
"Kalau perlu Andika bakal bawa laki-laki di dalam poto itu buat ikut klarifikasi. " Lanjutnya.
###
"What?. " Pekik Alea yang membuat semua orang di dalam ruangan itu menatao bingung pada Alea yang nampak tidak ingin jika Marvel harus ikut bertanggung jawab untuk membuat klarifikasi.
"Ayo Alea, kita harus membahas ini di tempat lain, ma, pa dan semuanya masalah ini Andika dan Alea yang akan mengurusnya kalian tidak usah terlalu khawatir. " Ujar Andika menarik tangan Alea pergi meninggalkan ruangan itu.
Alea dengan pasrah mengikuti langkah suaminya masuk ke dalam kamar.
Sesaat kemudian Andika menghemoasian tangan Alea dengan sedikit kasar.
"Ini akibatnya kalau kamu nggak pernah mau dengarin apa kata suamimu, aku udah pernah bilang putusin komunikasi kamu sama laki-laki bernama Marvel itu, lihat sekarang? Apa yang terjadi?. " Cecar Andika, laki-laki itu bahkan berbicara tanpa spasi.
"Aduh Dika, santai aja kalau ngomong pelan-pelan nggak usah kayak rel kereta api. " Balas Alea, berkacak pinggang dengan santainya.
"Alea, jangan ngalihin pembicaraan, kamu harus pikirin gimana caranya nyelesaiin masalah ini dan panggil laki-laki itu untuk ikut klarifikasi, aku nggak mau reputasi aku terganggu hanya karena gosip murahan itu. " Cecar Andika, nampak kesal.
"Terus aku harus kayak gimana Dika? Aku aja udah nggak pernah ketemu sama Marvel lagi.... " Balas Alea, prustasi.
###
Di tempat lain, ternyata Marvel yang saat ini sedang berada di tempat kerjanya baru saja keluar dari ruangan atasannya.
__ADS_1
"Saya tidak mau terlibat masalah dengan perusahaan keluarga Prasetya! Selesaikan urusanmu dengan keluarga mereka dan jangan libatkan perusahaan ini!. " Ucapan atasan Marvel masih terngiang-ngian di kepala laki-laki itu.
Marvel baru saja kena teguran dampak dari pemberitaan di berbagai media yang menampilkan wajahnya tanpa di blur sama sekali.
Marvel juga sudah ingat dimana dirinya pernah bertemu dengan Andika sebelum pertemuan mereka di Singapura.
Andika dan Marvel pernah melakukan kerja sama beberapa tahun yang lalu, saat Andika menggunakan jasa perusahaan tempat Marvel bekerja, kebetulan Marvel adalah salah satu arsitek senior di tempatnya bekerja.
Akan tetapi karena pemberitaan itu reputasinya bisa buruk apalagi saat ini perusahaan Andika kembali bekerja sama dengan perusahaan tempat Marvel bekerja dalam proyek pembangunan mall yang sedang di bangun ulang oleh Andika.
Otomatis dengan adanya pemberitaan tersebut reputasi kedua perusahaan itu akan menjadi bukan-bulanan media.
Drrttt...
Ponsel Marvel bergetar, laki-laki itu kemudian meraih ponselnya yang berada di atas meja kerjanya dan melihat kontak Alea sedang memanggilnya.
"Kebetulan sekali. " Gumam laki-laki itu.
Panggilan keduanya akhirnya terhubung, Marvel segera menyapa dan to the point pada Alea.
"Halo Alea? Kenapa potoku bisa ada di dalam pemberitaan itu?. "
"Halo, eh Marvel kamu udah liat juga?. " Balas Alea di ujung telepon.
__ADS_1
"Iya aku udah liat, bahkan aku kena teguran keras dari atasan ku gara-gara pemberitaan itu. " Balas Marvel.
Sesaat kemudian terdengar suara laki-laki yang sepertinya mengambil alih ponsel Alea.
"Siniin biar aku yang bicara sama laki-laki itu, halo... Halo ini saya Andika. "
Marvel mengernyitkan kedua alisnya, lalu segera menjawab.
"Iya?. "
"Kita harus ketemu untuk membahas masalah pemberitaan yang beredar itu, saya tidak mau tau kamu mau atau tidak, intinya saya memberi tahu kami jika kami akan mengadakan konferensi pers datanglah ke kantor saya hari minggu ini. " Nada suara Andika terdengar memerintah.
Belum sempat Marvel membalas ucapan Andika, suara Alea kembali terdengar.
"Andika apa-apaan sih, ngomongnya kan bisa biasa-biasa aja nggak usah merintah-merintah orang kayak gitu, gak sopan tau. " Omel perempuan itu.
Marvel tanpa sadar tersenyum mendengar Alea membelanya.
"Bodo amat Alea, pokoknya aku nggak mau tau beresin masalah kamu sama laki-laki itu. " Tegas Andika.
Sedetik kemudian sambungan telepon terputus.
"Loh kok di matiin?. " Gumam Marvel, memperhatikan layar ponselnya yang kini hanya menampilkan fitru-fitur aplikasi.
__ADS_1
Bersambung...