Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 28 : Mau Atau Tidak


__ADS_3

Alea sontak panik, ia kemudian langsung terbangun dan mengikuti Andika. Namun, dengan cepat laki-laki itu sudah menghilang masuk ke dalam ruangannya.


###


"Heh, akukan belum selesai ngomong, kenapa kamu langsung pergi begitu saja. " Pekik Alea


Andika nampak tidak menghiraukannya.


Alea yang panik kemudian mengikuti Andika masuk ke dalam ruangan kerjanya. Sementara sekertaris Andika nampak terkejut saat melihat Alea melenggang masuk.


"Heh Andika Prasetya laki-laki brengsek yang nggak ada sopan-sopannya, aku minta kamu buat batalin pernikahan kita, pokoknya aku nggak mau yah nikah sama kamu. Titik!. " Ujar Alea. Emosinya nampak menggebu-gebu. Namun respon Andika nampak masih santai saja.


Laki-laki itu bahkan seolah-olah tidak mendengar ucapan Alea barusan.


"Tidak akan! Itu tidak akan pernah terjadi Alea!. "Tegas Andika, dingin.


"Argghh dasar brengsek! Pokoknya kamu nggak boleh nikahin aku, dan aku nggak akan pernah sudi dinikahin sama kamu. " Pekik Alea prustasi, untuk yang terakhir kalinya sebelum perempuan itu meninggalkan ruangan kerja Andika dengan perasaan kesal.


Padahal Alea bermaksud untuk membujuk Andika dengan membahas masalah pembatalan perjodohan itu dengan kepala dingin.


Namun, melihat sikap Andika yang sudah membuat Alea menunggu selama berjam-jam di tambah laki-laki itu malah mengacuhkannya, membuat perasaan Alea memanas karena emosi.

__ADS_1


###


Akea sudah keluar dari ruangan Andika sambil menghentak-hentakkan kakinya seperti seorang anak kecil yang tidak di beri jajan eskrim oleh orang tuanya.


Andika hanya bisa menggeleng pasrah, saat mendengar calon istrinya itu memaksanya untuk membatalkan perjodohan mereka.


Andika melirik ke arah sekertarisnya yang sedari tadi hanya melongo dan nampak shock dengan apa yang baru saja di lihatnya.


"Hei, kenapa wajahmu seperti itu?. " Tegur Andika.


Alex, sekertaris Andika itupun seketika tersadar.


"Ah maaf Pak, saya tadi kayak nonton film sinetron, saya pikir adegan tadi cuma ada di film-film gitu ternyata di dunia nyata juga ada, hehehe. " Tutur Alex.


"Hmmm untuk kedepannya sepertinya kamu harus mulai terbiasa melihat adegan tadi, karena perempuan itu calon istriku. " Jelas Andika.


Alex tertegun, karena tidak menyangka Andika akan menikah dengan perempuan barbar seperti Alea.


Meskipun Alex sudah mendengar point yang Alea ucapkan kepada Andika tadi, tetap saja Alex pikir bosnya itu akan menikahi perempuan yang memiliki karakter lembut dan penyayang.


"Hah, jadi perempuan tadi benar-benar calon istri Pak Andika?. " Tanya Alex.

__ADS_1


Andika mengangguk.


"Yup, dia calon istriku. " Jawab Andika.


"Tapi, kenapa perempuan itu seperti tidak ingin menikah dengan pak Andika, ah maaf kalau saya sedikit lancang. " Ujar Alex, Hati-hati takut menyinggung perasaan bosnya itu.


"Tentu saja karena kami di jodohkan. " Jawab Andika lagi.


Alex kemudian mengangguk mengerti, ia tadi sebenarnya merasa heran sekaligus bingung karena semenjak menjadi sekertaris Andika, Alex sama sekali tidak pernah melihat bosnya itu berkencan dengan perempuan manapun.


Walaupun sering kali Andika terlihat berbincang-bincang dengan perempuan cantik yang mencoba meraih hati bosnya tersebut. Namun, tidak ada satu orang pun yang berhasil.


"Pak Andika sendiri gimana? Bapak mau menikahi perempuan itu?bagaimana dengan perasaan pak Andika sendiri? . " Tanya Alex lagi, penasaran.


Andika kembali mengangguk.


"Tentu saja, demi kebahagiaan orang tuaku. " Jawab Andika tegas.


"Ah seperti itu.... " Ujar Alex, tidak berani bertanya lebih lanjut.


Andika kembali terngiang-ngiang dengan ucapan Alea yang nampak prustasi memintanya untuk tidak melanjutkan perjodohan mereka hingga ke jenjang pernikahan.

__ADS_1


"Kamu harus menikah denganku, mau atau tidak mau, keputusan ada di tanganku Alea. " Batin Andika.


Bersambung...


__ADS_2