
" emhh.. sorry sorry .. ini sebenernya ada apa sih kok kayaknya ada hal penting banget "
" jadi gini Ga istri gue pergi dari rumah"
" kalau soal itu kenapa kalian repot2 datang kemari, kalian kan bisa telpon gue, kalau butuh bantuan mencarinya"
Rega masih belum mengerti maksud kedatangan mereka kerumah ya
" sebenernya tujuan kita kesini buat bertemu Tiara karena kebetulan Tiara sahabat Syaqina "
Mahesa menjelaskan pada Rega dan Akhirnya ia pun mengerti.
" ja..jadi Syaqina istri loe bersahabat dengan Rara?"
" Jadi Mutiara itu adek loe ??"
" iya bener banget "
" nggak nyangka dunia ini memang sempit"
tap.. tap..
Suara langkah kaki Tiara menuju Ruang tamu,
"Tiara,.."
"loh.. kak, kok disini pagi - pagi begini ?"
"Iya Ra, Syaqina pergi dari rumah "
"hahh.. !!kok bisa gimana ceritanya? bukannya Syaqina masih sakit kok bisa pergi dari rumah memangnya ada masalah apa ?"
"ceritanya begini Ra ?"
Mahesa pun menceritakan semuanya pada Tiara dan Rega kenapa bisa Syaqina pergi.
" bahkan Syaqina tidak menghubungi aku sam sekali, lalu kemana dia pergi ? padahal setahu ku dia tak memiliki banyak teman bahkan di Kampus teman paling akrabnya ya cuma aku "
Mendengar penuturan Tiara Shaka semakin kalut, pikirannya semakin kacau lalu kemana iya harus mencarinya sekarang, bahkan Shaka tidak tahu siapa saja teman Syaqina selama ini.
__ADS_1
"Ya udah bagaimana kalau kita mulai cari saja ke tempat- tempat Yang biasa dia datangi "
Suara Rega memecah kebingungan diantara mereka, setelah berpikir sejenak merekapun setuju untuk mencarinya ketempat yang pernah Syaqina dan Tiara pernah datangi, berhap ada petunjuk disana, namun ternyata semua percuma tak ada satupun yang mereka dapatkan, hari hampir saja senja mereka berempat akhirnya memutuskan untuk beristirahat di sebuah Cafe.
Setelah memesan makanan mereka pun saling berbincang sembari menunggu pesanan mereka datang. Namun berbeda dengan Shaka dia hanya terdiam keadaannya benar - benar sangat kacau saat ini, dia sangat frustasi bahkan sejak tadi pagi iya belum makan sama sekali meski Rega, Mahesa, dan Tiara sudah membujuknya.
" Shaka.. sekarang elo harus makan dari pagi Elo belum makan, gimana Elo bisa mencari Syaqina kalau nantinya kamu sendiri yang drop, sekarang kita harus tenang, bersabar dulu biar kita bisa mencari jalan keluarnya "
Mahesa tak henti - hentinya memberikan nasehat untuk Adiknya yang saat ini sedang rapuh dan benar - benar payah. Shaka terlihat masih tak bergeming sesaat kemudian menyambar minuman yang ada didepanya yang sudah Mahesa pesankan tadi
" Brothers Esha bener... disini gue sebagai sahabat Elo bukan sebagai ASPRI loe , kalau kamu tak bisa jaga kesehatan gimana bisa menemukan Syaqina, yang ada kamu yang drop kamu harus sabar beri Syaqina waktu untuk sendiri untuk dia bisa berdamai dengan kenyataan ini, aku yakin saat ini dia masih syok, masih dikuasai oleh emosi dan rasa amarahnya, dia sedang kecewa. jadi kamu tenang dulu kita tunggu semuanya mereda "
sekarang gantian Rega yang memberi wejangan dan pengertian pada bossnya yang rasa sahabat itu.
" Tiara yakin, setelah semua mereda rasa marah, kecewa itu mereda pasti Syaqina akan kembali ke Kampus karena aku tahu dia bener -bener bersungguh - sungguh menikmati belajarnya dan ingin secepatnya lulus karena dia ingin persembahkan itu untuk Alm. Ayahnya"
Tiara juga menambahkan memberikan penguatan pada Shaka, sehingga ia mulai menurut dengan semua orang dan Akhirnya merekapun menikmati makan mereka sampai selesai meski Shaka hanya makan sekedar syarat supaya perutnya tidak kosong. Namun setidaknya itu sudah cukup dan semua maklum dengannya saat ini.
πΈπΈπΈ
Keberadaan Syaqina
Syaqina masih tertidur diatas kasur tanpa ranjang, tubuhnya kini benar - benar sangat lemah, setelah memaksakan diri mengendarai motor saat subuh tadi dengan jarak tempuh yang lumayan Jauh perjalan satu setengah jam dari Kediaman Darmawan Mahantara untuk sampai ke tempat ini. Iya saat ini Syaqina tengah berada di kamar kos salah satu temanya waktu dulu bekerja di sebuah Restaurant yaitu Rissa memang selama dua bulanan ini mereka putus komunikasi karena Syaqina berganti nomor telphon dan juga Hand phone. Namun untuk saat ini tempat ini paling aman untuknya karena ia yakin keluarga Shaka akan mencari keberadaannya.
"Sya.. kamu makan dulu ya.. dari pagi kamu belum makan setidaknya minumlah susu ini biar kamu ada tenaga"
bujuk Rissa tanpa bosan, untung saja hari ini Rissa off kerja jadi bisa menjaga dan menemani sahabatnya yang kini tengah terpuruk.
" aku nggak lapar Ris, aku cuma butuh istirahat saja "
"tapi tubuh kamu tetap butuh asupan makanan"
"Iya nanti aku makan kok"
" kamu butuh tenaga, butuh fisik yang kuat untuk menyelesaikan masalah kamu ini, sekarang kamu harus minum susu coklat panas ini, ini minuman masih menjadi kesukaan kamu kan? "
"Ya iyalah.. Rissa memangnya ada yang berubah dari diriku hanya dalam waktu dua bulan saja "
Syaqina pun mengambil gelas yang berisi susu coklat panas dari atas baki yang di disodorkan oleh Rissa untuknya, kemudian diminumnya disisakan setengah
__ADS_1
" habiskan dulu "
"Iya.. Iya udah kayak emak -emak bawel aja Loe "
" hemmss.. terus saja ngata2in Gue biar layak emak -emak gini tapi tetep ngangenin lan ?"
jawab Rissa dengan penuh percaya diri, dan itu membuat Syaqina merasa sangat merindukan sahabatnya yang selama dua bulan ini sedikit terlupakan. bukan berniat melupakan tapi saat kemaren Syaqina benar - benar sangat sibuk dengan urusan Kampus dan Insiden pernikahannya yang jika di ingatnya membuat Syaqina sedih, kecewa, sakit hati merasa di bohongi dan di permainkan.
"Riss.. maafin aku ya selama dua bulan ini aku menghilang nggak menghubungi kamu sama sekali"
"sudahlah,.. ngapain juga minta maaf aku tidak mempersoalkan itu, aku maklum posisi kamu, yang terpenting sekarang kamu sabar tenangin diri kamu, aku dan juga Aldo akan selalu ada buat kamu, kita bakal bantu kamu melewati semua ini "
mereka berpelukan penuh dengan perasaan mendalam yah.. disinilah mereka saling merasakan ketulusan masing - masing sebagai sahabat yang akan saling menguatkan, saling memberi dan menerima bahkan ketika sedang terpuruk sekalipun, tangan sahabat akan selalu terulur untuk selalu menguatkan dan memeluk.
"beruntungnya aku yang masih mempunyai kalian, "
"hemmm... baru sadar apa "
"Iya.. Iya aku janji nggak akan lagi mengulangi kebodohanku yang kemaren."
#flash back on
kenapa Shaka begitu tega, bisa sejajar ini padaku kenapa dia membohongiku jika sebenernya yang menabrak Ayah adalah dia, kenapa dia melakukan ini semua?? aku memang bodoh.. terlalu naif tanpa curiga sedikitpun semua kebaikan dan kebahagiaan yang ternyata semua palsu semua bohong.
Ayah... maafkan Syaqina selama ini Syaqina sudah sangat bodoh percaya begitu saja dengan semua kebohongan ini selama ini Syaqina sudah salah menganggap doa sebagai malaikat, bahkan aku sangat berterimakasih kepada semua keluarga mereka yang begitu tulus menerima dan menyayangimu dalam keluarga mereka, rupanya ini hanya kamuflase saja untuk menutupi kejahatannya, bahkan Syaqina sabar menikmati semua itu selayaknya kebahagiaan yang sempurna.
Kenapa saat itu Ayah meminta Syaqina untuk memaafkan dan tidak membenci pelaku penabrakan itu, kenapa Ayah tidak mengatakan yang sebenarnya jika saat itu Ayah mengetahui siapa laki - laki itu sebenarnya.
maafkan Syaqina Yah.. tapi saat ini Syaqina sangat kecewa dan merasa dipermainkan dengan kebohongan itu, kalau saja dia mau jujur mungkin tidak akan sesakit ini Yah.. mungkin Syaqina juga bisa memaafkannya, tapi kali ini Syaqina harus mengingkari janji Syaqina pada Ayah, Syaqina akan pergi dari rumah ini dan kehidupan pembohong itu. Syaqina tak mau lagi hidup dengan pembunuh itu yah.
#flash back off
kemudian Syaqina mengemasi beberapa barang-badannya sendiri dan tanpa membawa satupun barang pemberian Shaka bahkan barang - barang yang di belikan Mama Vina beberapa hari yang lalu saat dia diajak shopping oleh mama mertuanya, dia meninggalkan handphone, Bebet card, bahkan semuanya kecuali cincin yang melingkar diajari manisnya. kemudian dia pergi saat subuh tiba sebelum Shaka dan Mahesa terbangun.
Terimakasih untuk yang sudah setia mengikuti cerita ku, terimakasih tak terhingga juga untuk yang sudah mendukung semoga kita bisa saling menebar manfaat dan kebaikan.
jangan lupa
LIKE β€
__ADS_1
komentar
dan Vote nya..ππ»ππ»