Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 117 : Masalah Selesai


__ADS_3

"Dasar bocah tengik! Awas saja akan ku geprek anak itu kalau ketemu. " Sentak Alea, gemas.


###


Alea dan Andika hari ini memutuskan untuk tidak pergi bekerja untuk menyelesaikan urusan mereka dengan Daniel.


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan karena saat ini orang tua Daniel saat ini sedang berada di luar kota dan pastinya hanya ada anak laki-laki itu di rumahnya.


Alea dan Andika segera menuju ke rumah Daniel yang berada tidak jauh dari rumah orang tua Andika, mereka pergi kesana sambil berjalan kaki.


Jaraknya hanya sekitar 50 meter. Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah tersebut.


Daniel terduduk lesu dengan ekspresi memelas di hadapan Alea dan Andika.


"Jadi kamu yang udah nyebarin poto-poto itu?. " Pekik Alea, geram namun berusaha tetap terlihat biasa-biasa saja.


Daniel menggelengkan kepalanya, mencoba mengelak. Akan tetapi Alea tahu persis jika mahasiswanya tersebut sedang berbohong.


"Daniel, aku menganggapmu sebagai salah satu mahasiswa terbaikku di kelas, aku merasa sangat kecewa karena kelakuan isengmu yang entah di sengaja atau tidak kamu hampir membuat orang lain kehilangan pekerjaannya dan rumah tangga ku hampir saja berantakan karena ulahmu itu. " Omel Alea, dadanya turun naik akibat tidak bisa lagi menahan emosinya yang memuncak melihat Daniel yang tidak mau mengakui perbuatannya.


Padahal jelas-jelas di dalam rekaman CCTV itu menunjukkan wajah Daniel.


"Tapi itu bukan aku Alea.... " Bantah Daniel.

__ADS_1


Alea yang mendengar bantahan itu kali ini melangkah maju mendekati tubuh mahasiswanya itu.


"Dasar bocah tengik..... " Sentak Alea, perempuan itu mengambil ancang-ancang untuk menjambak rambut Daniel namun beruntung Andika segera menangkap tubuh istrinya itu sementara Daniel langsung pucat dan bergerak mundur.


"Alea sudah, kali ini biar aku yang berbicara dengan Daniel. " Ujar Andika.


"Nggak bisa gitu Dika, ini urusan aku sama dia, keponakan kamu itu mesti di kasih pelajaran tambahan" Oceh Alea, terlihat sangat bernafsu untuk menghajar Daniel.


Dengan cepat Andika segera menjauhkan tubuh istrinya itu dari Daniel, Andika mengangkat tubuh Alea dengan mudah dan menaruhnya di dekat pintu, lalu kemudian Andika kembali menghampiri Daniel.


"Daniel, aku tau kamu berbohong, kami kesini hanya untuk mendengarkan pengakuan dan kejujuranmu. " Ujar Andika, nada suaranya terdengar lebih lembut dari pada Alea tadi.


Dengan begitu, Andika harap Daniel akan berbicara jujur kepadanya.


"Aku nggak ngelakuin itu om Dika, suer!. " Balas Daniel, tetap mengelak.


Daniel nampak panik.


"Om itu cuman kebetulan, aku tidak sengaja melewati tempat yang sama, aku mengakui jika yang ada di dalam rekaman itu adalah aku, tapi bukan Alea dan laki-laki itu yang ku potret. " Daniel kembali mengelak.


Andika tidak kehabisan akal, ia kemudian menunjukkan rekaman CCTV yang lain, menunjukkan Daniel ternyata terus mengikuti kegiatan Alea hari itu bagaikan penguntit.


Kali ini Daniel tidak dapat lagi mengelak.

__ADS_1


"Kalau kamu masih tidak mau mengakui kesalahan kamu, maka aku akan mengirimkan video ini pada orang tuamu? Pilih mana? Meminta maaf pada istriku dan melakukan klarifikasi di media sosial atau aku akan mengirimkan ini pada orang tuamu, aku pastikan kamu tidak akan bisa keluar dari rumah ini selama 1 bukan full untuk merenungi kesalahanmu karena aku akan meminta orang tuamu untuk mengajarimu bagaimana cara bersikap sopan pada orang yang kebih tua! Alea istriku bukan teman yang seumuran denganmu jangan memanggilnya dengan sebutan Alea!. " Cecar Andika panjang lebar. Laki-laki itu kini ikut terlihat kesal.


"Om jangan di kasih tau ke mama, oke baik aku bakalan minta maaf dan buat klarifikasi tapi aku nggak pengen mama sampai tau tentang video itu. " Ujar Daniel cepat dan terlihat panik.


Beberapa saat kemudian, video klarifikasi akhirnya di buat. Andika dan Alea memutuskan untuk memaafkan Daniel dan memastikan orang tua anak laki-laki itu tidak akan mengetahui kejadian tersebut.


Alea dan Andika akhirnya bisa bernafas lega setelah, bersama-sama menyelesaikan masalahnya, keduanya berjalan pulang sambil bergandengan tangan menuju kenkediaman Prasetya.


"Eh tunggu!. " Ujar Andika, menghentikan langkahnya.


Alea juga ikut berhenti dan melihat ke arah suaminya itu.


"Ada apa Dika? Kamu lupa sesuatu?. "


Andika mengangguk pelan.


"Aku lupa menanyakan alasan Daniel menyebarkan poto-poto tersebut, sepertinya aku harus kembali ke rumahnya untuk bertanya. " Ujar Andika.


Alea nampak panik dan tidak ingin suaminya itu mengetahui jika Daniel akhir-akhir ini mencoba mendekatinya. Bisa-bisa masalah tersebut menjadi lebih besar.


"Aduh udahlah Andika, mungkin Daniel cuman iseng karena kaget ngeliat aku jalan sama cowok lain dan bukannya sama kamu, kamu kan omnya. " Balas Alea membuat alasan yang menurutnya paling masuk akal.


Andika nampak berpikir untuk sesaat, tapi kemudian laki-laki itu mengangguk.

__ADS_1


"Ah iya juga yah. " Ujar Andika pelan.


Bersambung...


__ADS_2