
"Wait, wait... " Teriak suara seorang laki-laki menghentikan aksi tarik menarik tersebut.
###
Kedua polisi itu dan Alea sontak melihat ke arah sumber suara. Laki-laki berubah tinggi tegap dengan setelan pakaian yang rapih baru saja keluar dari dalam sebuah mobil.
"Andika, tolong..... " Pekik Alea saat melihat secercah harapan datang menghampirinya bagaikan sebuah keajaiban.
"Excuse me sir, this woman is my wife. " Jelas Andika berjalan ke arah dia polisi itu lalu melepaskan pegangan tangan keduanya dari tangan Alea.
Alea segera bersembunyi di balik tubuh Andika.Sementara kedua polisi itu saling bertatapan lalu salah satu di antara mereka meminta kartu Identitas Andika.
"Sorry sir, can we see your ID card and passport. "
"Ah of course. " Balas Andika mengeluarkan kartu Identitas dan paspornya.
Andika kemudian menjelaskan jika kartu Identitas dan pasport Alea sedang berada di kamar hotel sebagai gantinya Andika memperlihatkan buku nikah mereka berdua, sehingga membuat kedua petugas yang awalnya ragu itu mau tidak mau meminta maaf dan melepaskan Alea.
"Thank you, Sir. " Ujar Andika untuk yang terakhir kalinya, sesaat sebelum mobil petugas polisi itu pergi meninggalkan Andika dan Alea di pinggir jalan.
__ADS_1
Alea yang shock nampak masih menekuk wajahnya, sementara Andika menatap Alea dengan ekspresi penuh tanda tanya.
"Kamu ngapain di luar hotel jam segini? Untung aja tadi aku melihatmu, kalau tidak kamu sudah di bawa pergi oleh para petugas itu. " Ujar Andika.
Alea sontak tersadar dari lamunannya.
"Hehehehe, aku mau cari angin tadinya nggak tau kenapa tiba-tiba dua petugas itu langsung datang nyamperin aku. " Balas Alea pura-pura tida tahu padahal jelas sekali petugas itu menyangka dirinya imirgan gelap yang sedang akan mencari pelanggan di jalanan gelap itu.
sungguh sial nasib Alea malam ini.
"Itu karena kamu kayak anak ayam kecil yang kehilangan induknya, ayo kembali kamar hotel . " Perintah Andika.
"Anak ayam?kamu tau nggak aku sampai kesini gara-gara kamu ninggalin aku sendirian di kamar hotel kalau aku anak ayam berarti kamu induknya dong. " Pekik Alea, kesal.
"Hahahaha, baiklah anak ayam indukmu sudah pulang ayo kita kembali masuk ke dalam kandang. " Goda Andika, bukannya marah karena Alea hampir membuat masalah laki-laki itu justru merasa lucu melihat ekspresi cemberut Alea setelah melalui kejadian tadi.
Sungguh aneh tapi nyata, Andika benar-benar merasa surprise dengan kelakuan unik Alea yang tidak ada habisnya.
Beruntung saat selesai menghadiri rapat dengan kliennya Andika buru-buru pulang karena merasa tidak enak jika harus meninggalkan Alea sendirian di dalam kamar hotel.
__ADS_1
Mengingat istrinya itu adalah orang yang tidak betahan di suatu tempat yang baru dan memiliki kesabaran setipis tissu dan benar saja, Alea hampir di boyong oleh dua oetugas kepolisian karena berkeliaran tanpa membawa kartu Identitas sama sekali.
###
Keesokan harinya.
Setelah selesai sarapan di salah satu restoran yang berada tidak jauh dari hotel temoat mereka menginap. Andika dan Alea kembali ke kamar mereka.
Andika yang tadi malam sudah berjanji akan memberikan Alea uang untuk belanja hari ini tidak menelati janjinya, karena Alea sudah membuat masalah tadi malam, Andika memberikan hukuman kepada istrinya itu.
"Tapi kamu kan sudah janji tadi malam, kamu akan memberikan aku uang belanja hari ini, ayolah Andika aku butuh shopping. " Pekik Alea.
"Tidak boleh, aku tidak akan membiarkanmu menggunakan uangku sepeserpun disini, anggap saja ini sebagai hukuman karena kamu sudah membuat masalah semalam. " Balas Andika.
"Hah? Tapi itukan juga gara-gara kamu yang meninggalkanku sendirian, makanya aku pergi keluar mencari udara segar karena merasa sumpek di dalam kamar ini seorang diri. " Tutur Alea, berharap Andika akan luluh setelah mendengarkan keluh kesah dari lubuk hatinya.
"Aku sudah memberimu peringatan untuk tidak membuat masalah selama kita berada disini, makan dari itu hari ini aku tidak akan meninggalkanmu lagi sendirian, kamu tidak akan pergi ke mana-mana hari ini. " Tegas Andika.
Bersmabung...
__ADS_1