
...🌷🌷🌷...
Pluk.
Prang.
Kepala ku yang menyendul ke atas membuat panci yang di sangkut di atasnya membentur kepala ku dan jatuh di atas ember besar merah dan mendarat di lantai kamar mandi.
Surya mengeluarkan adik kecilnya dengan perlahan dari dalam goa ku, "Untung aja udah selesai!" Seru Surya yang lantas berjongkok dan mengguyur tubuhnya dengan air yang ada di dalam bak, melakukan ritual mandinya.
Lutut ku terasa lemas tak bertulang, aku mendudukkan dirinya ku di lantai kamar mandi. Menatap Surya yang seolah tidak terjadi apa apa.
Enak banget ya, kaya gak ngerasa punya dosa, lutut gw lemes amat ya, ngapa lagi nih ya! Aku hanya memainkan air dengan memasukkan satu tangan ku ke dalam bak mandi.
Surya menyenggol lengan ku dengan sikunya, "Udah mandi! Tadi aja nyuruh aku mandi, sekarang malah kamu yang gak mau mandi!"
"Ihs siapa juga yang gak mau mandi, aku mau mandi ko." Ucap ku dengan ketus, "Ada juga kamu tuh, di ajakin mandi gak mau... eeeh malah ngajakin itu lagi, kan sakit." Oceh ku.
"Gak apa sakit, tapi enakkan?" Ledek Surya.
Aku mencubit pinggang Surya, "Enak tapi sakit, lutut aku pegel nih! Kaya gak punya tulang, baut aku kayanya mau copot ini!"
Surya merintih, "A aa aah, sakit yank!" Surya menahan tangan ku untuk melepaskan cubitan tangan ku dari pinggangnya.
"Makanya jangan ngeledek!" Aku mengerucutkan bibir ku.
"Tau gak yank! Kamu bilang baut kamu kaya mau lepas? Kamu udah kaya robot aja pake baut, hahahhaha." Tawa Surya pecah.
Prak.
__ADS_1
Tangan ku mendarat di lengan Surya, "Tawa bae luh! Gak lucu!"
"Bagi aku, lucu.. hahaha."
"Ihs."
Surya sudah selesai dengan mendinya, kini tinggal aku yang mulai mengguyur tubuh ku dengan air menggunakan gayung, menggosokkan sabun dan memakai sampo pada kepala ku.
Surya sudah rapi dengan pakaiannya, "Aku duluan ya, yank!" Seru Surya dengan membuka kunci pada pintu.
"Iya!"
Surya ke luar dari kamar mandi, aku menguncinya kembali dan melanjutkan ritual mandi ku.
Sementara Surya tanpa sepengetahuan Naya, ia membuka akun sosial medianya, melanjutkan chatting yang tertunda dengan teman wanitanya di dunia maya.
Surya mendengar langkah kaki yang mendekati kamar, ia pun menyudahi chatnya dan membuka galeri foto yang terdapat pada hapenya.
Ke dua mata ku melihat surya yang sedang bermain hape sambil bersandar pada kepala ranjang, "Kamu lagi ngapain, yank?" Tanya ku dengan tangan yang mengeringkan rambut panjang ku dengan handuk.
"Kaga ngapa ngapain!" Seru Surya dengan wajah yang tidak berpaling pada layar hapenya.
Mata ku menatap tajam Surya, "Coba liet!" Aku merangkak naik ke atas kasur.
Untung aja udah gw keluarin dari akun media sosial gw, kalo gak huh bisa ketawan ini sama Naya, "Gak ada tuh!" Surya memperlihatkan layar hapenya ke wajah ku.
Iya bener gak ada, kirain Surya lagi chatan sama cewek lagi. "Iya kaga."
"Makanya jadi orang jangan punya pikiran jelek dulu, di liet dulu sebelum nuduh!" Omel Surya yang kembali melihat foto foto pernikahan kemarin.
__ADS_1
"Iya maaf, kan kirain kamu itu lagi chatan ama mantan kamu itu!" Tebak ku dengan perasaan bersalah sedikit di relung hati ku, maaf ya udah nuduh nuduh kamu yang enggak engga.
"Aku laper nih, yank!" Seru Surya yang memanggil ku dengan kata yank.
Aku mengedip ngedipkan mata, menatap Surya penuh curiga, "Ko aku jadi di panggil yank ama kamu sekarang?" Tanya ku dengan polosnya.
"Iya gak apa, kan jadi samaan... sama sama yank! Yang aku sayang, ya cuma kamu seorang." Celoteh Surya dengan tangan kiri yang mengacak rambut ku.
Dring dring dring
🎶 🎶 🎶
Dering telepon dari hape Surya berbunyi.
Surya menoleh wajah ku sebelum mengangkat teleponnya.
"Dari siapa, yank?" Tanya ku.
Bersambung
...🌷🌷🌷🌷...
Terima kasih udah mampir 😊.. salam manis dan love love love love sekebon
Jangan lupa 👍
Komen ya 😊😊😊 barang cuma 10 huruuuuuf bae dah.
Komen mu merubah popularitas ku 😁
__ADS_1