
Hari sudah sore sinar matahari pun mulai meredup dan tak seterik tadi siang, Jarum jam sudah menunjuk pada angka 16.30 , Setelah selesai dengan aktivitas sorenya Syaqina dan Rissa pun segera sudah segar karena sudah selesai mandi sore, mereka menuju ke rumah utama pemilik Kosan. terlihat mobil mbak Anggi sudah terparkir di garasi rumahnya berarti orangnya sudah pulang dari kantor. Rissa dan Syaqina berjalan beriringan dengan Rissa berada di depan dan diikuti Syaqina di belakangnya, Rissa memencet bell yang berada di samping pintu. tak seberapa lama pintupun terbuka dan Seorang perempuan dengan pakaian santai ala rumahan pun tampak diambang pintu dan setelah melihat yang datang wanita itupun tersenyum ramah.
"Rissa.. ada apa tumben ? , bukanya uang Kontrakan masih 2 minggu lagi baru bayar ?"
tanyanya setelah melihat Rissa yang bertamu
"iya mbak, maff Rissa datang bukan untuk hal itu "
"lalu ?"
"oh, ya mbk perkenalkan ini teman Rissa Syaqina namanya dan Syaqina ini mbk Anggi pemilik Kosan yang aku bilang kemaren "
Rissa berusaha memperkenalkan diri sahabatnya itu pada pemilik Kosan yang mereka sewa. setelahnya mereka berdua saling bersalaman dan menyebutkan nama masing -masing . Mbak Anggi pun mempersilahkan Mereka untuk duduk di teras depan
"jadi gini mbak, berhubung kos yang disamping kamar kosan Rissa udah ada yang kosong jadi Syaqina bermaksud menyewanya mbk apa kira - kira mbak mengizinkan ? "
" oh... begitu, iya udah pasti boleh dhonk kan itu memang di bangun untuk disewakan Riss kamu itu gimana sih "
mereka bertiga pun terkekeh dan masih berbincang , Syaqina pun menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan dirinya dan statusnya yang sudah menikah namun sedang bermasalah dengan suaminya. bahkan ia pun menyampaikan jika sekarang ia sedang mencari pekerjaan
"oh... jadi begitu ya kebetulan kalau kamu mau di kantor tempat mbk sedang membuka lowongan untuk beberapa bagian staf admin dan juga accounting"
" mbak serius?? wah aku mau banget mbk"
Syaqina pun sangat antusias mendengar ada beberapa lowongan yang cukup membuatnya tertarik
"kalau kamu berminat kamu buat surat lamaran dan besok pagi berangkat bareng mbk ngelamar kesana "
"iya mbk, saya mau "
"mudah-mudahan Syaqina keterima di kantornya mbk ya "
Rissa pun menimpali dan merasa ikut senang jika sahabatnya bisa bekerja di kantoran, setidaknya itu meminimalisir pertemuan dengan suaminya karena kalau ia bekerja seperti di cafe atau restaurant itu kemungkinan untuk bisa ditemukan suaminya akan lebih mudah.
"ya udah kalau begitu kami pamit ya mbak, saya mau mempersiapkan semua persyaratan buat melamar kerja besok"'
Syaqina pun berpamitan dan keduanya segera beranjak dari Rumah mbak Anggi
"kami pamit ya mbak, terimakasih "
"iya sama-sama , jagan lupa besok ya bareng sama mbak saja"
__ADS_1
"siap... mbk "
Merekapun berjalan kembali ke kamar kos dan Syaqina dibantu Rissa pun membereskan Kamar kos yang baru ia sewa dan mengangkat koper nya ke dalam kamar tersebut, Kosan di tempat mbak Anggi memang termasuk lengkap fasilitasnya tersedia Kasur, Lemari baju, kipas Angin, dan ada televisi meskipun hanya 14 inc, dan satu set meja dan kursi jadi tinggal masuk bawa badan pun sudah aman.
"Ok... sekarang udah beres dan udah rapi Bumil udah bisa bobok cantik "
kelakar Rissa sambil merebahkan tubuhnya di kasur tanpa ranjang berukuran Queen tersebut
"makasih ya Ris untung aku memiliki sahabat sebaik kamu beruntungnya aku "
"udah... nggak usah lebay ini tuh biasa saja kan kamu udah gue anggap sebagai sodara gue sendiri Sya, dan aku aku selalu ada buat kamu dan... ponakanku ini nantinya "
tambahnya lagi sambil mengelus perut Sahabatnya yang masih Rata namun terlihat lebih padat.
"bantu kami melewati semua ini Riss"
"tanpa kamu minta pun pasti akan kami lakukan, Aku dan Aldo pasti akan selalu disisimu melewati semua ini, kamu pasti bisa Sya "
Merekapun berpelukan
"terimakasih ya Ris ""
" udah ah, ke banyak terimakasih ntr jadi ga iklas nih akunya "
"iya,.. iya sekarang kamu persiapkan surat lamaran kamu buat besok terus kita makan malam kamu pasti sudah laper kan ?, sebentar lagi Aldo datang bawain kita makan "
" BTW.. kapan Tuh diterimanya si Aldo kasian tuh di gantung gitu "
"apa sih, Sya.. Gaje banget. sekarang lebih nyaman kita sahabatan seperti ini Sya 2 tahun kita bersahabat rasanya akan aneh kalau tiba- tiba kita jadi...."
"semua akan terbiasa kalau sudah dijalani, cinta dalam persahabatan itu pasti lebih indah deh Ris coba saja kalau nggak percaya "
" kamu tuh, ya.. masak iya aku disuruh coba-coba kayak skin care saja pakai di coba, ini tuh soal hati Sya "
"ya sudah kenapa nggak di coba, lagian Aldo kan lelaki yang baik pasti kamu nggak akan menyesal menerima cintanya"
"udah dhonk.. Sya kamu tuh dibayar berapa sih udah kayak endorser aja promosiin dia melelulu"
" ngawur lo.. ini tuh tulus karena aku juga pingin kedua sahabat ku ini bisa saling bahagia "
" yakin banget kalau Gue sama dia bakal bahagia "
__ADS_1
Rissa tampak ngedumel sambil memainkan gawainya diatas kasur , selidik punya selidik rupanya saat ini Rissa tengah berdebat via chat whatshap dengan Aldo perihal pesenan makanan yang ia mau dan Aldo melarangnya Karena Rissa memesan mie Ramen super hot level 10 dan Aldo melarangnya mengingat Rissa memiliki riwayat sakit lambung, dan dulu pernah sampai di opname dan berujung Aldo yang harus mondar mandir nungguin di Rumah sakit.
" katanya sayang tapi giliran dimintai makanan gitu aja udah banyak banget alasannya buat menolak "
Rissa ngedumel sendiri namun masih terdengar oleh Syaqina yang masih tampak fokus menulis surat Lamaran kerjanya. Namun Syaqina hanya menyimak dan tersenyum karena pasalnya dia tahu sebenarnya Rissa memiliki perasaan yang sama dengan Aldo namun masih tertutup dengan gengsi saja.
Tak berapa lama Aldo pun datang membawa tentengan makanan
"Assalamualaikum para bidadari syurga "
Aldo mengucap salam disambut dengan senyuman manis oleh Syaqina namun Rissa justru berwajah masam seperti asam Jawa
"waalaikumsalam.. pangeran tampan "
jawab Syaqina dengan sedikit cantik, membuat Rissa semakin mengerucutkan bibirnya sambil sesekali ngedumel tak jelas,
" udah buruan makan yuk.. ini
punya bumil nasi plus rendang daging dengan sayuran rebus karena bumil harus banyak makan sayuran, ini buat yang lagi ngambek Ramen level 3 "
"gue kan maunya level 10 "
"berhubung aku nggak mau kamu sakit lagi ntr harus opname lagi aku juga yang repot harus bolak balik ke rumahsakit "
"alesan bilang saja pelit "
" Riss... kamu tuh nurut dhonk sama si Bebeb itu tandanya dia nggak mau kamu kenapa-2 kan kamu punya riwayat maggh "
" iya,.. iya ya udah gue makan "
"Nah.. gitu dhonk, Yukk.. kita makan si baby udah nggak sabar nih udah lapar banget "
mereka bertiga pun menikmati makan malam dengan lahapnya, bahkan Rissa yang tadi ngambek pun tampak melahap semua makananya tanpa sisa.
Terimakasih untuk yang sudah setia mengikuti cerita ku, terimakasih tak terhingga juga untuk yang sudah mendukung semoga kita bisa saling menebar manfaat dan kebaikan.
jangan lupa
LIKE ❤
komentar
__ADS_1
dan Vote nya..🙏🏻🙏🏻