Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 16 : Sama-sama Terlambat


__ADS_3

"ALEA PUTRI WICAKSONO?. " Ujar Andika, mengingat-ingat sesuatu, dirinya merasa tidak asing dengan nama tersebut.


###


Alea tergesa-gesa memasuki kelas yang akan di ajarnya pagi ini, benar saja para mahasiswanya sudah menunggu.


"Hai, selamat pagi. " sapa Alea berjalan dengan sedikit kikuk masuk je dalam ruang kelas. Sudah, dua kali dirinya terlambat dan Alea benar-benar merasa bersalah.


Seluruh mahasiswanya langsung duduk di kursinya masing-masing setelah melihat Alea masuk.


"Selamat pagi Bu. " Balas para mahasiswa tersebut.


"Maaf saya sepertinya datang terlambat lagi, saya harap kalian akan memaafkan saya, saya janji ini alasan yang terakhir kalinya saya membuat kalian menunggu. " Ujar Alea.


"Tidak apa-apa bu, telat satu jam juga saya akan tetap menunggu ibu hehehe. " Ujar Daniel.


"Huuuuu bisa aja kamu, jangan mau di gombalin sama dia bu. " Timpal, mahasiswa yang lain.


Alea terkekeh pelan.


"Temang-tenang" Ujar Alea.


"Terima kasih karena kalian sudah datang tepat waktu, karena hari ini saya datang terlambat maka mata kuliah saya hari ini, kita akan langsung praktek melanjutkan karya tulis kalian pada aplikasi Novel Toon, seperti yang sudah saya janjikan minggu lalu, mahasiswa yang mampu membuat karya sebanyak seratus bab selama dua bulan akan saya berikan bonus di akhir semester nanti. " Lanjut Alea.


Mata kuliah yang di bawakan Alea itu pun berlangsung dengan tenang, setelah sebelumnya Alea mengarahkan para mahasiswanya untuk membuka Aplikasi Novel Toon dan memeriksa karya tulis para mahasiswanya tersebut.

__ADS_1


Alea merasa bangga, ketika melihat para mahasiswanya sangat antusias mengikuti mata kuliah yang di bawakannya, ada kepuasan tersendiri yang Alea rasakan. Begitu pula dengan Alea, dirinya merasa hidupnya adalah mengajar, membagikan ilmu yang di dapatkannya kepada orang lain.


Meskipun Alea memiliki sisi lain yang tidak baik untuk di contoh, namun dalam bidang pekerjaannya Alea adalah orang yang sangat profesional dan disukai oleh para mahasiswanya.


Mata kuliahnya berlangsung selama dua jam, tidak terasa waktu dua jam tersebut berlalu dengan sangat cepat.


"Terima kasih untuk waktu kalian hari ini, saya harap kalian semua akan terus menulis dan membuat karya-karya yang luar biasa, saya yakin sebagian besar di antara kalian akan menjadi penulis yang luar biasa dan sukses, namun saya sangat berharap kalian semua akan menjadi orang yang sukses dalam bidang yang kalian sukai, sampai disini dulu mata kuliah kita hari ini, sampai jumpa di pertemuan berikutnya. " Alea menutup mata kuliah yang di bawakannya pagi itu.


###


Di tempat lain, Andika datang dengan tergesa-gesa ke tempat rapat yang telah ia janjikan dengan salah seorang investornya.


Kejadian tadi membuatnya harus menunggu mobil derek yang akan mengangkut mobilnya, Andika tidak berani meninggalkan mobilnya di tempat sepi. Sementara mobil derek yang akan membawa mobilnya ke bengkel belum datang.


Mengingat mobil tersebut adalah mobil keluaran terbaru dari Lamborghini. Meskipun memiliki uang yang banyak, namun Andika bukan orang yang gampang menghambur-hamburkan uangnya untuk membeli sesuatu yang baru lagi.


Investor tersebut terlihat tidak terlalu senang.


"Oh iya, anda dari mana saja tuan Andika?. " Tanya investor tersebut.


Panggilan 'Tuan' membuat Andika tidak nyaman. Dirinya kembali meminta maaf.


"Maafkan saya, karena datang terlambat dan membuat Anda menunggu lama, tadi mobil saya mengalami kecelakaan kecil jadi saya harus menunggu mobil derek untuk mengangkutnya, baru saya bisa langsung menuju kesini. " Jelas Andika.


"Ah kecelakaan? Apakah anda baik-baik saja? Apaka anda terluka?. " Tanya investor tersebut khawatir setelah mendengar penjelasan Andika barusan.

__ADS_1


Beruntung investor tersebut memberikan pengertian kepada Andika.


"Ah tidak apa-apa, saya baik-baik saja makanya saya ada disini, jika saya kenapa-naoa tentunya saya sudah berada di rumah sakit saat ini. " Ujar Andika, bercanda.


"Ah Pak Andika ini bisa saja. " Balas Investor tersebut.


"Kalau begitu, bisa kita lanjutkan rapat yang sempat tertunda?. " Ujar Andika, setelah berhasil mengambil hati investornya tersebut.


"Ah tentu saja, mari kita lanjutkan. " Balas Investor tersbut.


Rapat Andika dengan investor tersebut berjalan dengan lancar dan seperti sebelum-sebelumnua, Andika berhasil membuat investor tersebut berinvestasi pada proyek pembangunan baru perusaahan kontraktor milik keluarga Andika.


Beberapa waktu kemudian, setelah mengucapkan salam perpisahan dengan investor tersebut Andika dan sekertarisnya sudah berada di dalam mobil.


"Pak Andika kenapa bisa kecelakaan?. " Tanya Alex khawatir.


" Kejadiannya begitu cepat, mobil tersebut tiba-tiba saja berhenti di depan mobil ku. " Jelas Andika.


"Pak Andika tidak apa-apa kan? Apa perlu kita ke rumah sakit terlebih dahulu?. " Ujar Alex lagi.


"Tidak perlu, antar aku pulang ke rumah saja, sepertinya aku butuh tidur beberapa jam lagi sebelum bertemu dengan klien di kantor sore nanti. " Balas Andika.


"Baiklah kalau begitu, pak Andika beristirahat saja, saya akan mengemudikan mobil dengan tenang agar pak Andika nyaman. " Tutur Alex.


"Terima kasih Alex, kamu memang bisa di andalkan. " Balas Andika.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2