Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 83 : Alea Menang Banyak


__ADS_3

"Dasar licik, ALEAAAAAAA. " Pekik Andika, sesaat setelah laki-laki itu sudah berada di dalam mobilnya sendiri.


###


"Yeay... Akhirnya aku menang banyak. " Pekik Alea kegiranan saat ini dirinya sudah berada di dalam taxi yang sedang melaju menuju kediaman Prasetya.


Alea mengeluarkan seluruh isi domoet Andika, di dalamnya ada beberapa lembar 10 lembar 100 dollar AS, tanpa pikir panjang Alea mengambil uang tersebut dan hanya menyisakan 3 lembar pecahan uang 100 ribu.


"Lumayan buat belanja skinkerku sampai beberapa bukan ke depan, aduh senangnya punya suami kaya raya, hihihi. " Seru Alea dengan riangnya. Tidak menyangka aktingnya tadi berbuah manis.


"Harusnya tadi aku nangis-nangis di depan Andika biar aktingku lebih kelihatan lebih nyata dan aturan , kali aja aku ketiban durian runtuh ada sutrada yang mau ajak aku main film, hahaha. " Oceh Alea, terus-terussan memuji dirinya sendiri atas keberhasilannya mengelabui Andika.


"Nggak sia-sia aku keseringan nonton drama korea, rasain kamu Dika. " Alea benar-benar puas sudah mengakali suaminya sendiri.


###


Tidak sampai 20 menit kemudian Alea sudah sampai di halaman rumah mertuanya. Dengan cepat Alea turun dari mobil taxi yang membawanya tidak lupa Alea memberikan tip kepada supir taxi tersebut.


"Nih pak, buat anak-anak bapak jajan. " Ujar Alea menyodorkan 3 lembar uang pecahan 100 ribu terakhir dari dalam dompet Andika.

__ADS_1


"Aduh, makasih yah neng baik banget. " Balas supir taxi itu sembari berlalu pergi meninggalkan halaman kediaman Prasetya.


Bu Widia nampak sudah menunggu kepulangan Alea namun wajah mertuanya itu nampak heran dan kebingungan, Alea tau betul apa yang di pikirkan mertuanya itu saat ini.


"Halo mama. " Sapa Alea, meraih tangan mertuanya lalu menciuminya dengan sayang.


Mertua Aleapun menyambutnya dengan senyuman hangat.


"Alea, kenapa kamu pulangnya naik taxi sendirian? Mana Andika?. " Tanya Bu Widia.


Alea mengangkat bahunya, Pura-pura tidak tau apa-apa.


Andika memang terlalu sibuk mengobrol sampai melupakannya, anggap saja ini sebagai pembalasan atas waktu santai Alea yang terbuang sia-sia.


Bu Widia menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Kebiasaan sekali anak itu, nggak dulu nggak sekarang masih aja lupa waktu kalau udah ketemu sama teman-temannya diluar nggak ingat pulang, padahal udah mama ingatin kalau situasinya sekarang udah berubah, aduh kasian kamu nak pulang sendirian, kamu udah makan?. " Oceh Bu Widia panjang lebar.


Alea kembali memasang wajah sedihnya.

__ADS_1


"Nggak apa-apa kok ma, Alea bisa nerima Andika apa adanya kok, Alea bakalan sabar nungguin Andika sampai dia benar-benar mau nerima Alea sebagai istrinya, nanti kalau Andika pulang nggak usah di omelin ya ma soalnya kasian dia pasti capek, Alea juga sebenarnya belum makan dari tadi. " Tutur Alea, dramatis. Seolah-olah sedang menjadi istri paling penyabar di dunia.


Alea tahu betul cara mengambil hati mertua perempuannya yang memiliki perasaan sangat lembut itu.


Sungguh berbanding terbalik dengan karakter Andika yang pelit, perhitungan dan egois.


"Aduh Alea nggak salah mama jadiin kamu mantu, kamu emang mantu mama yang paling baik dan pengertian, entar mama beliin berlian buat kamu yah biar kamu nggak terlalu kepikiran sama kelakuan Andika, ya udah yuk kita masuk, mama bakalan suruh pelayan buat masakin kamu nasi goreng, kamu suka makan nasi goreng kan?. " Oceh Bu widia, penuh perhatian.


Alea segera mengangguk, senang bukan main perasaannya saat ini tidak dapat di deskripsikan dengan kata-kata.


"Sambil menyelam minum air, hihihi. " Batin Alea menang banyak.


"Mama istirahat aja, nggak usah nungguin Andika biar aku aja, mama pasti capek seharian mesti urus banyak hal, apalagi tadi sore aku dengar mama habis salah cukur alis yah. " Ujar Alea kemudian setelah mereka sudah berada di meja makan.


Bu Widia segera menutupi salah satu alisnya yang nampak bolong di bagian tengahnya namun berhasil di samarkan dengan arsiran pensil alis berwarna hitam.


"Aduh mama jadi malu, mama pikir kamu nggak tau padahal mama udah nyoba nutupin loh. " Jelas Bu widia tersipu.


###

__ADS_1


__ADS_2