
Setelah melewati banyak peristiwa dan masalah rumah tangganya dan berakhir dengan perdamaian dan saling memahami kesalahan pada diri masing - masing yang akhirnya mereka dapat melewati kerikil tajam yang menjadi batu sandungan dalam perjalanan rumah tangga mereka.
Setelah mendiskusikan terlebih dahulu dengan suaminya mengenai keputusannya untuk kembali meneruskan kuliahnya yang tertinggal dua semester lagi dengan berbagai pertimbangan dan juga syarat yang diajukan oleh Shaka ia pun bisa kembali ke Kampus
" Hubby... terimakasih ya kamu akhirnya mengizinkan aku untuk melanjutkan kuliahku kembali "
ucapnya dengan manja sambil menyusupkan wajahnya pada dada bidang suaminya yang kini hanya berbalut kaos tipis ala rumahan. Mereka saat ini sedang berbaring diatas tempat tidur dengan Shaka yang menyandarkan kepalanya pada sandaran Ranjang dan Syaqina berbaring disebelahnya dengan kepalanya bersantai pada dada budak itu.
" hemmm... Tapi ingat harus ingat tiga poin penting yang aku ajukan sebagai syarat mutlak tadi "
" iya , Byy aku pasti ingat kok "
" apa coba kalau masih ingat ?"
" hemmm..
harus tetap memprioritaskan suami dan anak
nggak boleh dekat dengan temen cowok di Kampus
tidak boleh mengeluh dengan urusan kuliah dibawa ke atas ranjang "
__ADS_1
" kamu beneran istri yang smart ya Sayang, jadi semakin sayang deh "
" ihh... Byy jangan gitu geli tahu "
karena Shaka terus menyusuri leher dan sesekali mengigit daun telinga istrinya yang membuat Syaqina kegelian dan juga mengerti arahnya kemana lagi kalau bukan ke atas ranjang
" ingat ya ... utamakan suami dan anak, berarti sekarang utamakan suami karena anak udah bobok nyenyak "
" By... nggak bosan apa tiap hari minta terus"
" salah kamu yang bikin suami kamu ini nagih terus, ibaratnya kamu itu candu buatku sayang jadi mau setiap malam pun nggak akan cukup "
" dan setiap main durasinya bisa sampai subuh "
" isshh... cerdas banget sih istri aku ini, jadi nggak sabar pingin makan kamu sayang "
Tanpa menunggu persetujuan sang istri Shaka langsung melahap bibir merah chery itu dengan rakusnya hingga membuat Syaqina nyaris kehabisan nafas. dan akhirnya Syaqina pun memukul mukul dada bidang suaminya
" hahh.. hahh , kamu tu mau bunuh aku ya By "
ucapnya dengan nafas tersengal - sengal
" iya tapi nggak harus brutal kayak gini juga kan ?"
" ya udah sekarang kita mulai lagi kamu ambil pasokan Oksigen yang banyak dulu biar nggak kebahisan stok nanti "
Setelah sedikit berdebat mereka pun segera memulai kembali mengingat durasi waktu yang rawan di jam bangunnya baby Queen mereka tak mau ambil resiko nantinya adegan akan bersambung disaat sedang trun on.
Perang lidah pun sudah berlangsung sejak beberapa menit yang lalu keduanya sudah saling bertukar saliva, Shaka semakin menggila saat suara sexy sang istri terus menyebutkan namanya dengan sigap Shaka sudah berhasil menanggalkan semua pakaian yang melekat di tubuh istrinya begitu juga dengan dirinya, tanganya kini menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya karena mereka memang tidak pernah melakukan hubungan dengan badan terbuka mereka selalu menggunakan selimut untuk menutupi tubuh polos keduanya.
Shaka sudah tak sabar lagi untuk meleburkan hasrat mereka dalam kenikmatan hakiki kini keduanya telah menyatu memberikan kenikmatan satu sama lain membawa mereka ke puncak nirwana dan menari - nari mengikuti ritme yang mereka ciptakan hingga sampai pada saatnya keduanya melambung tinggi ke nirwana kemudian meledakkan sensasi kenikmatan tiada tara itu, tubuh keduanya kini ambruk dengan nafas tersengal - sengal.
" terimakasih sayang , kamu memang selalu membuatku puas meski itu bukan berarti membuatku untuk puas menjamahmu 1x saja dan justru menuntutku untuk lebih mau dan mau lagi "
ucap Shaka disela - sela menormalkan deru nafas dan staminanya kembali
" hemmm.. sama - sama Byy kamu juga selalu buatku melayang Byy "
__ADS_1
Keduanya kini mempererat pelukannya dan saling mendaratkan ciuman diwajah masing - masing. meskipun mereka bukan pasangan pengantin baru lagi dan bahkan mereka sudah memiliki anak , namun keharmonisan dan keromantisan mereka tak kalah uwuw dengan pasangan pengantin baru.
Baik Shaka dan Syaqina bisa saling mengimbangi keahlian masing - masing dalam urusan ranjang mereka.
Pagi pun menjelang setelah melaksanakan mandi wajib keduanya pun melaksanakan sholat subuh berjamaah dan Shaka kembali melanjutkan tidurnya karena masih merasa ngantuk karena mereka mengulang permainan lagi saat jam 3 pagi padahal mereka baru saja tidur jam dua belas lewat.
Syaqina langsung menuju dapur dan bergelut dengan dunianya ia membuatkan menu makanan pendamping Asi MP-ASI untuk putri kecilnya untuk urusan ini ia tak pernah mempercayakan pada orang lain , ia selalu memasakanya sendiri karena ia benar - benar ingin melakukan semuanya dengan tanganya sendiri karena itu adalah kewajibannya sebagai seorang ibu memberikan semua yang terbaik untuk buah hatinya.
Setelah selesai memasak untuk baby Queen kini ia memasak untuk Suami dan dirinya meski menu pagi ini hanya nasi goreng mawut ayam suwir namun terasa istimewa jika yang memasak adalah seorang istri
karena seorang suami akan sangat menikmati masakan istri sendiri meskipun hanya sekedar nasi goreng ataupun sambel sekaligus. bahkan ada pepatah mengatakan jika istri yang baik maka ia akan pandai memanjakan lidah dan perut suami serta memanjakanya di ranjang. dan itu semua ada pada diri Syaqina wajar jika Shaka sangat takut kehilangan istri sederhananya itu.
Kini Shaka sudah bersiap dengan setelah kantornya Syaqina pun sudah rapi dengan pakaian untuk kuliahnya sementara Baby Queen juga sudah selesai mandi dan sarapan Syaqina benar - benar sudah mempersiapkan semuanya sesuai dengan kesepakatan dengan suaminya jika ia kembali ke Kampus ia harus tetap mengutamakan anak dan suami karena sesungguhnya Shaka kurang setuju dangan keputusan itu namun ia ingat kembali bahwa almarhum Ayah mertuanya sangat menginginkan putrinya bisa lulus dan menjadi sarjana , Maka dari itu iya harus memberikan izin pada sang istri kembali lagi menyelesaikan study nya yang tinggal 2 semester lagi.
" Sayang ini sudah siap semua kan keperluan Queen ? aku nggak mau nanti pas udah di titipin ke Mama ada keperluan dan barangnya yang tertinggal "
" tenang Byy semua sudah aku persiapkan dengan baik "
" kenapa kamu nggak ambil baby sister saja sih Yang biar kamu nggak repot gini harus bolak balik bawa Queen tiap mau kamu tinggal ke Kampus harus titipin sama Mama , kan malah nggak fleksibel kalau gini "
" tapi kan itu maunya Mama Byy.. karena sekarang kan Butik udah dipercayakan sama Tiara Mama mau menikmati waktu nya untuk bermain bersama cucunya, kalau.sudah Mama yang minta manalah bisa kita tolak "
" iya sih, tapi kan kasian kamu dan anak kita sayang harus bolak balik gini"
" nggak apa By insyaallah justru seperti ini malah akan bagus untuk perkembangannya karena dia berinteraksi dengan banyak orang dan banyak hal dengan berpindah - pindah tempat begini dia justru akan bertambah akalnya "
" ya baiklah, emak - emak memang selalu menang , ya Sudah kita berangkat sayang ?"
" iya Byy ayok nanti bisa telat aku kan hari ini ada kuliah pagi dan aku harus bisa mengejar SKS yang tertinggal selama cuti kemaren "
" tapi aku percaya kamu bis mengejarnya karena kamu punya otak yang encer banget"
" terimakasih suamiku pujiannya "
" sama - sama Istriku untuk semua kebahagiaannya "
" ihh lebay deh Byy "
__ADS_1
Setelah memasukkan semua barang yang keperluan baby Queen yang akan dibawa selama dirumah Mama Vina mereka pun segera masuk dalam mobil dan Shaka segera melajukan mobilnya menuju kediaman orangtuanya yang seberapa jauh dari rumahnya untuk menitipkan baby Queen pada Omanya selama Syaqina kuliah.