusanku menyelesaikan masalah ini kak "
" ok , aku tunggu keseriusanmu "
" berarti kamu mendukung keputusanku kak ?"
" hemm "
" jadi nggak sabar gue pasti akan ada berita heboh mengenai kehancuran keluarga Prasetyo karena ulah anak perempuanya yang binal itu "
__ADS_1
Rega pun turut memberikan bumbu dalam kemurkaan seorang Shaka kali ini.