Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
140. Obat mujarab


__ADS_3

" Sayang... kamu belum ngantuk ?"


ucap Shaka yang keluar dari kamar mandi dan mendapati istrinya masih duduk merenung di sofa kamar mereka, entah apa yang kini sedang dipikirkan Syaqina sampai - sampai iya tak merespon kehadiran suaminya


" sayang.... are you ok ?"


"ehh... iya Mas , ada apa mas ?"


jawabnya gugup


" kamu sedang mikirin apa sih ? hemmm ?"


kini lelaki tampan itu sudah menempelkan dagunya di ceruk leher istrinya


" aku sedang memikirkan keadaan ... nya ?apa menurutmu sakit yang dialaminya itu cukup serius ?"


" keadaaNya... ?? maksud kamu bu Susan sayang ?"


Syaqina mengangguk pelan


" kamu mulai khawatir ya ? tapi kamu tenang ya sayang Ibu kamu pasti akan baik - baik saja , bukankah menurut beliau hanya sakit lambung saja jadi jangan terlalu khawatir?"


" tapi perasaanku tidak begitu Mas sepertinya tidak sesepele itu, pasti ada hal yang lebih serius "


" ya sudah sekarang kamu simpan kekhawatiran kamu itu kita bisa berkunjung kerumah beliau besok karena lusa mereka baru akan berangkat ke singapura"


" apa tidak berlebihan jika kita harus datang kerumahnya ?"


" apa yang berlebihan jika seorang anak mengunjungi orangtuanya sayang, justru itu seharusnya "

__ADS_1


" tapi kamu akan menemaniku kan Mas ?"


" tentu dhonk sayangku "


" terimakasih ya suamiku"


" sepertinya aku tidak akan cukup jika hanya mendapat imbalan terimakasih itu sayang, kamu tahu aku menginginkan lebih dari itu"


Suara itu kini sudah berubah parau pertanda ada hasrat yang tertahan disana yang menuntut untuk segera di bebaskan dan syaqina sudah sangat paham itu. Kini keduanya tengah asyik memadu hasrat yang sama sama mereka inginkan, keduanya bermain panas seolah sedang berlaga disebuah arena tempur dimana keduanya tengah mengejar kenikmatan hakiki


suasana kamar yang dibuat temaram dengan hanya menggunakan light sleep membuat suasana terasa begitu romantis berpadu suara - suara kenikmatan yang diciptakan kedua insan tersebut, Shaka memang tak pernah puas jika hanya dengan sekali penyatuan begitupun Syaqina seolah tak inginkalah dengan suaminya sehingga ia pun dapat mengimbangi permainan pasanganya. olahraga malam pun baru selesai sekitar jam 3 pagi malam ini keduanya tak ubahnya sepasang pengantin baru yang begitu mendamba apa yang disebut dengan kenikmatan hakiki.


" baiklah cukup sayang istirahatlah aku tahu kamu lelahkan dengan permainan panas kuta tadi "


" Mas,.. tolong ambilkan selimut "


" hehee... kamu memang wanita terbaik Sayang beruntungnya aku memilikimu, bahkan sampai sekarang kamu masih saja memikirkan malu jika harus seperti ini "


" kamu tahu kan kalau suamimu ini lelaki perkasa heemmm"


" iya, iya dan asal kamu tahu keperkasaanmu itu hanya boleh kamu tunjukkan padaku "


" oh iya Sayang... tolong ya jangan kamu turunkan dulu kakimu, biar larva yang aku tumpahkan itu secepatnya bisa tumbuh menjadi biji kecambah "


" hemm "


yang diajak berbicara justru sudah mendengkur halus akibat terlalu lelah berlaga diarea tempur


"baiklah, istirahatlah sayang aku tidak akan mengganggu lagi "

__ADS_1


cup


kecupan hangat itu mendarat di kening dan kedua sisi pipi istrinya, kemudian ia pun ikut masuk dalam selimut dan memeluk tubuh istrinya yang meringkuk kelelahan. Hingga suara Adzan shubuh berkumandang mereka baru terjaga


" mas... bangun yuk mandi udah adzan "


Syaqina berbisik sambil mengurai pelukan suaminya yang masih asyik mendengkur


" mas...bagun "


" hoeeem.. udah pagi ya sayang "


" Mas... ishh lihat nih gara2 kelakuan kamu kita jadi tidur dalam keadaan tak beres gini, gimana coba kalau putri kita tiba2 masuk ke kamar ini dan minta bobok bareng kita, pasti bakal ..."


" iya maaf, habisnya kuta kan beberapa hari ini tidak melakukanya jadi semalam itu rasanya ibarat sedang makan nggak ada kenyangnya sayang "


" kamu nih Mas kalau urusan itu memang nggak pernah mau nyerah "


" heheee... habisnya kan enak sayang itu tuh ibarat obat paling mujarab untuk mengatasi segala rasa capek, penat karena beban pekerjaan semua bisa hilang"


" iya,.. iya,, ya sudah ayo kita mandi jangan sampai habis waktu subuh kita "


" berarti mandi bareng kan ?asyikkk"


" eitss... inget ya cuma mandi nggak ada aneh - aneh "


" iya baiklah sayangkuh "


tubuh ramping itu sudah di buat melayang dalam gendongan lengan kekar Syaqina yang merasa terkaget dan takut terjatuh akhirnya hanya bisa mengeratkan kedua tangannya pada leher sang suami.

__ADS_1


Shaka memang memenuhi ucapannya hanya dengan mandi bersama tanpa ada ritual nakal, karena memang kini mereka sedang berkejaran dengan waktu shubuh yang hampir habis, selesai mandi wajib keduanya pun melaksanakan kewajiban shalat subuh dwngan berjamaah.


__ADS_2