Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 10 : Alea Mabuk


__ADS_3

"Yah makan dari itu selagi ada waktu, aku bakalan puas-puassin datang ke club ini dan minum-minum sampai puas. " Balas Alea.


###


Andika baru saja memasuki club malam, tempat teman-teman nya malam ini berkumpul. Sebenarnya dirinya tidak terbiasa dengan tempat hiburan malam seperti ini. Namun, karena di paksa untuk datang akhirnya Andika hanya bisa pasrah dan mengikuti keinginan temannya tersebut.


Hentakan musik yang kencang dan lampu kerlap kerlip langsung menyambut kedatangan Andika, saat memasuki pintu club malam tersebut.


Andika dengan mudahnya menemukan ketiga teman-teman nya di antara ratusan orang yang memenuhi tempat hiburan malam tersebut.


"Hei bro, widih cepat juga sampainya. " Sapa Jo yang langsung berdiri saat menyadari kehadiran Andika, merekapun langsung berpelukandi ikuti oleh Fadil dan Danu.


"Iya, soalnya jalan lagi nggak macet, jadi sampainya cepat. " Balas Andika.


"Mau minum apa bro? Vodka? Wine? Whiskey?. " Tawar Jo.


"Ah bir aja, aku lagi nyetir nggak bisa terlalu mabuk. " Ujar Adrian memilih jenis minuman beralkohol tipe A, yang artinya minuman tersebut tidak akan membuat seseorang mabuk secara berlebihan.


"Oke deh. " Balas Jo kemudian memanggilnya salah satu pelayan untuk membuat pesanan baru.


"Tumben kalian pada ngumpul disini nggak takut di amuk istri?. " Ujar Andika, ketiga temannya itu memang sudah menikah.


"Sekali-kali ngga apalah, namanya juga capek kerja. " Ujar Fadil.

__ADS_1


"Iya bro, kita sebagai laki-laki kan juga butuh hiburan. " Timpal Jo.


"Eh ada cewek cantik-cantik tuh disana. " Ujar Danu, menunjuk ke arah tiga gadis yang saat ini sedang asik menikmati alunan musik.


Salah satu di antara mereka menarik perhatian Andika.


Ingatannya kemudian melayang pada kejadian saat sedang berada di acara pertunangan Reno beberapa hari yang lalu.


Perempuan berambut hitam dengan mata kecil dan bibir tipis itu adalah perempuan yang memanggilnya dengan sebutan om.


"Perempuan pemabuk itu?. " Ujar Andika tanpa sadar.


"Kamu kenal sama tiga perempuan itu?. " Tanya Joo.


"Ah tidak aku hanya pernah tidak sengaja bertemu dengan mereka di acara pertunangan teman sekolah ku beberapa hari yang lalu. " Jelas Andika.


"Hah? Takdir?. " Andika nampak kebingungan dengan ucapan Danu.


"Iya takdir, katanya jika kita bertemu dengan seseorang tanpa sengaja sebanyak empat kali, artinya itu jodoh!. " Tutur Danu sedikit melantur karena pengaruh alkohol.


"Halah, ada-ada saja kamu Dan, aku aja sama mantanku udah sering nggak sengaja ketemu tapi kok nggak jodoh-jodoh sampai sekarang. " Timpal Fadil.


"Ya iyalah, gimana mau jodoh itukan udah jadi mantan, maksud si Danu itu kalau kalian tidak saling mengenal, lagian kalau kamu mau berjodoh sama mantanmu itu bisa-bisa sebelum akad nikah sudah di geprek duluan kempalamu saman istrimu itu hahaha. " Timpal Jo.

__ADS_1


"Enak saja kau, tapi iya juga sih bisa di geprek dua-dua kami hahahaha. " Balas Fadil.


Andika dan Danu ikut tertawa mendengar ocehan Jo dan Fadil.


Di sisi lain Alea dan kedua sahabatnya itu kini sudah bergabung bersama lautan manusia yang lain.


Alea yang kesadarannya sudah hampir hilang karena minuman beralkohol tingkat C yang di tenggak nya tadi memberikan efek yang sangat dahsyat pada tubuhnya.


Alea bergoyang-goyang sambil sesekali menjerit menikmati alunan dan hentakan musik.


"Eyaaaaa, ayee ayeeee. " Teriak Alea.


"Alea, ya ampun jangan teriak-teriak gitu, kebiasaan deh ini anak kalau mabuk suka bikin malu. " Ujar Sonya.


"Black pink in your areahhhhh, aye aye... " Teriak Alea bergaya ala-ala Lisa blackpink.


"Aduh gimana nih, kita bawa pulang aja yuk. " Ujar Sonya lagi, khawatir melihat Alea yang sudah sangat mabuk dan tidak dapat mengontrol dirinya sendiri.


"Ya udah yuk, eh mau kemana tuh anak. " Pekik Aurora saat melihat Alea sudah berjalan ke tengah-tengah beberapa laki-laki yang sedang asik bergoyang.


Alea bergoyang seperti orang kesetanan, perempuan itu juga mengajak beberapa laki-laki berdansa dengannya mengikuti alunan musik.


Tubuhnya meliuk-liuk bagaikan cacing kepanasan, membuat para laki-laki yang di ajaknya berdansa ikut menikmati liukan tubuh Alea yang terlihat sangat seksi.

__ADS_1


Aurora dan Sonya segera menarik tangan Alea untuk menjauhi para laki-laki itu.


Bersambung...


__ADS_2