
Beberapa hari kemudian.
☀️☀️☀️
Jam sepuluh pagi, saat matahari sudah menyonsong di atas langit.
Naya yang lagi di kamar, sambil nonton televisi rebahan di atas kasur, sesekali jarinya sibuk mengetik pesan untuk Surya, makin di buat kelepek si Naya, baru kena bibir doang udah begitu gak mau lepas dari kata Surya.
📨 Yank: "Kamu lagi apa?"
Cuma menanyakan sedang apa, Naya langsung membalas pesan secepat kilat.
📨 Naya: "Nonton televisi sambil kirim pesan sama kamu, kamu lagi apa?"
📨 Yank: "Lagi istirahat sambil ngerokok di pinggir jalan."
📨 Naya: "Kamu istirahat sama siapa?"
📨 Yank: "Sama temen."
📨 Naya: "Temennya cewek apa cowok?"
📨 Yank: "Cowok."
📨 Naya: "Kaga bohong kan?"
📨 Yank: "Kaga, percaya deh sama aku, aku gak macem-macem kalo kamu mau ya sama aku, itu yank, emmm."
📨 Naya: "Mao apa? emang yang bibir itu gak cukup apa?"
Bunda yang lagi masak di dapur, memanggil Naya.
"Nay, beli minyak goreng gih!" suara teriakan bunda yang sedang berada di dapur.
"Tar dulu, bun." balas teriak Naya.
📨 Yank: "Maaf ya yank, bunda nyuruh aku beli minyak goreng, nanti kita sambung lagi." dengan terburu-buru Naya mengetik pesan dan mengirim nya ke nomor Surya.
Meletakkan hape di atas lemari box.
Naya menghampiri bunda.
"Mana duitnya, bun?" tanya Naya saat sudah berdiri di dekat bunda.
"Duitnya ada di dompet warna merah ambil di lemari box, urutan pertama dari atas, inget di kamar bunda ya Nay!" ucap bunda memberi tahu letak dompet yang berisi uang.
"Beres, bun... beli berapa bun?"
"Kamu ambil sepuluh ribu, beli bae seperapat Nay." ucap bunda.
"Naya beli es ya, bun!"
"Iya."
Mendengar jawaban bunda, Naya langsung meninggalkan dapur dan beralih berjalan ke kamar bunda sambil mengingat ingat kata-kata yang bunda ucapkan.
"Di kamar bunda, lemari box urutan pertama paling atas, dompet merah, dompet merah."
🌿🌿🌿
Jam 5 sore.
"Enak nih yang dikit lagi, pulang." ledek Naya saat membantu Novi membersihkan meja yang baru saja di tinggal customer.
"Enak dong." jawab Novi sambil mengelap meja, sedangkan Naya langsung ngacir ke dapur membawa piring dan gelas kotor di atas nampan.
"Rion, Ka Tika ko, pulang kampung kaga balik-balik ya?" tanya Naya yang sedang menaruh gelas kotor ke dalam westafel.
"Risent, Nay... ya kaga bakalan balik lah." jawab Rion.
"Kata siapa, lu?" tanya Naya yang tidak percaya.
"Tanya pak Aziz aja napa kalo gak percaya." ujar Rion.
"Rion, kalo orang pacaran emang ada ini itunya ya?" tanya Naya yang bingung mau mulai dari mana.
__ADS_1
"Kalo nanya tuh yang jelas Nay... biar Rion ngerti." jelas Rion yang tidak mengerti pembicaraan Naya.
"Udah lah, kaga jadi." Naya mencuci gelas dengan diam di bibir damun di hati bertanya tanya.
"Kira-kira Surya tadi tuh mao ngomong apa ya? emang kalo pacaran, orang ngapain aja ya? kan kalo di sinetron cuma cium pipi kanan, cium pipi kiri, ama bibir... emang ada lagi ya? lagi ama Radit cuma pegangan tangan doang, ora ribet kaya Surya, ini lah, itu lah." batin Naya yang mulai membanding-bandingkan saat masih pacaran dengan Radit dan saat ini yang menjalin cinta dengan Surya.
"Nay, tipe cowok Icha tuh kaya gimana si?" tanya Rion.
"Eet bujuk, bukannya di jawab... di bengong." celetuk Rion yang tidak mendapatkan jawaban dari Naya.
"Nay." panggil Rion.
"Ngapa?"
"Jawab lah pertanyaan gua." ucap Rion.
"Emang Rion nanya apaan?"
"Tipe cowok Icha itu kaya gimana?" Rion mengulang pertanyaan nya.
"Yang pasti baik, dewasa, sayang sama keluarga nya." jawab Naya.
"Naya balik depan ya!" ucap Naya sambil membawa nampan di tangannya meninggalkan dapur.
Naya berdiri di belakang kasir.
Eka berdiri di sebelah Novi yang berada di sisi kiri Naya, sedang kan Ayu di sebelah kanan Naya.
"Eh mumpung resto lagi sepi nih ka Novi, nonton yuk!" ucap Eka.
"Nonton apaan?" tanya Naya.
"Layar biru ka, Nay." ucap Eka lagi.
"Unyil bae unyil." ajak Ayu.
"Ayo dah, mumpung pak Aziz lagi pulang kampung, a Awan lagi di belakang, pak Pangesta lagi di luar kota... hahaha, lengkap sudah." ujar Novi yang langsung duduk di meja nomor 11 di ikuti oleh Eja dan juga Ayu.
"Ayo sini, Nay!" ajak Novi.
"Film unyil, layar biru, film apaan si itu? ceritanya bagus kali ya? penasaran nih, di tivi perasaan ora ada judul kaya gitu, liet ah." Naya yang di buat penasan pun ikut nimbrung buat melihat tontonan apa yang ada di layar hape Novi.
"Sini ka, ah udah ketinggalan jauh nih." ucap Eka yang menyuruh Naya duduk di sebelah nya.
Belum juga duduk, Naya melihat ke layar hape Novi di sana menampilkan dua sosok pria dan wanita dewasa yang tengah melakukan hubungan suami istri terlihat jelas yang wanita menikmati permainan sang pria yang berada di atas tubuhnya.
"Itu orang ngapain dah, Nov?" celetuk Naya.
"Astaga, itu enak Nay... tapi kalo udah nikah..surga dunia.. buat pengalaman kita Nay." ujar Novi.
"Ka Nay, kalo masih pacaran mah jangan, nanti bunting loh." celetuk Eka.
"Eeeet bujuk dah, kalo pengen.. berabe itu mah, orang belom nikah, hahaha mending kaga usah liet dah." batin Naya dengan susah menelan salivanya.
Naya yang mengurungkan niet nya untuk duduk.
"Mao kemana ka? sini duduk!" ajak Eka.
"Hahaha, kaga dah... mao maen game bae." ujar Naya.
"Yaah payah nih ka Naya, ka Novi aja becek nih.. ahahaha." ledek Eka.
"Jangan buka kartu dong lu!" elak Novi.
"Ssssst, jangan berisik... nanti kita di curigain ama anak cowok!" sambil meletakkan jari telunjuknya Ayu berkata, seperti takut kepergok.
Naya memilih berdiri di belakang kasir sambil membuka hapenya, melihat pesan yang masuk ke hapenya.
📨 0899932****: "Hai."
📨 Yank: "Malam minggu besok, aku gak ke rumah ya yank... aku lembur kerjanya."
Melihat ada dua pesan masuk dari orang yang berbeda, Naya memilih membalas pesan dari Surya terlebih dahulu.
📨 Naya: "Iya, gak apa-apa... kerja yang rajin ya!"
__ADS_1
📨 Yank: "Kalo aku gak datang, kamu kemana malam minggu?"
📨 Naya: "Ya aku paling di rumah aja.. kaga kemana- mana."
📨 Yank: "Kamu lagi apa yank?"
📨 Naya: "Lagi ngelietin Novi, Eka ama Ayu ton video."
📨 Yank: "Kamu gak ikutan nonton?"
📨 Naya: "Kaga deh."
📨 Yank: "Emang lagi pada nonton apaan?"
📨 Naya: "Orang dewasa lagi pada itu."
"Ah masa iya Surya ngerti, bilang gitu bae lah." batin Naya.
📨 Yank: "Kamu jangan ikutan nonton ya! kalo mau, nanti pas lagi sama aku nonton nya."
📨 Naya: "Siapa juga yang mao liet... kaga, aku lanjut kerja lagi."
📨 Yank: "Iya, kerja yang bener, jangan ngelirik lanang!"
📨 Naya: "Iya."
📨 Yank: "Sayang ku, cinta ku, manis ku 😘😘."
Naya tidak membalas pesan terakhir Surya.
📨 0899932***: "Kamu lagi apa?"
📨 Naya: "Lagi kerja.. emang ini siapa?"
📨 0899932***: "Kerja dimana? aku Edo... boleh kan kenalan!"
📨 Naya: "Naya, udah kenal kan!"
📨 0899932***: "Namanya bagus, pasti orang nya cantik.. btw kerja di mana Nay?"
📨 Naya: "Sektor 9."
📨 0899932***: "Udah punya cowok apa belom Nay?"
📨 Naya: " Udah."
📨 0899932***: "Cowoknya anak mana Nay?"
📨 Naya: "Anak orang."
...🌹🌹🌹🌹🌹...
bersambung...
Kira-kira Surya minta apa lagi nih dari Naya?
Beneran gak tuh, Naya nonton layar biru ama Surya?
Tunggu kisah selanjutnya 😊
terima kasih sudah mampir untuk membaca karya receh author 😊😊😊
mohon 🙏🏻🙏🏻 dukung karya receh author 😊😊 dengan cara ↩️
...like...
...komen...
...vote...
...favorit...
...🌹 yang di arepin...
...☕ yang di nanti...
__ADS_1
...🌺🌺🌺 salam manis🌺🌺🌺...