Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 121 : Berkirim Poto


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 8 kurang 5 menit, Alea segera meraih kembali tasnya dan keluar dari ruang kerjanya tesebut untuk masuk ke dalam kelas yang akan di ajarnya hari ini.


###


"Dasar keras kepala, istri durhaka awas saja, pulang kerja nanti akan ku ikat perempuan itu di dalam kamar biar saja dia tidak bisa pergi ke mana-mana lagi. " Gerutu Andika.


Laki-laki itu juga sudah sampai di tempat kerjanya, dari lantai dasar hingga ke lantai ruang kerjanya Andika tidak berhenti menggerutu karena sikap Alea yang kekanak-kanakan.


"Lihat saja, aku akan memberi pelajaran pada perempuan itu..... " Gumam Andika kembali berbicara sendiri. Alex yang sedari tadi berdiri di samping bosnya itu terlihat kebingungan.


"Ada apa pak?. " Alex membersnikan dirinya untuk bertanya.


"Tidak Apa-apa, bukan urusanmu. " Sentak Andika yang membuat sekertarinya itu sontak terdiam.


Andika di kenal sebagai orang yang sangat jarang mengeluarkan kata-katanya dari mulutnya jika ihal tersebut tidaklah penting, akan tetapi setelah laki-laki itu menikah, Alex sebagai sekertaris dan orang yang lumayan dekat dengan Andika menyadari peruahaan lyang terjadi pada laki-laki itu.


"Selamat pagi pak Andika, bu Aluna dan klien sudah menunggu di ruang rapat. " Sapa resepsionis Andika.


"Oke terimakasih. " Balas Andika yang tadinya ingin pergi ke ruangan kerjanya, namun setelah mendapatkan informasi jika Aluna sudah berada di ruang rapat. Andika kemudian berbalik arah.


Sesampainya di depan pintu ruang rapat, Andika berhenti sebentar, menutup matanya dan mengambil nafas yang panjang.


"Huuuuufffhhhhh." Andika menghembuskan nafasnya perlahan.


Ia harus terlihat tenang untuk mengikuti rapat pagi ini. Orang-orang akan menganggapnya semakin aneh jika ia masuk ke dalam ruang rapat tersebut dengan wajah yang masam.


"Alex buka pintunya. " Perintah Andika yang langsung di ikuti oleh Alex.


"Silahkan pak." Alex mempersilahkan bosnya itu untuk masuk ke dalam ruang rapat dan tetap berdiri di depan pintu tersebut sampai nantinya rapat selesai di laksanakan.

__ADS_1


"Selamat pagi semuanya, maaf saya sepertinya sedikit terlambat, ayo kita langsung mulai saja rapatnya. " Sapa Andika, sesaat setelah laki-laki itu duduk di kursinya.


Rapatnya di adakan selama hampir 1 jam akan tetapi rasanya waktu terlalu cepat berlalu bagi Andika yang kini sudah kembali ke ruang kerjanya.


"Sent Picture. " Kalimat yang tertulis pada layar ponsel laki-laki itu.


Andika mengirimkan potonya pada Alea yang memperlihatkan otot-otot di tangannya dengan caption "Sampai di rumah aku akan mencekek lehermu dengan otot-otot ku, tunggu saja Alea!. ".


Ping


Bunyi pesan masuk, Alea ternyata sudah membalasnya.


" ****!. " Umpat Andika saat melihat gambar yang Alea kirim adalah potonya saat tertidur dengan mulut terbuka.


"Coba saja, sebelum itu terjadi aku akan menyebarkan poto jelek mu ini, hohoho. " Bunyi pesan balasan chat dari Alea.


"**** you!. "


###


Di tempat lain.


Alea yang masih berada di dalam kelas karena jam mengajarnya belum selesai itupun, menghabiskan waktunya dengan bermain ponsel.


Sementara mahasiswanya di dalam kelas tersebut juga melakukan hal yang sama. Materi untuk mata kuliahnya hari ini hanya di isi dengan diskusi kelompok oleh para mahasiswanya dan diskusi tersebut telah selesai 5 menit yang lalu.


Ping


Pesan masuk dari Andika.

__ADS_1


"**** you. "


Alea mengernyitkan kedua alisnya lalu membuka gambar yang Andika kirimkan padanya, sesaat kemudian Alea tertawa kencang.


"Hahahahaha.... "


Semua mahasiswa yang berada di ruangan itu sontak menatap ke arah Alea.


"Eh, wuah jam mata kuliah kita udah habis, baiklah anak-anak silahkan beristirahat dan belajar dengan giat, sampai jumpa di materi selanjutnya... " Pekik Alea salahntingkah dan langsung berlari keluar dari kelas tersebut.


Para mahasiswanya nampak bingung sekaligus heran.


"Itu bu Alea kenapa yah?. " Ujar salah seorang mahasiswa.


"Nggak tau, kesambet kali. " Jawab mahasiswa yang lain, asal.


"Eh jangan ngomong sembarangan, udah nggak usah di pikirin, kita ke kantin yok... " Timpal mahasiswa yang lainnya.


Beberapa menit kemudian Akea sudah berada di dalam ruang kerjanya sembari memandangi poto Andika yang lebih mirip seperti bebek.


"Heh, wajahmu mirip bebek. " Pesan whatsapp Alea pada Andika.


Ping


"Jika aku Bebek, maukah kamu menjadi telur ku?. " Balas Andika.


"Ishhhhh norak banget sih. " Pekik Alea merasa geli membaca pesan-peaan dari suaminya itu.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2