Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 6 : Aplikasi Novel Toon


__ADS_3

Andika tidak terlalu peduli dirinya terus melangkah ke arah pintu keluar.


Episode sebelumnya...


###


Happy Reading and Enjoy Guys..


Alea berlari-lari kecil menyusuri lorong menuju ke kelas yang akan di ajarnya pagi ini.


"Mati, aku terlambat. " Ujiannya lirih. Alea tidak ingin membuat mahasiwanya menunggu terlalu lama.


Biasanya perempuan itu akan bangun tepat waktu meskipun telah menenggak alkohol semalaman, namun pagi ini Alea benar-benar tidak merasakan alarmnya berbunyi, untungnya salah satu pelayan yang setiap hari membersihkan kamarnya membangunkan Alea.


"Hai, apa kalian sudah lama menunggu?. " Sapa Alea setelah dosen mudah itu berada tepat di depan pintu.


Semua mahasiswanya kemudian berjalan ke tempat duduknya masing-masing setelah melihat Alea datang.


"Tumben ibu terlambat?. " Tanya Jimi salah satu mahasiswanya.


"Ah maaf, semalam ibu kurang tidur karena ada pekerjaan lain. " Jelas Alea.


Semua mahasiswanya terlihat biasa saja dan tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.


Apalagi Alea di kenal sebagai salah satu dosen yang humble dan sangat perhatian kepada para mahasiswanya.


Mata kuliah pagi itupun berlangsung dengan tenang, untungnya para mahasiswa Alea tidak ada yang protes karena keterlambatannya.


Alea membawakan mata kuliah sejarah Sastra.

__ADS_1


Kelas yang di ajarnya pagi ini adalah jurusan Bahasa Indonesia dan Sastra.


Tema mata kuliah yang di bawakannya hari ini adalah Menulis Karya Sastra Modern


"Baiklah, jika kalian sudah mengerti ibu akan memberikan kesempatan kepada kalian untuk bertanya? Jika tidak ada pertanyaan kalian boleh langsung mengerjakan tugas yang telah saya berikan tadi buatlah sebuah akun dan tuliskan cerita ataupun novel kalian ke dalam aplikasi Novel Toon yang telah kalian download tadi, ini untuk mengasah kemampuan kalian. " Jelas Alea.


"Siapapun di antara kalian yang bisa menyelesaikan seratus bab dalam waktu dua bulan, Ibu akan memberikan hadiah spesial setelah Final semester ini selesai di laksanakan dua bulan lagi. " Lanjut Alea.


Semua mahasiswa di kelas tersebut terlihat sibuk dengan smratphonenya setelah Alea menyuruh mereka mendowonload Aplikasi Novel Toon, Alea memang langsung mengarahkan mereka untuk membuat sebuah sinopsis atau kerangka terkait cerita seperti apa yang ingin para mahasiswanya itu buat.


"Apakah ada pertanyaan? Atau masih ada yang belum kalian mengerti?. " Tanya Alea lagi.


Seseorangahasiswa berambut gondrong memakai setelan longgar khas anak senja kemudian mengangkat tangannya.


"Saya Bu. "Ujar Mahasiswa itu.


"Apakah saya bisa menjadikan nama ibu sebagai pemeran utama dalam cerita saya ini?. " Tanya mahasiswa tersebut yang ternyata bernama Daniel.


"Hahaha." Alea tertawa renyah di ikutin suara mahasiswa lain yang ikut terkekeh, beberapa di antaranya terdengar menggoda Daniel.


"Cie cie, Daniel. " Goda Irawan.


"Cihuiii, aku mau juga dong, kalau Daniel boleh artinya saya juga boleh dong Bu?. " Timpal Aprilio.


"Huuuuuuu." Satu kelas itupun langsung bersorak ke arah mahasiswa itu.


"Apaan sih berisik. " Balas Aprilio.


"Husstt." Alea memberikan isyarat dengan menaruh jari telunjuknya di depan bibir.

__ADS_1


"Tenang-tenang, kalian bebas ingin menggunakan nama siapa saja, boleh nama saya, nama kalian, nama teman-teman, kekasih, selingkuhan ataupun supir kalian, terserah saja. " Oceh Alea kemudian.


"Hahahaha." Suara gelak tawa para mahasiswa itu mendengar ocehan Alea.


"Mata kuliah kita hari ini berakhir disini, sampai jumpa di beberapa hari yang akan datang, semoga kita semua bisa bertemu kembali dalam keadaan sehat tanpa kekurangan sesuatu apapun, Terima kasih untuk waktu kalian hari ini. " Ujar Alea.


"Terima kasih juga ibu. " Balas para mahasiswa itu serempak.


Mata kuliahpun berakhir, Alea kemudian keluar dari kelas mengajarnya menuju ruangan khusus dosen.


"Hooaammmm." Alea merasakan kantuk yang luar biasa.


"Sepertinya aku harus tidur terlebih dahulu. " Ujarnya, setelah melihat arloji merk Bvlgari yang baru saja ia beli beberapa hari yang lalu melalui temannya yang baru pulang dari luar negeri.


Mata kuliah yang akan di bawakannya akan berlangsung 3 jam lagi, otomatis Alea masih memiliki waktu selama 2 jam 45 menit untuk tidur. 15 menit akan Alea gunakan untuk makan dan mempersiapkan dirinya sebelum masuk ke kelas.


Universitas Putra Wicaksono, adalah salah satu Universitas Swasta yang memiliki kurang lebih 1000 Mahasiswa baru persemesternya. Meskipun begitu, Universitas Keluarga Wicaksono ini rata-rata mahasiswanya berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke atas.


Anak-anak dari kalangan orang kaya itu memang tidak semuanya pintar, namun asal mereka mampu dan memiliki uang untuk mendaftarkan anaknya di Universitas tersebut maka tidak akan ada masalah.


Intinya mereka harus rajin menghadiri mata kuliah, jika tidak mereka harus membayar biaya penalti kepada dosen yang tidak mereka ikut mata kuliahnya.


Hal tersebut membuat Alea merasa sayang jika harus meninggalkan pekerjaannya di Universitas milik keluarganya itu, meskipun masuk dengan usahanya sendiri tanpa campur tangan orang tuanya kebanyakan orang tetap saja tidak percaya jika Alea bisa mengajar di kampus tersebut tanpa bekingan dan embel-embel nama Papanya.


Oleh karena hal itu, Alea sering memperkenalkan dirinya sebagai Alea Putri tanpa embel-embel Wicaksono di belakang namanya.


Alea tidak ingin mahasiswanya ikut memandang remeh dirinya hanya karena bekerja di tempat orang tuanya sendiri.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2