Cinta Orang Biasa

Cinta Orang Biasa
28. Menantuable vs istriable


__ADS_3

Waktu terus berganti hari, hari berganti minggu Pagi ini suasananya sangat berbeda, Syaqina dan Shaka sudah mulai terbiasa dengan status suami dan istri bagi mereka. Mereka telah terbiasa bangun tidur dalam keadaan saling berpelukan karena mulai terbiasa menghabiskan malam panjang berdua. Mereka memang sudah mulai menerima pernikahan mereka yang awalnya sangat dipaksakan ini.


Syaqina selalu membiasakan diri terbangun terlebih dulu setelah selesai membersihkan diri kemudian melaksanakan ibadah sholat subuh dan segera turun ke dapur mempersiapkan sarapan untuk keluarga Meski sudah ada asisten rumahtangga tapi untuk urusan sarapan pagi memang selalu Syaqina sendiri yang memasak dan mempersiapkan, karena menurut Syaqina hanya pada saat sarapan pagi lah keluarga ini akan berkumpul bersama sehingga kehangatan dan keharmonisan harus mereka dapatkan di pagi hari untuk bekal mereka melakukan berbagai aktivitas sepanjang hari.


"wahh... sudah siapa semua sayang ? aroma masakan kamu harum sekali tercium sampai di lantai atas sayang "


puji mama Vina sambil menuruni anak tangga yang baru turun dari lantai dua dan langsung menuju ke ruang makan


"Iya mah udah siap kok, Syaqina hari masak nasi goreng special mah tentunya tidak pakai seafood hehee, "


Syaqina masih teringat karena kecerobohanya waktu awal menikah dengan Shaka membuat nasi goreng seafood dan berakibat Shaka sakit karena alergi makanan seafood.


"Apa pun masakannya kalau kamu yang masak semua orang pasti suka Syaqina karena kamu masak nya pakai ketulusan dan juga kasih sayang, mama sangat beruntung memiliki menantu seperti kamu sayang. cantik, pandai memasak, sayang keluarga, dan kesederhanaan kamu pokoknya kamu tu paket komplit"


"mama nih pagi -Pagi udah memuji berlebihan nanti kalau Syaqina terbang melayang sampai ke bulan gimana ? "


"jangan dhonk sayang nanti mama nggak akan dapat lagi menantu sepertimu, kalau saja ada satu lagi yang sepertimu mama ingin mengambilnya untuk kakak mu Esha, dia juga lelaki yang baik dia berhak mendapat istri seperti kamu "


"mama jangan berlebihan dhonk Syaqina hanya melakukan tugas dan kewajiban Syaqina sebagai istri dan menantu dirumah ini Syaqina iklas mengurus keluarga ini mah, karena Syaqina sangat beruntung sekali bisa menjadi menantu di keluarga ini mah, terimakasih mama dan keluarga ini sudah mau menerima aku yang hanya orang biasa yatim piatu dan sebatang kara yang tidak memiliki apa-apa ma"


Syaqina berkata dengan sepasang mata tampak berkaca-kaca tak lama air matanya terurai dengan derasnya, mama Vina langsung meraih tubuh menantunya dan memeluknya penuh kasih.

__ADS_1


"sudah sayang,.. kamu tak perlu sedih dan merendah begini, keluarga ini khususnya Shaka tidak pernah mempersoalkan semua itu kami tulus menerimamu masuk dalam keluarga ini jadi Mama minta kamu jangan pernah berpikiran seperti itu tadi, dan mama minta kamu berjanji apapun yang terjadi suatu saat nanti jangan pernah berpikir untuk pergi dan meninggalkan rumah dan keluarga ini"


Mama Vina menjeda kata -katanya dan mengajak Syaqina duduk di salah satu kursi ruang makan


"mama yakin meskipun pernikahan kalian ini berawal tanpa cinta tapi seiring berjalannya waktu sekarang antara kalian sudah bisa saling menerima keberadaan masing-masing, kedatanganmu sudah membawa banyak perubahan dalam diri Shaka untuk menjadi lebih baik lagi, karenamu Shaka telah belajar banyak hal terutama tentang tanggung jawab"


mama Vina berbicara dengan sangat serius bahkan sesekali ujung matanya berair


"dulu Shaka bukanlah lelaki yang pandai memilih teman wanita sehingga papa dan mama sering was was, pesonanya sebagai keturunan Darmawan Mahantara telah mampu menghipnotis kaum wanita untuk bisa mendekatinya, dulu Shaka itu anak yang egois dan keras kepala, namun dengan kehadiranmu mampu merubah semua itu nak. mama tahu saat ini Shaka sudah sangat menyukaimu bahkan sudah mulai mencintaimu, mama tahu kamu memang pantas untuk dicintai termasuk Esha yang sesungguhnya sangat mencintaimu mama tahu itu, tapi mama harus merelakan salah satu anak Mama merasakan kecewa dan patah hati karena wanita yang ia cintai selama ini justru menjadi milik adik kandungnya"


"ma.. maafkan Syaqina, Syaqina tak bermaksud menyakiti kak Mahes ataupun Shaka semua diluar kuasaku ma, jujur selama bertahun -tahun Syaqina telah mengenal kak Mahes dan begitu mengaguminya dan menggap sebagai malaikat pelindungku sejak aku masih berusia 10 tahun dan ternyata justru Syaqina ditakdirkan menikah dengan Shaka "


"tidak nak, kamu tidak perlu meminta maaf ini semua bukan salah kalian baik kamu, Shaka ataupun Mahesa, ini semua takdir Allah memang jodohmu dengan Shaka bukannya Mahesa yang selama ini selalu menjaga dan melindungimu, kamu tidak perlu khawatir dengan Mahesa mama tahu dia lelaki yang sangat baik, dia tidak akan pernah memaksakan perasaannya pada orang lain. Mahesa juga lelaki yang sabar dan dewasa dia tidak akan mungkin mau merebut apa yang menjadi milik orang lain, dia pasti bisa menyembuhkan rasa kecewanya"


Kedua wanita berbeda usia itu kini saling berpelukan pembicaraan pagi ini sungguh sangat dramatis dan mengharu biru, hingga tanpa mereka sadari sudah sejak tadi papa Andi menyimak percakapan keduanya dan hanya berdiri merasa kagum dengan menantunya ternyata Syaqina memang istri dan menantu yang terbaik, meskipun ada terselip sebuah kebohongan besar dan ketidakjujuran di dalamnya. papa Andi sebetulnya menyimpan kecewa pada putra bungsunya karena ia tak ada keberanian untuk mengakui kesalahan terbesarnya, bahwa kedatangan Syaqina dalam rumah ini bukan murni takdir Tuhan melainkan adanya sebuah rekayasa yang berawal dari cerebohan yang berakibat sangat fatal hingga tak mampu untuk mengakuinya dengan jujur.


"hemm..hemmm"


Papa Andi sengaja berdehem sebagai isyarat untuk keduanya mengetahui keberadaan beliau diantara kedua wanita tersebut


"eh.. papa "

__ADS_1


jawab keduanya kompak


"Apa sudah siap sarapannya ?kok kalian malah asyik saling curhat seperti itu ?"


"kita tidak sedang curhat kok pa, mama sedang memberitahu menantu kita tentang sifat mereka masing-masing "


mama Vina berusaha mengelak, sementara Syaqina terlihat canggung dan segera berpamitan untuk ke kamar memanggil Shaka


"maaf pa, ma Syaqina ke atas dulu memanggil Shaka "


"silahkan nak "


jawab papa Andi sambil menarik kursi yang ada di meja makan, mama Vina hanya memandangi punggung Syaqina yang semakin menjauh menaiki anak tangga


"ini minumnya Papa Lemon tea spesial dengan gula batu, minuman yang selalu di sediakan oleh menantu kita, Syaqina memang istri fan menantu yang baik dia sangat memperhatikan kita semua termasuk menghafal selera dan kesukaan kita semua pa"


"Iya papa tahu itu ma, semenjak dia disini papa juga merasa lebih bisa menerapkan pola hidup sehat, Syaqina begitu memperhatikan makanan yang baik dan tak baik untuk papa diusia papa sekarang ini"


Syaqina memang sangat memperhatikan pola makan sang Papa mertua semenjak kehadirannya di rumah ini bahkan papa tak dibiarkan mengkonsumsi kopi kental seperti sebelumnya dan menggantinya dengan lemon tea dengan gula batu karena itu justru lebih sehat kalaupun papa ingin minum kopi Syaqina mengganti dengan kopi alami denga gula aren. memang Syaqina itu paket komplit meskipun berasal dari keluarga biasa namun ia berhasil menjadi anggota keluarga kolomerat Darmawan Mahantara dan diterima dengan tulus, pokoknya Syaqina itu istriable,dan menatuable.


Terimakasih yang sudah membaca cerita ku semoga suka dengan ceritanya🤲 mohon maaf jika banyak Typo atau pun alur cerita yang sesuai. AUTHOR mohon dukungannya untuk like dan comentnya🙏🏻🙏🏻😍

__ADS_1


__ADS_2