
Waktu terus berlalu hari pun pun datang silih berganti sudah lima bulan semenjak kepergian Syaqina dari rumah, namun Shaka dan keluarganya terus berusaha melacak keberadaan Syaqina meski belum juga menemukan titik terang. Meski terkadang Shaka merasa lelah dan putus asa karena semua usahanya saat ini belum membuahkan hasil sama sekali. akan tetapi setiap saat ia mengingat wajah Syaqina dan teringat ucapan dokter Candra bahwa saat itu Syaqina tengah mengandung membuatnya kembali bersemangat melakukan usahanya.
Entah apa ini disebutnya, cinta kau atau rasa bersalah?, tidak berlebihan memang jika disebut cinta karena pada kenyataanya Shaka sudah mulai memiliki rasa itu sejak sama mereka sepakat untuk menjalani pernikahan dan mencoba untuk menerimanya meskipun saat itu Shaka sendiri belum menyadarinya, dan kini semenjak kepergian Syaqina seolah separuh jiwanya juga ikut menghilang.
Shaka tak lagi peduli dengan urusan perempuan bahkan jika ia di goda oleh bidadari sekalipun tidak akan tergoda, jiwanya kini telah mati suri, gairah hidupnya telah meredup meski tak sampai padam. (AUTHOR terlalu lebay ya gays...😏)
Syaqina memang hanya perempuan biasa namun pada kenyataannya ia sangat luar biasa bahkan keluarga Darmawan Mahantara pun bisa melacak keberadaannya saat ini, Shaka mengacak rambutnya rasanya sudah benar - benar frustasi saat ini tak tahu harus kemana lagi mencarinya.
Shaka #POV
Sayang.... kamu dimana? kemana lagi harus mencarimu ? bagaimana kalian bisa hidup diluar sana?
__ADS_1
aku benar - benar sudah putus asa, aku memang terlalu meremehkanmu aku pikir setelah menikahimu, mengikatmu dengan menjadikanmu istriku seutuhnya semua masalah akan selesai, aku pikir kamu tidak akan sampai senekad ini, apa segitu bencinya kamu padaku? apa kesalahanku ini tidak lagi bisa termaafkan? aku memang terlalu egois, terlalu bodoh lebih memilih menjadi pecundang dan memupuk kebohongan itu aku memang pengecut!!.
Shaka memang lelaki yang gagah, tubuhnya tinggi atletis garis rahangnya keras otot ototnya begitu kokoh, namun ia tetap manusia biasa yang memiliki airmata entah sudah berapa puluh kali ia menangis cengeng seperti ini semenjak ditinggalkan perempuan bernama Syaqina itu, gadis dari kalangan biasa yang sederhana, yang ia nikahi karena berawal dari kesalahan dan kecerobohanya. namun tidak kurang dari waktu dua bulan sudah bisa ia taklukan sehingga bisa menerima keberadaannya, bahkan mereka sudah bisa saling jatuh hati dan mencintai, tetapi karena kesalahannya ketidak mampuannya untuk jujur dan meredakan egonya untuk mengakui kesalahannya akhirnya menghancurkan kebahagiaan yang baru ia rasakan beberapa saat.
Sekarang kamu memang masih menjadi pemenangnya kamu bisa bermain -main petak umpet denganku tapi aku yakin aku pasti akan bisa menemukanmu sayang, aku memang hanya harus lebih bersabar lagi, setidaknya dengan kehilanganmu saat ini aku bisa belajar banyak hal bahwa tak selamanya kekuasaan dan nama besar bisa menyelesaikan semuanya, bahwa harta dan kemewahan tak bisa mengikat arti kejujuran, aku akui kamu memang hebat istriku kamu memang tak melemah yang ku bayangkan ternyata kamu mampu membuat nama DarmawanMahantara kalah telak tak bisa menemukan keberadaanmu.
Shaka pun lelah merutuki nasibnya saat ini ia pun tertidur meringkuk di kursi yang berada di balkon meski udara malam terasa menusuk dan menghujam hingga ke tulang sumsumnya.
#****POV**** OFF
...tidak pernah kita sangka kapan hadirnya...
__ADS_1
...meski dengan cara yang nyeleneh...
...terkadang tanpa bisa di nalar...
...bahkan seringkali tersadar ketika ia hampir memudar...
...cinta terkadang adalah hal yang rumit...
...sesaat menjadi dusta, luka, dan juga bahagia...
namun tak jarang menjadi kecewa
__ADS_1
babang Shaka sedang merindu😮