
Para wartawan itupun sepertinya sudah mulai mengerti dan kini fokus mereka sudah tidak lagi pada isu persingkuhan Alea dan Marvel, melainkan hubungan antara Alea dan Andika.
###
"Pak Andika bagaimana hubungan pernikahan anda dengan nona Alea dan tanggapan anda tentang isu perselingkuhan tersebut?. " Tanya seorang wartawan.
Alea dan Andika bertatapan untuk sejenak.
"Hubungan saya dengan istri saya baik-baik saja, kami bahkan tertawa saat menonton tayangan televisi saat kami terbangun di pagi hari dan langsung di suguhkan dengan pemberitaan yang mengatakan jika istri saya berselingkuh, padahal jelas-jelas istri saya sama sekali tidak pernah melakukan hal tercela seperti itu, sekali lagi saya tegaskan istri saya dan Marvel berteman baik, begitu pula dengan saya. " Tegas Andika, mengakhiri konferensi pers hari itu.
Beberapa wartawan nampak masih ingin menanyakan sesuatu, bahkan ada yang terang-tetangan menanyakan tentang hubungan cinta segitiga di antara Alea, Andika dan Marvel namun ketiganya dengan tegas membantah hal tersebut.
"Saya pikir kami sudah menjawab semua pertanyaan dari kalian dengan sangat jujur tanpa ada yang kami tutup-tutupi. " Ujar Marvel kemudian.
Akhirnya konferensi pers itu benar-benar berakhir, kini Alea mengikuti Andika kembali ke ruang kerjanya dan langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa.
"Ah akhirnya selesai juga, huhuhu. " Gumam Alea.
Andika menatapnya dengan tatapan sinis.
"Hampir saja teman laki-lakimu itu menggiring opini yang akan membuat pemberitaan di luar sana semakin heboh. " Cibir Andika.
Alea mengernyitkan alisnya.
"Menggiring opini bagaimana Andika? Dia menjawab sesuai dengan apa yang di tanyakan para waetawan-wartawan gila itu, berani sekali mereka membuat pemberitaan yang menyudutkan ku!. " Pekik Alea, merasa gemas.
__ADS_1
"Terserah lah, mulai sekarang jangan pernah berkomunikasi dengan laki-laki bernama Marvel itu lagi. " Perintah Andika.
Alea yang mendengar itu seketika beranjak dari sofa menuju ke arah pintu, Andika segera menahannya.
"Mau kemana kamu?. "
"Aku baru ingat, kita belum berterima kasih sama Marvel. "
"Berterima kasih? Heh kalian berdua hampir saja hampir membuatharga diriku sebagai laki-laki hancur dan kamu dengan santainya lebih memilih untuk pergi berterimakasih pada laki-laki itu dari pada meminta maaf atas kelakuanmu?. " Andika kembali mengomel.
Namun, Alea terlihat tidak peduli, perempuan itu mengangkat kedua bahunya seolah tidak pernah terjadi masalah apapun dan berlari keluar meninggalkan ruangan tersebut.
"ALEA!. " Teriak Andika, namun sekali lagi oanggilannya tidak di hiraukan.
"Arghhhh sialan!dasar egois. " Umpat Andika mulai kesal.
###
Konferensi pers tadi benar-benar membuat emosinya hampir meledak, jika saja sesi tanya jawab tidak segera di hentikan.
Beruntung Andika juga bisa membantunya menjelaskan pertanyaan dari para wartawan-waetawan yang tidak masuk akal, sehingga konferensi pers hari ini berjalan dengan lancar.
Marvel berharap tidak akan ada lagi pemberitaan yang menyudutkan nya dengan Alea.
Apalagi saat melihat Andika dan Alea saling merangkul satu sama lain selama konferensi pers berlangsung, membuat kegiatan tanya jawab itu tidak berlangsung lama, akan tetap tetap saja Marvel yang duduk di samping keduanya merasa hatinya teriris.
__ADS_1
Marvel memang jatuh hati pada Alea, tapi bukan berarti ia ingin menjadi perusak rumah tangga orang lain.
Marvel yang asyik melamun itu seketika di kagetkan dengan suara panggilan seseorang yang tiba-tiba saja menepuk pundaknya.
"Marvel.... "
"Eh?. "
"Marvel, aku pikir kamu udah pulang, aku cari kamu kesana kemari tau nggak, untung ada kariawannya Andika yang ngasih tau aku kalau kamu ada disini. " Perempuan itu ternyata Alea yang kini sudah mengambil tempat duduk tepat di hadapan Marvel.
"Alea? Kamu kenapa nyariin aku?. " Marvel heran, laki-laki itu kemudian celingak celinguk memperhatikan sekitarnya, takut jika salah satu wartawan tadi masih ada yang tinggal di gedung tersebut dan mengambil gambar mereka lagi.
Alea yang sepertinya peka itupun sontak terkekeh pelan.
"Hei udah nggak apa-aoa, mereka semua udah pulang kok tenang aja, nggak ada pers, wartawan ataupun kamera tersembunyi lagi yang bakalan ngawasin kita disini. " Ujar Alea, menenangkan Marvel.
Marvel akhirnya bisa bernafas lega dan kembali menanyakan sesuatu yang membuatnya heran.
"Terus kenapa kamu cari aku lagi Alea?. "
"Loh, aku mau terima kasih sama kamu Vel, kalau kamu nggak datang di konferensi pers hari ini pemberitaan di luar sana bakalan terus goreng namaku dan nama Andika, kamu tau sendiri perusahaan suamiku itu sering masuk di pemberitaan, kalau aku terus-terussan jadi pemberitaan reputasi perusahaan juga bakal jadi bulan-bulanan wartawan gila itu. " Oceh Alea panjang lebar.
Marvel tersenyum getir mendengarnya.
"Bukan hanya reputasi suamimu Alea, reputasi ku juga. " Ujar Marvel kemudian.
__ADS_1
Bersambung...