
Waktu telah menunjukkan pukul 18.45 selesai magrib sudah banyak tamu undangan yang berdatangan menghadiri resepsi pernikahan putra kedua keluarga Darmawan Mahantara yaitu Mahesa dengan Mutiara. Mutiara yang kini sudah di rias oleh MUA ternama di kota ini dengan balutan gaun ala cinderella berwarna pastel semakin menambah sempurna penampilan Tiara jelas saja acara ini di buat se spektakuler mungkin karena ini bukan pernikahan biasa melainkan pesta pernikahan putra keluarga Darmawan Mahantara seorang kolomerat kenamaan di Negeri ini. Yang dihadiri oleh para kolega dan rekan bisnis DM corporation baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Malam resepsi pernikahan yang di gelar di Ball room Hotel bintang lima dihadiri orang - orang penting dan berkelas sehingga sudah sewajarnya jika semua persiapan dibuat se perfect mungkin.
Semua Anggota keluarga dari kedua mempelai pun menggunakan seragam hal ini untuk menciptakan kesan kekompakan diantara kedua keluarga. tak terkecuali wanita yang kini tengah hamil itupun tetap berdandan Anggun dengan busana model gamis berwarna toska muda berbahan brukat kwalitas premium. dipadukan dengan riasan wajah natural namun tetap elegant membuatnya tampak cantik sempurna dan menjadi pusat perhatian tamu undangan yang lainnya.
Setelah acara dimulai keluarga ikut berdiri menyambut para tamu undangan tak terkecuali dengan Syaqina meskipun kondisinya saat ini kurang menguntungkan karena sedari tadi perutnya terasa kencang dan kaku namun ia tetap bersikap abnormal mungkin karena ia tak mau membuat suami dan keluarganya panik mengingat ini adalah acara penting untuk keluarga besar suaminya.
" sayang kamu kalu capek duduk saja ya, atau kita istirahat di kamar saja "
Bisik Shaka yang tetap memperhatikan kondisi istrinya saat ini
" nggak apa kok Hubby aku baik - baik saja "
Rencananya setelah acara resepsi selesai beberapa anggota keluarga akan menginap di hotel tersebut karena ini merupakan hotel keluarga termasuk Shaka dan Syaqina dari siang selesai acara ijab Qobul tadi mereka juga sudah menempati salah satu kamar type president suit yang tersedia di Hotel tersebut.
Usai menyambut para tamu undangan kini Shaka dan Syaqina beranjak ke salah satu meja untuk lebih santai menikmati jalannya pesta yang pengisi acaranya merupakan beberapa Artis dan penyanyi ternama Negeri ini yang tengah naik daun. beberapa lagu mulai.dari genre romantis dari manca negara dan dalam negeri hingga lagu - lagu yang sedang ngehits saat ini dan Viral di berbagai aplikasi Sosmed seperti aplikasi Tek -tek meski kali ini pesta orang - orang elite dengan status sosial yang tingginya selangit namun lagu - lagu seperti itu banyak yang menggandrungi, seperti yang sedang Top hits saat ini yaitu Mendung Tanpo Udan, bahkan banyak tamu undangan yang ikutan chalagge games tersebut, yang menghadirkan gelak tawa para tamu undangan.
"hubby .. aku ke toilet dulu ya "
Bisik Syaqina pada suaminya yang kini tengah berbincang dengan beberapa rekan bisbisnya
" aku antar antar ya ?"
" nggak perlu aku bisa kok, kamu terusin saja nemenin rekan bisnis kamu "
" kamu Yakin ?"
" iya, udah kebelet nih dari tadi si baby nendang2 terus "
Syaqina pun beranjak menuju toilet yang tersedia di area tersebut, beruntung tidak harus antri sehingga tak perlu waktu lama Syaqina pun telah menuntaskan hasrat pingin pi**s nya dengan lega. meskipun seharusnya Ia bisa menggunakan toilet khusus namun itulah Syaqina yang tetap apa adanya dan tetap sadar diri darimana ia berasal.
Selesai dari bilik toilet ia pun menuju washtuffel untuk merapikan pakaiannya dan hijabnya saat sudah merasa cukup dan rapi ia pun segera berbalik kembali menuju tempat acara berlangsung ketika sedang berjalan tiba - tiba seseorang yang tengah berjalan dengan membawa segelas minuman memburuknya dan beruntungnya minuman itu justru mengguyur tubuh si penabrak
Byuuurr
" awwh shitt "
wanita tersebut tercekik, sementara Syaqina yang juga sama terkejutnya hanya berucap
" Astaqfillulah, maaf Nona maaf "
" hehh.. lihat - lihat dhonk jalan pakai mata sekarang basahkan gaun mahal gue "
si penabrak tersebut malah berbalik memarahi Syaqina yang jelas tidak bersalah karena perempuan tersebut berjalan sambil celingukan sepasang matanya seperti sedang mencari keberadaan seseorang.
" beauty kamu kenapa bisa nabrak nona ini lihat gaun kamu basah dan kotor begini "
seorang perempuan paruh baya yang kini menggunakan Gaun brukat dengan lengan panjang berwarna merah marron sehingga terkesan elegant dan berkelas dengan pergelangan tangan menaut tas brended berharga puluhan juta dengan tatanan rambut disanggul modern wanita tersebut tampak cantik meski usianya tak lagi Muda namun terlihat jelas jika perempuan tersebut pasti bukan dari kalangan biasa saja.
" mommy .. ini tuh gara - gara dia nabrak aku makanya jadi seperti ini "
perempuan muda itu tampak merengek manja dan mencari pembelaan dari perempuan yang disebutnya Mommy
" tapi kan kamu yang justru menabraknya sayang , mommy lihat kamu tidak fokus berjalan tadi :
__ADS_1
"kok mommy malah nyalahin Mila dan membela perempuan buntinh sialan itu sih"
"ya udah Beauty sekarang kamu bersihkan baju kamu ke toilet ya Mommy bantu "
ucap sang Mommy dengan lembut, sementara wanita itu sekilas memandang Syaqina dengan tatapan penuh tanya dan ada rasa gugup
" maafkan saya nyonya"
" tidak apa kok nona anak saya memang kurang berhati - hati tadi "
wajah itu kenapa seperti tidak asing buatku, wajah itu sepertinya aku sangat familiar
perempuan paruh baya itu membatin
" kalau begitu saya permisi dulu nyonya "
" si.. silahkan, oh iya Maaf kalau boleh tahu siapa nama kamu nak ?"
sebelum Syaqina sempat pergi meninggalkan wanita tersebut langkah kakinya tercekal oleh pertanyaan wanita tersebut. Syaqina pun membalikkan badanya dan mengurai senyumnya sambil menyebutkan namanya
" perkenalkan saya Syaqina Nyonya "
ucapnya sambil menyodorkan tanganya mengajak berjabat tangan. Wanita itu seketika mematung bibirnya bergetar seolah ada sesuatu yang membuat kerongkongannya tercekat sehingga tak mampu untuk berkata - kata, tenaganya seakan hilang begitu saja bahkan keduanya kakinya seolah melemah hingga akhirnya limbung dan nyaris terhuyung jatuh jika saja Syaqina tidak menahan tangan wanita itu dengan cepat
" nyonya.. nyonya kenapa ? apa anda baik - baik saja ?"
Syaqina merasa sangat khawatir melihat kondisi wanita tersebut
" ma... maaf saya hanya sedikit pusing tiba - tiba saja "
" kalau begitu silahkan nyonya duduk dulu , sebentar saya ambilkan minum"
Syaqina pun menuntun wanita itu kearah kursi yang tampak kosong dan membantunya duduk disana, ia pun segera mengambilkan minuman dan diberikan pada wanita itu dengan senyuman yang tulus.
" silahkan minum dulu nyonya "
wanita itu hanya terpaku diam tak bergeming meski tanganya tampak menerima sebotol air mineral yang diberikan oleh Syaqina
Mungkinkah dia gadis kecil itu ?, jika benar beruntungnya aku bisa bertemu dengannya lagi. berarti Ayahnya telah menjaganya dengan baik jika saat ini dia bisa berada di pesta ini pasti dia bukan lagi anak orang biasa sehingga ia bisa mendapat undangan di pesta orang - orang berkelas ini.
"maaf Nyonya apa anda masih merasa pusing ? apa perlu saya bawa anda ke dokter, oh iya Anda ke sini dengan siapa ?"
" oh.. ti_ tidak saya baik - baik saja "
" tapi sepertinya tidak begitu nyonya "
" terimakasih nona saya tidak apa - apa "
" apa anda sudah makan nyonya ?"
wanita itu menjawab dengan gelengan kepala
" saya ambilkan anda mau makan apa ?" kelihatannya disana menu tidak hanya sangat banyak pilihan nyonya mulai dari makanan western, japannese, bahkan masakan nusantara negara kita juga ada?"
__ADS_1
Syaqina mencoba menawarkan berbagai menu sudah seperti pegawai pemasaran restaurant saja
" terserah Anda saja Nona jika nona memilihnya apapun itu pasti saya makan"
jawabnya dengan ekspresi datar
" baiklah akan saya ambilkan anda tunggu disini sebentar "
Wanita hamil itu tampak berjalan mendekat ke meja hidangan dan setelah melihat beberapa menu pilihannya jatuh pada menu nusantara yaitu Rendang daging dengan sedikit nasi lengkap dengan sambal cabe hijau dan juga sup tulang, dan segera membawa nampan berisi makan tersebut kepada wanita paruh baya tadi
" maaf Nyonya saya bingung dengan selera dan makanan apa yang Anda suka jadi akhirnya pilihan saya jatuh pada menu ini "
Syaqina pun sedikit Ragu apakah wanita itu akan menyukai menu pilihannya itu
" wah.. kamu sangat mengerti selera saya nona itu semua makan favorit saya, kenapa Anda pinter sekali"
Syaqina pun tersenyum lega karena wanita itu menyukai menu pilihannya dengan senang hati dan terlihat tulus
" maaf ya kamu sedang hamil justru saya repot kan begini "
ucapnya dengan raut wajah sungkan
" tidak apa Nyonya saya senang kok bisa membantu anda, silahkan Anda nikmati makananya, saya pamit dulu takutnya suami saya khawatir dengan saya soalnya tadi saya izin ke toilet sebentar "
" oh iya maaf ya jadi merepotkan "
" tidak Nyonya, saya permisi dulu "
Belum lagi Syaqina beranjak seseorang telah menarik tubuhnya hingga dalam pelukannya
" sayang .. kamu disini ? aku khawatir setengah mati bahkan aku sudah menyuruh petugas keamanan dan security untuk mengechek semua toilet ternyata kamu tidak ada, aku udah hampir gila mencarimu "
laki - laki itu sudah dipastikan adalah Shaka suaminya yang terkadang sangat over protective terhadapnya
" maaf Hubby tadi ada sedikit indisen dan saya membantu Nyonya ini karena tiba - tiba kepalanya pusing"
Shaka masih merekatkan pelukannya tampak sekali wajahnya mengkhawatirkan istrinya
" kamu tuh memang bandel awas aja nanti kamu harus dapat hukuman kalau udah di kamar"
ucapnya dengan gemas sambil mencubit pipi chubby sang istri, dan itu membuat iri siapa saja yang melihat ke uwuhan pasangan itu
" hubby... sakit tahu lagian disini tuh banyak orang kan malu "
Syaqina sudah tampak seperti kepiting rebus mukanya memerah karena merasa malu di perlakukan seperti itu di tempat umum.
" malu kenapa sih Yang kita kan suami istri"
" hemm "
suara deheman wanita yang tengah menikmati makanya tadi akhirnya mengalihkan perhatian dan fokus Shaka pada istrinya
" loh.... Shaka ?!"
__ADS_1
" tante ?!"