Cinta Setelah Perjodohan

Cinta Setelah Perjodohan
Bagian 19 : Kebetulan Macam Apa Ini?


__ADS_3

Alea memutar bola matanya malas, padahal dirinya yang akan bertemu dengan laki-laki itu, namun justru mamanya yang terlihat sangat antusias.


###


Beberapa jam berlalu.


"Alea nih liat dulu poto laki-laki itu biar nanti kamu nggak salah orang. " Ujar Bu Dewi mengikut langkah anaknya menuju ke mobil yang sudah siap membawa Alea menuju ke restoran Seafood yang berada tidak terlalu jauh dari Universitas milik keluarganya.


"Nggak usah ma, meja nomor 5 kan? Paling juga mukanya pas-passan, seandainya keluarganya nggak kaya mana mau mama jodohin aku sama anak keluarga Prasetya itu. " Balas Alea.


"Kamu tuh emang susah di bilangin, ya udah terserah kamu aja... " Ujar Bu Dewi pasrah setelah membujuk anak perempuannya itu untuk melihat poto laki-laki yang akan di temuinya di restoran Seafood nanti.


Alea tidak peduli bagaimana tampang laki-laki yang akan di jodohkan dengannya itu, yang paling penting bagi dirinya adalah pertemuannya hari ini berjalan dengan lancar lalu Alea bisa pulang dengan cepat.


Pukul 10.10.


Alea berjalan maju mundur di depan pintu sebuah restoran. Mempertimbangkan apakah dirinya akan langsung masuk ke dalam restoran tersebut atau menunggu diluar saja.


Meja nomor 5 tersebut nampak masih kosong, menandakan laki-laki yang akan di jodohkan dengannya juga belum datang.


"Apa aku masuk duluan aja yah?. " Ujar Alea.

__ADS_1


"Ah nggak, nggak boleh gengsi dong! kalau aku keliatan nungguin laki-laki itu duluan, lagian ini udah jam 10 lewat itu orang kok belum muncul-munul juga. " Lirih Alea, memperhatikan sekelilingnya.


Alea merasa kesal karena harusnya jam tidurnya bisa lebih lama hari ini, namun karena harus menemui laki-laki itu Alea harus bangun lebih pagi.


Alea lebih kesal lagi karena jam yang yang di tentukan untuk pertemuannya dengan laki-laki itu sudah lewat, namun laki-laki tersebut belum datang juga.


"Baru pertemuan pertama aja udah nggak on time, bagaimana bisa orang itu menjadi kepala keluarga yang baik, huffff. " Keluh Alea.


"Apa aku tunggu di dalam mobil aja yah? . " Ujar Aleakemudian sambil terus memperhatikan jam tangannya berbalik menuju ke mobil.


Baru beberapa langkah berjalan.


Brukk


"Ah maaf, aku tidak sengaja karena sedang terburu-buru..... "Ujar seseorang yang ternyata laki-laki itu.


" Ah tidak apa-apa, aku yang salah harusnya aku yang meminta maaf." Balas Alea, mengangkat kepalanya dan melihat wajah laki-laki yang baru saja bertabrakan dengannya itu.


"Heh kamu?. " Ujar laki-laki itu.


"Eh?. " Alea ikut terperanjat kaget, tidak menyangka akan bertemu laki-laki itu lagi.

__ADS_1


Hening. Mereka berdua saling bertatapan cukup lama.


"Ekhem." Alea berdehem mencairkan suasana kaku di antaraereka berdua.


"Kamu Alea Putri Wicaksono kan?. " Tanya laki-laki itu kemudian memperhatikan Alea dari ujung kaki hingga ujung rambut sambil sesekali menatap layar ponselnya.


Alea tersipu malu, karena laki-laki itu masih mengingat namanya.


"Ah iya, aku menunggu telponmu berhari-hari ku pikir kamu sudah melupakanku, kebetulan kita bertemu hari ini, bagaimana kondisi mobilmu? Aku akan mengganti rugi kerusakannya, karena kita sudah bertemu berikan saja nomor rekeningmu, aku akan mentransfer uangnya saat ini juga. " Ujar Alea, sepertinya belum menyadari betul siapa laki-laki yang ada di hadapannya saat ini.


Alea hanya tahu laki-laki itu adalah korbannya pada saat insiden bahan bakarnya habis di tengah jalan.


"Kamu pikir, kita bertemu disini karena kebetulan?. " Tanya laki-laki itu, nada suaranya terdengar sinis.


Alea sedikit kebingungan, namun setelah memperhatikan setelan kemeja laki-laki itu pikiran Alea kemudian mengingat ucapan mamanya tadi pagi.


"Nanti, Andika itu bakalan pake setelan kemeja warna biru, terus pake dasi warna senada tingginya sekitar 175 CM, meja kalian nomor 5, kamu jangan lupa senyum kalau ketemu sama dia langsung di sapa, jangan judes-judes mukanya. " Pesan mama Alea.


"Hah? Omg!." Pekik Alea seketika kedua tangannya menutupi wajahnya.


Kini Alea menyadari sesuatu, laki-laki yang ada di depannya ini adalah Andika Prasetya, laki-laki yang akan di jodohkan dengannya.

__ADS_1


"Kebetulan macam apa ini? Oh Tuhan. " Batin Alea.


Bersambung...


__ADS_2