
Syaqina begitu bersemangat rasanya tak sabar menyambut datangnya Pagi, Setelah menunaikan sholat subuh Syaqina langsung berkemas membersihkan Kosannya yang kini akan menjadi istananya entah entah sampai kapan yang pasti dalam waktu yang cukup lama. setelah semua selesai ia pun segera membersihkan diri kemudian sarapan meskipun hanya dengan nasi putih dan telur ceplok, beruntung meskipun kini ia sedang hamil muda namun kondisinya tidak seperti perempuan yang sedang hamil muda pada umumnya, ia tak pernah merasakan mual ataupun drama lainnya.
Sepertinya bayinya sangat paham kondisi ibunya saat ini sehingga ia tidak merasa repot meskipun sedang mengandung. kalaupun terkadang ada keluhan terkadang sedikit pusing dan itu masih dalam batas normal dan aman untuk beraktivitas. jarum jam masih di angka 06.30 Syaqina segera memakai pakaian yang cocok untuk melamar pekerjaan yaitu atasan putih dan bawahan Rok plisket hitam, beruntung iya membawa baju yang biasa di pakai untuk ketika sedang UAS di Kampus sehingga tidak perlu menambah pengeluaran.
Setelah merasa siap semuanya Syaqina pun beranjak dari Kamar kosnya menuju kamar Rissa yang berselang 2 kamar saja, dan ternyata Rissa juga sudah siap untuk berangkat ke tempat kerjanya.
"Hai... bumilku cantik sudah siap berangkat ?"
sapa Rissa penuh semangat melihat sahabatnya di ambang pintu tengah menyandang Tas kerja dan menenteng sebuah Map berisi surat lamaran kerja, Rissa tampak kagum melihat sahabatnya yang kini tampil mempesona denga baju putih hitam dengan jilbab senada dengan rok dan menggunakan flatshoes warna hitam juga.
"wauww.. penampilan kamu hari ini tuh perfecto pokoknya dijamin yang liat kamu pasti terkesima, bisa -bisa kamu nanti bukannya dapat kerjaan malah dapat Daddy baru untuk si utun "
celetuk Rissa sambil cengengesan
"apaan sih kamu Riss suka ngawur kalau ngomong, aku tuh niatnya mau cari kerja bukan mau cari...."
Syaqina tak lagi melanjutkan kalimatnya tiba -tiba saja iya teringat tentang Shaka, namun dengan cepat iya menepisnya
"iya.. iya.. cuma bercanda bumilku sayang bumilku malang "
"terus.. terus.. saja.. ngledekin aku, gue sumpahin ya secepatnya Elo bakal BUCIN dengan si Aldo biar nanti gantian gue yang ketawain lo"
"yee....enak aja"
"udah yuk kita berangkat ntar mbk Anggi nungguin kan nggak enak akunya yang nebeng masak yang ditungguin "
" ok... siap bosqu mari kita berangkat, semangat semoga kamu diterima "
"aminnn"
Merekapun berjalan beriringan dan terpisah di parkiran karena Rissa untuk mobilitasnya pulang dan pergi kerja menggunakan motor, sebenarnya Syaqina juga membawa motor kesayangannya tapi untuk hari ini akan lebih efisien jika iya ikut nebeng mbak Anggi karena ia kan akan melamar di kantor mbak Anggi bekerja otomatis ia tidak mengetahui alamatnya dari pada ribet mendingan barengan saja dulu dan berikutnya jika ia di terima kerja ia bisa bawa motor ataupun naik angkutan umum seperti Ojol, adapun Taxol.
"aku duluan Ya Ris .. hati -hati dijalan "
Syaqina berpamitan dan melambaikan tangan sambil terus berjalan menuju rumah Mbak Anggi
"siap,... kamu juga hati - hati jaga ponakanku baik - baik "
jawabnya sambil men starter motornya kemudian tancap gas menuju Restaurant tempatnya bekerja.
" selamat pagi Mbak Anggi "
suara lembut Syaqina saat melihat mbak Anggi keluar dari pintu rumahnya
"hay.. Sya ! udah lama nunggu nya? kenapa nggak masuk saja tadi "
"belum kok mbk baru saja"
" kamu sudah sarapan ?"
"udah kok mbak"
"ya sudah kalau begitu ayo kita berangkat, mudah-mudahan kamu langsung diterima ya Sya "
" iya mbk, aminn"
setelah keduanya masuk dalam mobil, dan mbak Anggi mulai menghidupkan mesin dan melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang menuju ke tempat kerjanya. merekapun saling bercerita karena memang mereka baru saling kenal jadi ada banyak yang mereka saling tukar informasi mengenai diri masing - masing.
__ADS_1
"jadi mbak Anggi udah berapa lama bekerja disana ?"
"lumayan lama sih, udah mau 6 tahun ini"
"wah.. udah lama banget ya mbak?"
" iya begitulah semenjak sebelum nikah mbak udan kerja disana makanya mbak merasa sayang kalau mau resign disana tuh lingkungan kerjanya nyaman banget, kebijakan -kebijakan perusahaan pun sangat baik dan mensejahterakan karyawan"
"emhh... maaf mbak kalau karyawan yang sudah menikah apa bisa diterima disana ?"
" kamu tenang saja disana tuh bukan termasuk kantor yang rewel yang membatasi umur, ataupun status pernikahan, bahkan karyawan yang masih kontrak saja bebas kalaupun hamil selama orangnya mampu dan tidak menganggu pekerjaannya "
DEGGG
Hatinya teratapan dengan pernyataan mbk Anggi barusan, namun Syaqina bisa bernafas lega, seandainya sudah diterima bekerja ia tak perlu khawatir kalaupun kandungannya nanti semakin membesar karena ia masih tetap bisa bekerja.
"waah.. keren banget itu kantor mbk, pemiliknya pasti Baik banget sampai kebijakannya seperti itu"
"iya memang big bos dari perusahaan ini jarang datang langsung ke perusahaan kecuali ada hal yang sangat urgent, karena perusahaan ini hanya perusahaan anak cabang dari sekian banyaknya jenis perusahaan yang beliau miliki, maklum pemiliknya kan merupakan salah satu penguasa kerajaan bisnis terbesar di Negara kita ini, bahkan perusahaannya tersebar ke berbagai kota besar di Negara ini, bahkan beberapa lagi di Luar negeri"
" hebat.. banget ya mbak "
" iya begitulah, kalau Sultan mah bebas Sya mau bangun kerajaan bisnis apa saja, dimana saja bebas"
Syaqina dan mbak Anggi bahkan sudah sangat akrab padahal belum lama mereka kenal, beruntungnya Syaqina selalu dikelilingi oleh orang - orang baik
"baiklah kita sudah sampai, mari kita turun "
suara mbak Anggi ketika sampai di parkiran didepan sebuah gedung megah tersususun 9 lantai itu
"baik mbak "
Mbak Anggi pun menekan lift menuju dan menekan tombol angka 5 yang artinya mereka akan menuju lantai nomer 5 gedung ini
Tingg
pintu lift terbuka merekapun keluar suasana kantor memang masih belum ramai karena jarum jam masih menunjuk pukul 07.30 karena jam kerja baru akan dimulai pukul 08.00
"Sya...kamu tunggu saja disini ya, mbak udah menghubungi bagian bagian HRD tadi malam jadi kamu diminta menunggu disini dulu"
Mbak Anggi memberi penjelasan pada Syaqina untuk menunggu di sebuah loby, karena mbak Anggi berada di devisi keuangan sebagai kelapa bagian accounting
"iya mbk terimakasih "
"kamu tidak apa - apa kan menunggu disini sendiri soalnya mbak juga harus memulai kerja ?"
"iya mbak.. tenang saja Syaqina berani kok, mbak silahkan bekerja nanti saya bisa hubungi mbak lewat WA "
"ok .. semoga berhasil ya"
" makasih mbak"
"iya sama - sama "
setelah menunggu sekitar 40 menit Syaqina pun di panggil untuk menghadap ke bagian HRD setelah interview, kemudian Syaqina diminta mengerjakan beberapa soal yang terdiri dari berbagai jenis mulai dari matematika, pengetahuan umum, spikotes, Setelah kurang lebih 60 menit soal pun selesai ia kerjakan Syaqina diminta untuk menunggu ke ruangan tadi lagi setelah 30 menit kembali di panggil dan dinyatakan lulus dan diterima bekerja di kantor ini.
"selamat bergabung di perusahaan ini, nona Syaqina dan anda bisa mulai bekerja besok"
__ADS_1
suara seorang Lelaki berusia kurang lebih 40 tahunan itu sambil mengulurkan tangan untuk berjabat dan sekaligus memberikan ucapan selamat untuk Syaqina
"baik pak, terimakasih banyak bapak sudah menerima saya untuk bergabung di perusahaan ini "
"semua karena berkat kemampuan Anda, semoga nanti anda bisa memberikan kontribusi untuk Perusahaan ini "
"sekali lagi terimakasih pak, saya mohon diri "
Syaqina pun keluar dari ruangan tersebut dengan wajah penuh bahagia, senyumnya mengembang wajahnya berbinar penuh semangat
"Syaqina"
mendengar ada yang memanggil namanya Syaqina pun menoleh mencari asal suara dan..
benar itu suara mbak Anggi yang rupanya sedang menunggunya keluar dari ruang HRD dan bermaksud menanyakan hasilnya
"Mbak Anggi "
Syaqina langsung menghambur dan memeluk mbak Anggi
" gimana?"
"alhamdulillah mbak, saya di terima dan besok sudah mulai bekerja "
jawab Syaqina dengan bahagia
" alhamdulillah mbk ikut seneng "
"semua berkat bantuan mbak "
"kamu tuh mbak kan cuma membantu memberikan informasi saja Sya selebihnya kamu yang berusaha sendiri "
" tapi tetap saja semua karena mbak Anggi:
"terus sekarang kamu mau kemana?"
"Syaqina mau pulang tapi mampir dulu ke Mall mbak ada yang mau Syaqina beli untuk keperluan selama bekerja"
"yah.... maaf ya mbak nggak bisa antar karena ini masih jam kantor"
"iya mbak, saya tahu itu. Mbak tenang saja ngak usah khawatirkan saya mbak lanjut kerjanya saya juga mau pergi dulu Mbak "
" ya udah kamu hati - hati ya , kalau ada apa - apa telpon mbak ya "
"iya mbak Anggi yang cantik"
keduanya pun bercipika cipiki sebelum akhirnya berpisah dan melanjutkan aktivitas dan tujuan masing - masing.
Terimakasih untuk yang sudah setia mengikuti cerita ku, terimakasih tak terhingga juga untuk yang sudah mendukung semoga kita bisa saling menebar manfaat dan kebaikan.
jangan lupa
LIKE ❤
komentar
dan Vote nya..🙏🏻🙏🏻
__ADS_1