Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
117. Desa kecil dipinggir kota


__ADS_3

Flash back on


Syaqina kini sedang bimbang hatinya begitu sakit, rasa cemburu dan sakit hati merasa terkhianati dengan ketidak jujuran suaminya akan hadirnya kembali seorang dimasa lalunya membuatnya bingung tak tahu harus menentukan langkah, yang pasti saat ini ia hanya ingin menjauh dari suaminya untuk sementara waktu.


Taxi online yang kini membawanya bergerak menjauh dari rumah yang ia tinggali dengan suami dan putri kecilnya itu sudah bergerak semakin jauh, awalnya tujuan alamatnya adalah ke kontrakan Rissa sahabatnya namun saat di perjalanan Syaqina berubah pikiran,.


Tiba - tiba ia teringat pada kampung halaman almarhum Ayahnya yang berada di pinggiran kota ini, dulu sewaktu Ayah masih ada sesekali ia diajak pulang kesana, meski disana kini hanya tinggal saudara sepupu sang Ayah lebih tepatnya ia memanggil Bude Sri entah mengapa Syaqina seakan lupa dengan satu - satunya keluarga yang ia miliki saat ini bahkan ia pun tidak mengabarkan tentang keadaan Ayahnya yang sudah meninggal sejak satu setengah tahun yang lalu.


Maklum saja saat itu handphone Syaqina kehilangan handphone miliknya sehingga ia benar - benar hilang kontak dengan kerabatnya tersebut.


Setelah bernegosiasi dengan supir Taxol yang berakhir dengan kesepakatan bahwa Syaqina mencarter Taxol tersebut ke alamat yang disebutkan dengan menempuh perjalanan hampir 3 jam Syaqina pun sampai di depan rumah sederhana namun tampak terawat dan asri terletak di sebuah desa kecil yang udaranya masih sangat bersih dengan pemandangan yang sangat indah khas perdesaan, di kelilingi dengan sawah dan kebun tumpang sari seperti sayuran.


Syaqina berjalan menuju rumah yang tampak lengang itu karena sampai disana hari sudah senja, Dengan sedikit Ragu ia mengetok daun pintu berwarna coklat mengkilat itu,


TOKK TOKK


masih belum ada reaksi dari penghuni rumah tersebut , Ia pun kembali mengulangi mengetok pintu hingga beberapa kali


TOKK TOKK


Krettt


pintu pun terbuka terlihat seorang ibu paruh baya dengan jilbab berwarna biru dongker tampak berdiri di ambang pintu, dan langsung menatap sedikit bingung


"Assalamualaikum, bude Sri "


" Wa.. waalaikumsalam, maaf sinten nggeh nak ?"


" Bude ini Syaqina, anaknya Ayah Damiri "


" Syaqina?? masyaallah ngger kamu udah sebesar ini"


mereka langsung saling berpelukan bahkan keduanya saling menitikkan air mata

__ADS_1


" ayo masuk dulu kita ini udah hampir magrib kasian bayimu nduk "


Syaqina pun segera mengikuti budenya masuk ke dalam rumah dan segera duduk di kursi panjang ukiran di ruang tamu rumah sederhana itu.


" duduk nduk, gimana kabar mu gimana Ayahmu ? kenapa bisa sampai disini malam - malam begini ? dan ini bayimu kan ?"


Bude Sri langsung memberondong dengan bom pertanyaan sampai - sampai ia bingung harus menjawab pertanyaan yang mana satu.


" Maaf Bude, Ayah sudah meninggal sejak satu setengah tahun yang lalu"


" innalillahi wa innalillahi rojiun.. jadi bapak mu sudah meninggal nduk ?"


" Ayahmu orang yang baik, dia memiliki hati yang sangat tulus dia merelakan masa depan dan cita - citanya terhenti demi untuk menikahi perempuan yang dia cintai, bahkan ia rela terasing dari keluarganya dan dibenci Eyangmu nduk, tapi pada akhirnya semua pengorbananya malah di balas dengan penghianatan "


Bude Sri menjeda ceritanya, menghapus air matanya yang menetes memenuhi pelupuk matanya


" Eyang mu dulu menentang keputusan Ayahmu menikah dengan ibu mu karena mereka merasa bahwa ibumu bukanlah perempuan yang pantas untuk diperjuangkan, ia menerima Ayahmu karena membutuhkan status dan pengakuan untuk menutupi aibnya, meski sementara waktu ia mau diajak hidup susah itu hanya sementara waktu saja. terbukti akhirnya dia lebih memilih pada kekasih lamanya dan bahkan mereka memiliki anak yang secara hukum adalah anak Ayahmu "


" Bude... Syaqina baru tahu jika ibu Syaqina sekejam itu pada ayah dan aku, bahkan ia tega menghianati Ayah , aku benar - benar kecewa padanya Bude, Ayah memang tidak pernah menceritakan sedikitpun tentang keburukannya. Bahkan dulu setiap aku bertanya kenapa ibu meninggalkan kami Ayah hanya menjawab , kalau semua kesalahan Ayah yang tak bisa membahagiakan dan memberikan kehidupan seperti yang Ibu mau "


Syaqina menangis sesenggukan, hatinya begitu sakit dan kecewa melihat kebenaran tentang ibunya. Bude Sri langsung memeluknya penuh kasih


" sudah nduk, tenangkan dirimu kamu tak perlu lagi mengingat semua itu. yang terpenting sekarang kamu fokus pada rumahtangga dan anak kamu saja, Bude tahu pasti kamu sedang ada masalah kan dengan suami kamu ?"


" Maaf Bude, Syaqina boleh kan meminta izin tinggal disini beberapa waktu untuk menenangkan diri "


" kamu boleh tinggal disini selama kamu mau dan kamu suka, tapi bude tidak akan mengizinkan itu selama kamu tidak meminta izin pada suamimu terlebih dulu "


" Bude tolong saat ini biarkan begini saja dulu, nanti pasti Syaqina akan menghubungi suami Syaqina bude "


" ya Sudah jika ini maunya kamu tapi tidak untuk waktu yang lama karena batasan suami istri untuk saling mendiamkan itu tak boleh lebih 3 hari , Bude rasa itu sudah cukup untuk membuatmu tenang. Setelah itu kamu haru memberitahu keberadaan kalian pada suamimu"


" i...iya bude "

__ADS_1


" ya Sudah sekarang kamu istirahat ya, kamu pasti capek habis perjalanan jauh "


Syaqina pun menuruti perkataan Budenya untuk beristirahat setelah membersihkan tubuhnya di kamar mandi, baby Queen pun tampak masih pulas dalam tidurnya.


🍃🍃🍃


Tanpa terasa Syaqina sudah hampir satu minggu tinggal di desa kelahiran dan tempat satu - satunya keluarga yang ia miliki, Baby Queen pun seakan mengerti keadaan saat ini bayi gembul nan menggemaskan itu pun dengan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, bahkan ia tampak anteng jika dalam gendongan Bude Sri dan pak Dhe Joko yang mana mereka memberikan panggilan pada Baby Queen dengan sebutan Kakung ( yang berarti kakek ) dan uty ( untuk sebutan nenek dalam bahasa jawa )


Kehadiran Syaqina dan baby Queen seolah menjadi sebuah oase ditengah padang pasir. mereka sangat merindukan hadirnya seorang cucu karena putra semata Wayang nya kini belum juga berumah tangga pekerjaannya sebagai ABK kapal mengaharuskanya berlayar hingga beberapa bulan dan saat ini sedang berada di Kalimantan.


Seperti pagi ini Pak dhe Joko suami bude Sri tengah asyik menggendong baby Queen dan mengajak keliling di sekitaran desa dan berinteraksi dengan anak - anak tetangga seusianya. Sementara Bude Sri tengah sibuk memasak di dapur di bantu oleh Syaqina


" Nduk.. gimana ini udah hampir satu minggu apa kamu masih belum menghubungi suami kamu tentang keberadaan kamu saat ini ?"


Syaqina memang sudah menceritakan semua tentang kejadian yang menjadi penyebab kepergianya dari rumah dan sampai di desa ini, Namun Bude tidak serta merta menyalahkan satu dari mereka ,justru bude berusaha menjadi penengah dan penjembatan hubungan suami istri itu agar membaik.


" bukanya bude keberatan atau tidak senang kamu disini, Bude malah sangat senang bude dan pak de jadi ada teman ada hiburan, tapi kami juga tidak bisa egois, yang terpenting perbaiki dulu hubungan kalian soal kamu masih ingin tinggal disini sampai kapanpun kami tidak akan melarang selama suamimu mengizinkan "


Syaqina pun akhirnya menghidupkan ponselnya dengan begitu jika memang suaminya mencarinya pasti akan dengan mudah menemukannya nanti


" Bude... terimakasih ya "


Syaqina pun memeluk erat Wanita paruh baya itu penuh kehangatan


" tidak perlu berterimakasih karena bagaimanapun bude adalah pengganti orangtuamu , baik buruknya kamu bude berhak mengingatkanmu nduk "


" oh, iya Bude nanti Syaqina harus pergi sebentar untuk membeli diapers dan kebutuhan anak Syaqina lainya ke mini market di perbatasan bude, minta tolong titip jagain Queen ya "


" tentu ,ya Sudah sekarang bude mau mencari pak dhe kemana dibawa cucuku pergi ,ini waktunya sarapan kan "


" hehee... Iya bude pak dhe juga sudah hafal kok jam makanya Queen bentar lagi pasti diajak pulang "


Maaf ya READERS telat up karena satu dan lain hal ( AUTHOR mah banyak alasan 🙊

__ADS_1


jangan lupa LIKE ❤, komentar , dan jadikan favorit kalian ya.. 🙏🏻🙏🏻


__ADS_2