Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 113 : Kalrifikasi


__ADS_3

"Loh kok di matiin?. " Gumam Marvel, memperhatikan layar ponselnya yang kini hanya menampilkan fitru-fitur aplikasi.


###


Hari minggu akhirnya tiba, sesuai kesepakatan Alea dan Andika sudah mengundang wartawan dan berbagai perwakilan media untuk mengadakan konferensi pers sekaligus untuk mengklarifikasi segala pemberitaan yang beredar.


Alea dan Andika nampak gelisah sekaligus cemas. Keduanya terlihat tidak siap untuk tampil di depan kamera apalagi ini kali pertama untuk keduanya.


"Alea bisa diem nggak? Aku pusing tau nggak liat kamu mondar mandir dari tadi. " Tegur Andika pada Alea yang sedari tadi menampilkan kegelisahannya sambil berjalan mondar mandir di dekat pintu ruang kerja Andika.


Sedangkan Andika berusaha tetap terlihat biasa-biasa saja.


Alea sontak menghentikan langkahnya dan menatap sinis pada Andika.


"Aduh akutuh gerogi mesti tampil di depan kamera. " Pekik Alea.


Andika mengernyjtkan alisnya.


"Kamu pikir aku nggak?. " Balas Andika.


Tidak lama kemudian sekertaris Andika datang, mengabarkan jika para wartawan dan pers sudah berkumpul di ruang rapat.


Alea dan Andika Sinta saling bertatapan.


"Kamu siap?. " Ujar Andika.

__ADS_1


Alea menggeleng pelan.


"Nggak!. " Tegas Alea.


"Siap nggak siap kita harus siap Alea, ini semua nggak bakalan terjadi kalau kamu bisa nahan diri buat nggak ketemu sama laki-laki itu. " Omel Andika.


"Andika, plis deh bisa nggak sih berhenti ngomelnya kepalaku juga pusing tau, kamu pikir gara-gara siapa aku jalan sama Marvel? Gara-gara kamu tau, siapa suruh bikin aku kesel. " Balas Alea tidak mau kalah.


Kali ini Andika tidak menggubris, laki-laki itu segera ke luar dari ruang kerjanya, di ikuti Alex yang sedari tadi hanya diam meatung menyaksikan pertengkaran 2 orang tersebut.


"Ishh dasar, kenapa aku malah di tinggalin?. " Gerutu Alea ikut keluar dari ruangan tersebut.


"Andika tunggu!. "


###


Andika dan Alea memasuki ruangan rapat tersebut dengan bergandengan tangan layaknya pasangan pengantin baru yang mesra. Mereka berdua harus sama-sama menjaga imagenya di depan kamera.


Apalagi saat ini kilatan blitz dari para wartawan itu langsung menyambut keduanya setelah sesaat mereka memasuki ruang rapat tersebut.


"Sialan, dasar pemakan uang haram! Mereka mengambil untung dari isu perselingkuhan ku, harusnya mereka membagi uangnya. " Batin Alea, menggerutu.


Seandainya ia tidak menikah dengan orang teroandang seperti Andika mungkin hidupnya akan baik-baik saja dan ia tidak perlu melakukan klarifikasi seperti ini.


"Menyebalkan!. " Gumam Alea pelan.

__ADS_1


"Sstttt, jaga bicaramu Alea kita tidak sedang di ruangan tertutup, saat ini semua mata sedang tertuju pada kita, tersenyumlah. " Perintah Andika, nada suaranya pelan namun penuh penekanan.


Alea kemudian tersenyum lebar ke arah kamera, sementara Andika mulai merangkuk pinggang istrinya itu untuk menunjukkan kesan jika di antara mereka sama sekali tidak ada masalah.


Tidak lama kemudian Marvel juga sudah datang, sehingga klarifikasi terkait pemberitaan itupun langsung di adakan.


Alea, Andika dan Marvel duduk di kursi yang sudah di atur sementara microfon para wartawan di letakkan di atas meja. Satu persatu dari para wartawan itu kemudian mengajukan pertanyaan.


"Nona Alea Putra Wicaksono, bagaimana anda menanggapi tentang isu perselingkuhan yang terjadi antara anda dengan laki-laki yang berisinisial M ini?. " Tanya salah seorang wartawan perempuan.


"Perselingkuhan matamu!. " Batin Alea.


"Ahahaha, perselingkuhan dengan laki-laki berinisial M? Maksud kalian Marvel yang duduk di samping suami saya ini? Ah kami sama sekali tidak memiliki hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan, Marvel bahkan juga sudah kenal dengan suamiku, iyakan sayang?. " Jelas Alea panjang lebar, klau kemudian merangkul lengan suaminya dengan mesra.


Andika mengangguk dan membenarkan ucapan Akea, begitu pula dengan Marvel.


"Dimana non a Alea pertama kali mengenal Marvel?. " Tanya wartawan yang lain.


Kali ini Marvel langsung mengambil alih.


"Aku pertama kali bertemu dengannya saat kami tidak sengaja bertabrakan di lobi sebuah hotel di Singapore. " Ujar Marvel.


Para wartawan terdengar bersorak, seakan-akan ucapan Marvel menunjukkan adanya indikasi Alea dan dirinya benar-benar melakukan perselingkuhan.


"Waktu itu, istriku sebenarnya tidak sendirian karena saat pertama kali kami bertemu dengan Marvel di Singapore, kami sedang berbulan madu di hotel yang sama tempat Marvel juga menginao, dari situlah awal perkenalan kami, hingga kami akhirnya menjadi teman. " Timpal Andika yang pada akhirnya membuat suasana di ruang rapat itu kembali tenang.

__ADS_1


Para wartawan itupun sepertinya sudah mulai mengerti dan kini fokus mereka sudah tidak lagi pada isu persingkuhan Alea dan Marvel, melainkan hubungan antara Alea dan Andika.


Bersambung...


__ADS_2