
Persiapan pernikahan Putra kedua keluarga Darmawan Mahantara kini sudah mencapai 90 % , meski terkesan dadakan namun tetap dengan hasil yang maksimal bagaimana tidak jika uang yang bicara semua yang susah menjadi mudah bukan. apalagi jika kedua keluarga sudah berkolaborasi mempersiapkan semuanya.
Pesta pernikahan kali ini memang sangat berbeda dan terkesan spesial mengingat sebelumnya acara resepsi pernikahan Shaka dan Syaqina batal di gelar meskipun belum sampai undangan tersebar namun setidaknya persiapan sudah mencapai 50 % , namun itu bukan masalah untuk keluarga Darmawan Mahantara oleh sebab itu pada pernikahan Mahesa dan Mutiara ini Akan di helat secara besar - besaran.
Meski Mama Vina dan Papa Andi juga sudah menawarkan pada Shaka dan Syaqina untuk ikut menyelenggarakan resepsi pernikahan mereka yang tertunda, Namun baik Shaka maupun Syaqina menolaknya dengan pertimbangan kondisi Syaqina yang kini sedang hamil besar, Namun itu bukalah alasan utamanya tapi mang Syaqina yang tak terlalu ingin terlalu di ekspose oleh khalayak ramai mengingat ia bukanlah dari kalangan public figure seperti anggota keluarga Darmawan Mahantara lainya. memang Syaqina seringkali merasa innsecure dengan perbedaan status sosial mereka yang terlalu timpang Meski seluruh keluarga telah meyakinkan itu bukan masalah.
Hari ini semua Anggota keluarga dan juga calon pengantin akan melaksanakan fitting baju seragam untuk acara tersebut, dan untuk calon mempelai sekalian akan photo praweding, bertepatan dengan itu Shaka dan Syaqina juga kan melakukan photo maternity setelah Shaka mati - matian membujuk Syaqina semalaman akhirnya pun mau.
Dan hari menjadi hari yang super sibuk untuk Keluarga Darmawan Mahantara dan juga calon pengantin dan juga keluarga dari pihak perempuan yaitu Mutiara dan juga keluarganya.
Saat ini keluarga Darmawan Mahantara sudah berada di sebuah Butik keluarga yaitu butik Mama Vina meski baju - baju yang akan mereka semua gunakan bukan seluruhnya hasil rancangan Mama Vina namun Mama Vina meminta bantuan rekan sesama desainernya untuk membantu membuatkan seragam keluarga yang akan di kenakan saat acara nanti.
Mama Vina hanya mendesainkan untuk 2 pasang baju pengantin , satu gaun untuk Syaqina dan satu gaun lagi untuk photo maternity nanti, dan semua atas keinginan Mama Vina sendiri karena beliau sudah berjanji jika nanti anak - anaknya menikah maka beliau sendiri yang akan membuatkan Gaun dan kebayanya.
Semua sudah berkumpul tinggal Tinggal Mahesa yang masih dalam perjalanan menjemput calon istri dan juga ibu mertua dan juga adiknya. untuk Rega tadi memberi kabar jika dia masih dalam persiapan untuk acara pernikahannya yang akan berlangsung satu minggu lagi, karena sebelum ia menikahkan adiknya ia ingin terlebih dulu menikah dengan Rany rekan kerjanya di kantor.
" Syaqina... kamu sudah siap kan untuk photo maternity sekarang jadi nanti tinggal fitting baju saja biar tidak terlalu capek kamu nak "
Suara Mama Vina saat masuk ke dalam Ruang make up, Butik Mama Vina memang sering di pakai untuk acara pemotretan jadi sudah ada ruangan khusus yang di gunakan Studio pemotretan jadi tidak perlu repot2 mencari tempat lain, kalaupun untuk out door di belakang butik juga ada semacam Mini Garden yang juga biasa di gunakan untuk pemotretan.
" iya Ma ini juga udah siap kok"
" kamu.cantik sekali sayang "
puji Mama Vina melihat wajah ayu natural menantunya kini sudah dipoles dengan make up tipis dengan look natural
" Mama nih, ya jelas dhonk cantik orang Mbak nya yang ngerias pinter banget "
" kamu tuh memang pandai ya ngeles, padahal Mama tulus memujinya "
" iya deh, makasih Ma untuk pujiannya "
" ya Sudah kita ke studio yuk sayang Shaka sudah menunggu disana "
" iya Ma"
Mama Vina pun menuntun menantu kesayangannya setelah membantunya berdiri dari kursi Rias tadi, dan segera menuju ruangan Studio di Butik itu.
Rencana Butik ini akan Mama Vina kembangkan untuk Bagian Salon dan Beauty Make Up yang nantinya akan di serahkan dan di kelola Syaqina setelah Syaqina melahirkan dan tentunya sang Baby sudah dapat di tinggal untuk bekerja.
" Sayang.. Cantik sekali kamu "
ucap Shaka setengah terbengong melihat Syaqina yang menghampiri dirinya yang duduk di sofa bersama anggota keluarga lainnya
" cieeyyy ada yang terpesona dengan kecantikan istrinya, kemaren kemana aja Bang baru bilang cantik sekarang "
goda kak Sherena yang disauti oleh yan lainya, membuat Shaka malu dan menggaruk kepalanya yang sebenernya nggak gatal
__ADS_1
" bu.. bukan gitu maksudnya bertambah cantik gitu "
Shaka seakan mengkoreksi ucapannya tadi kemudian menghampiri istrinya yang berdiri di depannya
" kan aku memang udah cantik Mas kamu nya saja yang terlalu fokus sama berkas - berkas dan pekerjaan kamu makanya ga menyadari itu"
jawab Syaqina diiringi senyuman simpul
" tuh.. kode tu .Ka jangan terlalu fokus dengan pekerjaan hingga bini terabaikan "
kali ini Bang David suami kak Sherena menimpali
" abang nih kayak nggak gitu juga kalau sama pekerjaan "
Sanggah Shaka
" pekerjaan itu memang utama tapi prioritas utama tetep keluarga dhonk nak "
Papa Andi tak kalah bijaknya memberi pendapat, hingga mbuat Shaka merasa seperti tengah berada di kursi pesakitan yang sedang di hakimi
" Hemmm.. sudah sudah sekarang buruan masuk studio udah di tunggu tuh sama photografer nya"
Suara Mama Vina menginterupsi semuanya. Shaka pun segera masuk dalam studio dan segera mengambil gambar beberapa pose
dan satu gaun untuk acara resepsi.
" Hay.. semuanya maaf ya lama karena kejebak macet tadi "
ucap Mahesa sambil menyalami Papa, Mama , kak Sherena dan suaminya, serta ketiga krucils nya, Shaka dan juga Syaqina
" iya deh di maklumi mumpung calon pengantin, kalau nggak nggak bakal ada ampun nungguin lama gini "
jawab kak Sherena sedikit bercanda
" maaf kak, lain kali nggak bakal nunggu lam deh "
" Syaqina.. kamu cantik sekali "
Suara Mutiara yang kemudian saling berpelukan
" makasih deh udah bilang cantik , kamu juga nanti kalau udah di make up pasti lebih cantik "
" iya.. pasti dhonk kalian bertiga itu bidadarinya keluarga Darmawan Mahantara sudah pasti cantik"
__ADS_1
puji Mahesa
" loh kok cuma mereka.bertiga jadi Mama nggak masuk hitungan nih ?"
" yee... ada yang gealous tuh Pah, ya kalau Mama cukup bidadarinya Papa sajalah "
ucap Shaka membesarkan hati sang Mama sambil memeluk erat Sang Mama
" iya Dhonk Mama kan beda generasi dengan Sherena, Syaqina dan Mutiara jadi nggak bisa di masukkan dalam kategori mereka"
Papa Andi kemudian berdiri dan merebut tubuh Mama Vina dari dekapan si Bungsu Shaka
" idih. .. liat Tuh opa kalian masih saja bucin "
celetuk Sherena seolah memberitahu putra sulungnya Rayden dan si bocah berumur 5 tahun itu hanya nyengir nggak paham dengan maksud pembicaraan sang Mommy
Acara fitting baju dan juga photo praweding dan Maternity pun sudah selesai tepat pukul 13. 15, dan akhirnya seluruh keluarga merasa puas dengan semuanya. kemudian dilanjutkan dengan acara makan siang meski sudah lewat itung - itung sebagai Quality time Fammilly. Merekapun langsung menuju Restaurant keluarga yang berjarak perjalanan kurang lebih 1 jam dari Butik Mama Vina
Mereka datang dengan 3 mobil , mobil pertama ada Mahesa ,Mutiara, bunda Mayang dan si bungsu, mobil kedua di kendaraiboleh bang David kak Sherena dan ketiga anak mereka yaitu Rayden, Rayan, dan si cantik Rania yang baru berusia 6 bulan. dan mobil ketiga ada Shaka , Syaqina, Mama Vina dan Papa Andi
Setelah sampai di pelataran Parkir Restauran ketiganya pun parkir dengan rapinya dan beberapa dari mereka sudah turun tinggal mobil ketiga yaitu yang di kendarai Shaka
" loh.. Mas kok kesini ? ini kan Restaurant dulu tempat kerja aku sebelum kenal kamu ?"
" iya dan juga tempat pertama kali aku ngajak kamu jalan dan makan disini "
" Loh... kamu dulu pernah kerja disini juga nak ?"
tanya Papa Andi dengan nada heran
" I- iya Pah sebelum Ayah meninggal "
" Ya ampun Sayang ternyata kamu tuh nggak pernah jauh - jauh dari kami ya, kemaren juga kamu kerja di perusahaan Papa, dulu kerja di Restaurant Papa , berarti kamu tuh memang jodoh keluarga Kami sayang "
ucap Mama Vina tampak berbinar bahagia
" jadi.... Pemilik Restaurant ini tuh juga Papa ?"
tanya Syaqina dengan nada penuh keterkejutan
" iya Sayang jadi Restauran DM resto & chicken ini punya keluarga Darmawan Mahantara juga "
Syaqina masih bener - bener syok dengan kenyataan ini bagaiman mungkin ia tak mengetahuinya sedangkan dulu lumayan lama kerja disini mulai part time semasa SMA sampai ia masuk kuliah tapi dia tidak tahu jika pemiliknya adalah Andi Darmawan Mahantara dan bernaung di dalam kerajaan bisnis DM corporation
" ya Sudah sekarang kita turun yang lain udah pada nungguin tuh "
ucap Papa Andi sambil membuka pintu mobil kemudian keluar dan berjalan ke dalam restauran dan bersikap seolah pelanggan seperti biasa bukan seperti seorang Bos dan juga Presdir.
__ADS_1