Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
127. Dua kebahagiaan


__ADS_3

satu tahun kemudian...


Jari ini adalah hari yang sangat dinantikan oleh Syaqina karena hari ini adalah hari yang bersejarah setelah mengalami beberapa peristiwa dan penundaan akhirnya hari ini ia bisa mendapatkan gelar sarjananya yang akan ia persembahkan untuk almarhum Ayah tercintanya.


Pagi ini semua telah bersiap Mama Vina dan Papa Andi juga telah mempersiapkan baju khusus untuk menghadiri Wisuda tersebut Mama Vina yang merupakan seorang desainer dan pemilik butik merancang sendiri kebaya untuk menantu tersayangnya.


" kalian semua sudah siap? "


Suara Papa Andi saat menuruni anak menuju lantai dasar Rumah mewahnya


" iya Pah udah siap kok, tinggal nungguin Mama sama Papa, Mama lama banget dandannya yang mau Wisuda siapa yang excited siapa ?"


" hemm... kamu kayak nggak hafal Mama kamu saja Ka, makanya kamu beruntung punya istri Syaqina orangnya nggak suka ribet, dandan pun seperlunya tidak butuh waktu berjam - jam kayak Mama kalian "


" Eh... Mama denger ya kalian lagi ngomongin Mama, kan ini tuh hari spesial buat Syaqina jadi mama juga harus mempersiapkan sebaik mungkin "


Mama Vina yang tiba - tiba keluar dari dalam lift dan telah bersiap dengan mengenakan busana rancangannya sebuah Garis dengan material silky beraksen bruklat warna biru pastel senada dengan yang dikenakan Syaqina dan juga baby Queen membuat mereka terlihat sangat anggun dan elegant.


" ya udah .. Kita berangkat sekarang Sayang 30 menit lagi acaranya dimulai "


Seru Shaka sambil meraih putri kesayangannya dari gendongan ART nya bik Sumi


" ya Sudah ayok kita berangkat "


sahut Syaqina sambil mengamit lengan suaminya dan berjalan bersama menuju mobil yang sudah dipersiapkan Mang Udin.


kurang dari 20 menit mereka sudah sampai di halaman Kampus beruntung hari ini jalanan tidak sedang macet jadi mereka bisa sampai tepat waktu.


Syaqina segera mengambil tempat dan bergabung dengan teman seangkatanya termasuk Tiara, yang juga mengenakan baju senada karena Mama Vina sengaja merancang khusus untuk kedua menantunya


Sementara Mahesa, dan Bunda Yasmin sudah duduk di kursi undangan khusus keluarga pendamping, sementara Papa Andi duduk di kursi khusus Tamu undangan sebagai donatur sekaligus penyokong dana Kampus sementara Mama Vina Shaka dan baby Queen duduk bersama dengan Mahesa dan Bunda Yasmin


Baby Queen kini yang sudah berusia satu setengah tahun terlihat anteng duduk di pangkuan sang Oma dari bayi Queen memang termasuk anak yang fleksibel dan jarang rewel meskipun sangat aktiv. seperti saat ini ia tampak berpindah pindah dari pangkuan sang Oma, pindah ke Daddy nya kemudian uncle Mahes pipinya yang chubby sangat menggemaskan membuat Mahesa yang sampai saat ini belum dikaruniai amanah semakin gemas dan sangat menyayangi baby Queen .


Setelah mengikuti beberapa prosesi Wisuda pun berakhir dan kini acara bebas yaitu bersua photo dengan keluarga dan juga teman- teman seangkatan.


" selamat ya Syaqina akhirnya kita bisa lulus bareng "


Tiara mengucapkan sambil memeluk sahabat dan juga adik iparnya itu

__ADS_1


" selamat juga buat kamu, semoga ilmu kita nanti bisa bermanfaat dengan baik ya "


balas Syaqina


" selamat ya sayang, akhirnya kamu bisa mendapatkan gelar Sarjana kamu Setelah banyaknya masalah yang menjadi rintanganya, semoga Almarhum Ayah bahagia disana kamu sudah berhasil mewujudkan keinginan beliau "


" iya By... terimakasih ya selama ini kamu udah dukung dan support aku, Ayah pasti bahagia meskipun tidak melihat langsung By "


Shaka pun memberikan pelukan terhangatnya untuk istri tercintanya karena ia tahu saat ini Syaqina sangat membutuhkan itu, ia tahu istrinya kini sedang merindukan sosok Ayahnya


" Sayang... kamu tenang ya, Ayah pasti juga ikut bahagia menyaksikan semua ini, meskipun Ayah sudah tidak ada di sisi kita tapi Ayah tetap ada disini "


ucapnya sambil menunjuk dada sebelah kiri istrinya


" nanti kita ke Makam Ayah ya By.. aku pingin photo dengan toga ini di makam Ayah "


" siapp ibu negara "


" Sayang ayo kita photo bertiga dulu "


" Tentu sayang, dan semoga saja secepatnya kita bisa photo berempat "


" maksud kamu ?"


Shaka merasa penasaran dengan ucapan Syaqina yang ambigu itu, terlihat Syaqina membukan Tas kecil yang ia kenakan tadi dan mengeluarkan sesuatu benda kecil mirip sebuah sedotan namun pipih bentuknya


" Maaf.. aku lupa berikan ini tadi pagi "


disodorkanya benda tersebut dan Shaka terbelalak melihat benda tersebut dengan tanda dua garis merah


" Sa.. sayang kamu serius ini? Queen mau punya adik ?, aku mau jadi Daddy lagi ?"


" iya By.. awalnya aku juga nggak nyangka apa lagi Queen masih sangat kecil baru satu tahun setengah, maaf ya "


" Sayang... kamu bicara apa justru aku bersyukur banget, ini tuh namanya rejeki yang tak terduga, sama seperti pas kamu hamil Queen juga sama sekali nggak terduga dan terencana, sayang... terimakasih ya kamu udah mau mengandung anak - anakku "


" tapi.. By.. tolong jangan sampaikan ini disini ya, aku tak enak hati dengan Tiara dan kak Mahes, kamu ngerti kan maksud aku By "


" hemmm.. iya udah kalau maunya kamu begini sayang "

__ADS_1


Syaqina pun tersenyum penuh bahagia dan bersyukur dengan apa yang Allah anugerahkan hingga sampai saat ini.


" ya udah, kita gabung dengan yang lain yuk, habis ini kita mau makan siang bersama Mama udah persiapkan semua di restaurant yang dulu kamu pernah kerja "


🍃🍃🍃


Rombongan keluarga Darmawan Mahantara ki ni sudah berada di Restaurant milik keluarga. Mereka merayakan kelulusan kedua menantunya sekaligus meskipun hanya makan bersama namun hal itu sudah lebih dari cukup untuk merayakan dan bersyukur atas pencapaian dan kebahagiaan yang dicapai oleh Kedua menantu tersebut.


Di ruangan yang khusus private room sudah tersaji berbagai hidangan spesial Restaurant dan di tambah beberapa menu khusus request sang pemilik restaurant. Seluruh keluarga sudah tampak duduk dengan rapi disana , Shaka beserta Syaqina dan baby Queen, Papa Andi dan Mama Vina, Bunda Mayang, Mahesa beserta Mutiara, Rega beserta Rany dan Bintang. Mereka.semua terlihat sangat bahagia apalagi Rany dan Rega yang saat ini tengah menanti kelahiran anak kedua adik untuk Bintang.


Sejujurnya Shaka dan juga Syaqina merasa sangat bahagia hari ini tanpa mereka duga mendapatkan kejutan bahwa Syaqina mengandung anak kedua, ingin sekali rasanya mereka membagi kabar bahagia ini pada keluarga besarnya namun mengingat Syaqina sangat menjaga dan memikirkan perasaan Mutiara ia meminta pada Shaka untuk tidak membagi berita bahagia ini sekarang. Mereka tahu Mutiara dan Mahesa sudah sangat menantikan kehadiran buah hati mereka namun yang kuasa belum mengabulkannya sampai sekarang. Bahkan Tiara sering kali curhat dengan sahabat sekaligus adik iparnya tentang kegundahan hatinya dan rasa takutnya jika sampai ia tak bisa memberikan keturunan untuk suaminya, sebagai sahabat Syaqina selalu memberikan nasehat dan semangat agar Tiara berpikir positive dan bersabar dengan selalu berdoa dan berusaha.


Flash back


Siang itu hujan turun dengan derasnya Syaqina yang sedang berada di butik yang kini di kelola oleh Mutiara karena sang mertua memilih beristirahat menikmati masa tuanya dengan bersantai dirumah bermain dengan anak cucu, dan berlibur keliling Nusantara dan sesekali mengunjungi putri mereka dan keluarga di luar negeri.


Hujan yang turun seharian ini menjadikan pengunjung Butik tidak seramai biasanya sehingga Mutiara yang kebetulan dikunjungi oleh Syaqina bisa lebih santai dan leluasa untuk saling ngobrol meskipun Mutiara disana bertindak sebagai Boss nya namun tetap saja ia harus menghendle ketika ada beberapa pesanan khusus dari pelanggan yang meminta desain pakaian khusus, karena saat ini Mutiara juga sudah mulai mahir mendesain sendiri beberapa pakaian yang menjadi new model Butik ini sesuai dengan trend yang sedang berkembang.


" Sya.... kenapa ya gue nggak hamil - hamil, padahal aku tahu kak Mahes sudah sangat menginginkan hadirnya buah cinta kami , ini udah menginjak tahun kedua pernikahan kami "


" kamu yang sabar, baru juga dua tahun di luaran sana bahkan banyak yang sampai 5, sepuluh bahkan 13 tahun mereka baru diberi momongan, kamu santai jangan dibawa kepikiran terus "


" tapi aku takut Sya.. gimana kalau nanti ternyata aku nggak bisa kasih keturunan kalau Kak Mahes kecewa dan aku di madu agar Kak Mahes memiliki keturunan dan nasib aku bakal menyedihkan seperti di sinetron - sinetron atau di film , dan juga nanti mertua aku juga bakal membenciku akh... aku nggak sanggup membayangkan itu terjadi "


Tiara sudah berkaca- kaca bahkan mata indah nya itu sudah menitikkan airmata


" Ha... haa.. kamu lebay amat sih, lemah terlalu jauh angan - tanganmu, kebanyakan nonton sinetron ikan terbang sih "


Syaqina tampak terkekeh melihat sahabatnya yang terlihat konyol


" kok kamu malah ketawain sih dasar adek ipar nggak sopan "


" ya kamu lucu hari gini masih jadi korban sinetron "


" ya bukan gitu tapi kan kebetulan keadaannya sama seperti yang aku sedang alami saat ini "


" denger ya kakak iparku tersayang, tercantik, terbaik dan ter- ter , anak itu rejeki amanah dari Allah kalau Allah belum memberinya berarti Allah belum menghendakinya berpikirlah positiv makan insyaallah hasilnya juga akan positiv. ambil sisi baiknya jika saat ini belum di beri momongan mungkin Allah tak ingin kamu repot dengan masalah kuliah kamu, karir kamu saat ini dan yang pasti agar kamu dan kak Mahes bisa lebih lama berpacaran halal nya"


" hemm... iya deh bu ustadzah semoga saja demikian "

__ADS_1


# flash back off


__ADS_2