
"ANDIKAAAAAAAAA." Teriak Alea.
###
Jam 07.45 menit, Andika dan Alea saat ini sudah berada di salah satu gedung yang di depannya tertulis dengan jelas tulisan " ROYAL PLAZA ON SCOOTTS SINGAPORE. "
"Hp kamu jangan di matiin, nanti selesai aku rapat aku balik kesini lagi jemput kamu, jangan pergi ke tempat yang jauh. " Pesan Andika, Laki-laki itu akan meninggalkan Alea di lobi gedung tempat pertemuannya dengan klien akan di laksanakan.
Setidaknya, jika mereka berada di satu gedung yang sama danivia menghilang, Andika akan dengan muda menemukannya karena ada banyak CCTV yang mengelilingi gedung tersebut.
Andika tidak ingin meninggalkan Alea untuk tinggal sendirian di dalam kamar hotel lagi, karena tidak ingin Alea melakukan hal bodoh seperti kemarin malam.
"Emangnya rapat kamu berapa jam?. " Tanya Alea kemudian.
"Paling nggak sampai dua jam kok, inget jangan ke mana-mana, jangan bikin repot! Kalau kamu bikin masalah lagi, pulang ke Indonesia aku nggak bakalan kasih kamu uang bulanan sampai tiga bulan ke depan!. " Ancam Andika.
"Iya, iya bawel! Aku bakalan tungguin kamu disini, tapi aku butuh jaminan. " Ujar Alea.
Andika mengernyitkan wajahnya.
"Jaminan?. " Tanya laki-laki itu.
Alea mengangguk sembari menjulurkan telapak tangannya.
__ADS_1
"Minta uangmu. " Ujar Livia.
"Nggak, aku bakalan kasih kamu uang kalau kita udah balik ke Indonesia tapi dengan syarat kamu nggak boleh bikin ulah dan masalah lagi hari ini. " Cecar Andika.
Aleah menghela nafasnya.
"Terus kalau rapat kamu ternyata sampai jerjam-jam dan aku disini kelaparan gimana?. " Balas Alea.
Andika nampak berpikir sejenak, hingga sedetik kemudian laki-laki itu mengeluarkan dompetnya lalu mengambil satu lembar uang bertuliskan 20 Dollar Singapura.
"Nih." Andika menyerahkan uang tersebut kepada Alea.
"20 Dollar doang? Mana cukup? Itumah cuman buat pengganjal gigi doang Dika!. " Alea tidak Terima hanya di berikan uang semilai 220.000 kurang lebih jika di rupiah kan itu.
"Ya udah kalau nggak mau, lagian uang segini tuh cukup buat makan 2 orang tau. " Balas Andika, membuka kembali dompetnya untuk memasukkan kembali uang 20 Dollar tersebut.
"Ini cukup kok buat isi perut aku nantinya, lagian kalau aku kenapa-napa kamu juga yang bakalan susah, kalau nanti aku kena asam lambung karena telat makan, pas pulang ke Indonesia aku bakalan laporin kamu ke mamamu, aku bakalan bilang kalau kamu nggak ngasih aku makanan yang cukup selama disini. " Oceh Alea panjang lebar.
"Makanya jangan bikin onar, bilang aja nanti aku juga bakalan nyeritain ke mereka kalau kamu hampir ke tangkap polisi karena mencoba kabur dari hotel karena nggak terima dengan perjodohan kita, aku bakalan ceritain ke orang tua kamu kalau aku udah nyelamatin hidup kamu. " Balas Andika tidak mau kalah.
Alea menghela nafasnya sekali lagi.
"Nyebelin banget sih kamu jadi orang, ya udah sana aku bakalan nungguin kami disini, nggak usah kebanyakan bacot! Aku malas debat sama kamu. " Pekik Alea, kesal.
__ADS_1
"Kamu pikir aku nggak malas?. " Balas Andika.
"Terserah." Ujar Alea.
"Ya sudah aku pergi dulu, jangan kemana. " Pesan Andika sekali lagi.
"Iya bawel. " Balas Alea, kesal.
Andika mengangkat bahunya tidak peduli dengan ekspresi kesal Alea, kemudian berlalu pergi menaiki salah satu Lift, Alea memperhatikan Lift tersebut naik ke lantai 7.
Alea yang di tinggal sendirian di lobi itu kemudian duduk di sofa panjang yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.
Puluhan orang berlalu lalang di hadapannya, membuat perempuan yang sangat tidak suka berdiam diri di tempat yang sama selama berjam-jam itupun bosan. Padahal Andika baru meninggalkannya beberapa menit yang lalu.
###
Andika sudah sama di di lantai 7, laki-laki itu kemudian memasuki salah satu ruangan yang akan menjadi tempat rapatnya, seorang perempuan bule menyambutnya dengan tersenyum lalu mempersilahkannya memasuki ruangan.
Satu menit kemudian, seorang perempua dengan setelan rapih ikut masuk. Perempuan berambut panjang berwarna coklat, senada dengan kulitnya. Perempuan itu adalah klien Andika hari ini.
"Hai Mr Andika, How are you" Sapa perempuan itu.
Andika sontak tersenyum senang melihat orang yang akan di temui nya sudah tiba. Andika tahu betul orang yang akan di temuinya dan menjadi kliennya hari ini adalah teman lamanya.
__ADS_1
"Hai Aluna, aku baik kamu sendiri gimana?. " Balas Andika.
Bersambung...