
"Ishhhh narsis juga laki-laki itu. " Ujar Alea dengan nada sinis, saat melihat poto-poto Andika yang kebanyakan hanya mengenakan singlet, memperlihatkan otot-otot di lengannya.
###
Alea sudah mempersiapkan segala sesuatu yang akan membantu melancarkan aksinya sore ini. Setelah seharian mencari tahu aktivitas Andika melalui Media Sosialnya.
Alea mengambil kesimpulan jika selain kantornya, tempat yang sering Andika kunjungi adalah tempat Gym.
Alea bahkan sudah mendaftarkan namanya sebagai anggota baru di Gym tempat Andika berolahraga.
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00. Alea sudah berada di depan gedung Gym tersebut.
"Waktunya beraksi, aku harus berada disana terlebih dahulu agar seakan-akan aku tidak mengikuti laki-laki brengsek itu. " Ujar Alea, berbicara kepada dirinya sendiri.
Dengan mengenakan tanktop berwarna hitam dan celana legging ketat serta rok pendek berwarna senada, Alea dengan percaya diri memasuki ruangan Gym tersebut.
Beberapa pasang mata langsung menatap takjub kepada Alea yang terlihat sangat seksi dengan bentuk tubuh yang proporsional meskipun jarang berolahraga.
Alea sebenarnya sangat tidak suka dengan aktivitas berat yang akan membuat tubuhnya sakit dan kelelahan, namun demi bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang Andika dan membuat laki-laki itu membatalkan perjodohan, Alea akan melakukan apa saja.
"Laki-laki itu sepertinya belum datang. " Lirih Alea, memperhatikan seisi ruangan sambil berjalan santai melihat-lihat peralatan olahraga yang tertata dengan rapih di sekitarnya.
Alea melihat jam di tangannya.
__ADS_1
"Apa aku salah tempat?. " Ujar Alea lagi, namun pandangannya kemudian tertuju pada sebuah alat olahraga yang berada persis di dekat kaca.
"Ah tempat itukan yang ada di Media Sosial laki-laki itu. " Pekik AleaAlea mengambil permen karet dari dalam saku celananya, lalu mengunyah permen itu.
Tiba-tiba saja, beberapa perempuan yang berada tidak jauh dari posisi Alea berdiri saat ini nampak heboh.
"Eh itu si Hot udah datang!. " Pekik perempuan berbaju warna kuning menunjuk ke arah pintu masuk Gym.
Perempuan yang lainnya ikut melihat ke arah yang di tunjuk perempuan berbaju kuning tersebut.
"Wuahhh, mas Hotku!. " Pekik perempuan lain.
"Aduh, lihat ototnya makin gede aja. " Timpal yang lain.
"Heh? Pucuk di cinta, si Brengsek itupun tiba. " Pekik Alea tanpa sadar saat melihat orang yang di tunggunya sudah datang.
Andika nampak mengenakan pakaian olahraga lengkap berwarna biru, senada dengan warna sepatunya. Laki-laki itu nampak percaya diri melangkah dengan santai ke salah satualat olahraga treadmill.
Sebelum berolahraga, Andika nampak pemanasan dengan merenggangkan otot-otot tubuhnya terlebih dahulu dengan melebarkan kedua kakinya lalu mengangkat kedua tangannya ke pinggang, sedeti kemudian Andika melakukan gerakan memutar secara berulang-ulang.
Hal tersebut lantas membuat para perempuan-perempuan tadi kembali histeris.
"Aw ah, aduh rahim ku anget mas. " Pekik perempuan berbaju kuning itu.
__ADS_1
"Duh, jadi yang kedua pun aku mau asal bisa bersamamu Mas Hot. " Timpal yang lainnya.
Para perempuan itu nampak takjub, tanpa terkecuali Alea. Tidak bisa di pungkiri Andika memang terlihat sangat seksi dan hot melakukan gerakan-gerakan pemanasan tersebut.
Alea bahkan hampir tidak berkedip memperhatikan Andika.
"Sayang banget, secakep dan sehot itu katanya dia nggak berminat punya hubungan khusus sama siapapun. " Ujar salah satu perempuan itu lagi.
"Hah? Masak sih? Jangan-jangan dia homo lagi. " Timpal yang lainnya.
"Ih jangan ngomong sembarangan!. " Ujar perempuan berbaju kuning, tidak Terima.
"Tapi, aku pernah loh coba dekatin dia di toilet, aku sengaja nungguin dia keluar dari toilet laki-laki buat minta nomor HPnya, kalian tau dia bilang apa? . " Timoal perempuan yang lain.
Para perempuan itu penasaran termasuk Alea yang sedari tadi hanya menguping.
"Dia bilang aku nggak tertarik sama perempuan!. " Pekik perempuan itu.
"Hah?. " Perempuan yang lain sontak kaget.
Alea yang sedari tadi ikut mendengarkan para penggosip itupun sontak ikut terkejut.
"Hah? Homo?. " Lirih Alea pelan. Memikirkan kemungkinan terburuk jika dirinya dan Andika benar-benar menikah, saingannya bukan lagi perempuan melainkan laki-laki.
__ADS_1
Bersambung....