Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 8 : Makan Malam Keluarga


__ADS_3

Episode sebelumnya...


Alex sebagai sekertaris baru berinisiatif membukakan pintu untuk bosnya tersebut.


###


Happy Reading and Enjoy Guys.


Setelah tiga hari tidak pulang karena sibuk dengan berkas-berkasnya di kantor, Andika memutuskan untuk istirahat dan pulang ke rumahnya.


Andika turun dari mobil Lamborghini model keluaran terbarunya, tidak lama kemudian Bu Widia keluar dari dalam rumah sambil berlari-lari kecil menyambut anak laki-lakinya itu.


"Sayang, kamu sudah pulang?. " Tanya Bu Widia sambil memperlihatkan senyuman terbaiknya.


Wajar saja Mamanya bersikap seperti itu, akhir-akhir ini Andika memang sangat sibuk dan lebih banyak menghabiskan waktunya tidur di kantor.


"Iya ma, papa mana?. " Tanya Andika.


"Papa belum pulang, tadi mama pikir mobil papa kamu yang datang eh ternyata kamu. " Balas Mama Andika.


"Oh , jadi mama kecewa nih, karena yang datang ternyata Andika?. " Ujar Andika, Pura-pura merajuk.


"Ya nggak dong sayang, mama juga senang ngeliat kamu, kamu sehatkan nak?. " Tanya Bu Widia penuh perhatian sambil menggandeng tangan anaknya mereka berjalan masuk ke dalam rumah dua lantai yang super mewah itu.


"Sehat lah ma. " Jawab Adrian.


"Kamu akhir-akhir ini kok malah jadi lebih sibuk setelah mama bilang mau nyariin kamu jodoh, kamu sengaja yah ngehidarari mama ?. " Tanya Bu Widia setelah mereka berdua sudah duduk di sofa ruang keluarga.


"Enggak kok ma, akukan udah bilang terserah mama aja. " Balas Adrian.


"Mama cuma kepikiran, kalau kamu terus sibuk seperti ini kapan kamu bisa punya waktu untuk ketemu sama jodohmu? Kamu nggak bakalan bisa nikah kalau dan nggak bisa kasih mama cucu, kalau kamu terus-terussan sibuk sama pekerjaan. " Omel Bu Widya.

__ADS_1


"Ya udah mama atur aja nanti biar Andika yang ngikutin jadwal pertemuannya, kalau udah ada baru Andika ngosongin jadwal kerja Andika. " Ujar Andika.


"Beneran yah? Nanti biar mama yang atur waktunya. " Bu Widia terlihat antusias.


"Iya terserah mama aja. " Balas Andika pasrah.


"Ya udah kalau gitu, kamu mau makan apa? Biar mama suruh pelayan masak,pasti kamu capek kerja Berhati-hati sampai nggak pulang ke rumah. " Cecar Bu Widya.


"Andika udah kenyang kok ma, tadi sebelum kesini Adrian sempetin ketemu Klient dan makan bareng, Andika mau mandi dulu. " Jelas Adrian beranjak dari tempat duduknya.


"Kalau gitu, mama bakalan telpon keluarga Wicaksono dulu buat nentuin tanggal. " Timpal Bu Widia.


Andika hanya menaggapinya dengan tersenyum, sambil berlalu pergi menuju ke kamarnya.


###


Alea tadinya sudah berada di rumah salah satu temannya namun setelah di telpon berkali-kali oleh Aulia, perempuan itu akhirnya memutuskan untuk kembali pulang.


Ada rasa malas dalam diri Alea untuk mengahidiri acara makan malam bersama keluarga. Karena acara nongkrongnya harus tertunda.


Adik laki-laki mamanya baru saja tiba dari negeri sebrang, Malaysia. Alea yang tadinya sudah bersiap ingin langsung pergi bersama teman-temannya ke club di paksa untuk menghadiri makan malam.


Sudah Pukul tujuh lewat, Alea kemudian turun dari mobilnya laku berjalan masuk ke dalam rumah orang taunya.


"Kaka Alea?. " Pekik Danish dan Deniash anak kembar omnya yang baru berusia sepulu tahun.


Kedua anak laki-laki itu langsung berhamburan ke arah Alea.


"Hai Danish, Deniash? Makin cakep aja. " Puji Alea, ia langsung bisa membedakan dua bocah kembar itu hanya dengan melihat tanda lahir keduanya yang berbeda.


Danish memiliki tanda lahir di dagunya, sementara Denias meiliki tanda lahir di atas keningnya. Meskipun sudah hampir lima tahun tidak bertemu, Alea tidak pernah melupakan perbedaan itu.

__ADS_1


"Wah hebat, kak Alea bisa langsung ngenalin yang mana Danish yang mana Deniash. " Ujar Danish bersemangat.


"Iya dong, kakak kan Smart people kayak kalian. " Balas Alea menyambut pelukan dua anak laki-laki itu.


"Kamu terlambat Alea? Hampir saja kita makan malam tanpa kamu. " Ujar Om Daniel, papa dari kedua anak kembar Dash dan Deniash.


Keluarga Alea terlihat sudah berkumpul di meja makan.


"Maaf aku sedikit terlambat karena tadi harus mengurus sesuatu dulu sebelum kesini. " Balas Alea.


Alea lalu berjalan ke meja makan, bersama kedua anak laki-laki kembar tadi.


Om Daniel dan Istrinya langsung berdiri dan memberikan pelukan kepada Alea, Alea menyambutnya dengan penuh kehangatan.


"Om, tante apa kabar?. " Tanya Alea.


"Baik, kamu tidak liat kami sudah ada disini artinya kami baik-baik saja Alea. " Jawab Om Daniel.


"Aku bertanya hanya untuk basa basi saja kok. "Balas Alea tidak mau kalah.


Istri Om Daniel terkekeh.


" Mengobrolnya nanti saja, karena Alea sudah datang mari kita menikmati makan malam yang sudah tersaji, Papa sudah sangat lapar. " Ujar Pak Putra.


Alea duduk di kursinya, begitupun Om Daniel, istri dan kedua anak kembarnya.


Keluarga Alea makan tanpa menimbulkan suara, hal ini memang sudah menjadi tradisi di keluarganya untuk tidak banyak bicara di depan makanan.


Jika ingin berbincang-bincang, biasanya akan di lakukan setelah makan malam selesai.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2